4 Tips Anti Burnout dan Tetap Produktif Bagi Pekerja Remote
Sistem  pekerjaan remote atau bekerja jarak jauh, semakin populer akhir-akhir ini. Banyak Perusahaan yang menawarkan pekerjaan dengan sistem satu ini, mulai dari penulis konten, digital marketing, hingga bidang IT.
Bekerja dengan sistem remote, lebih banyak dipilih bagi mereka yang senang bekerja secara fleksibel. Meskipun terlihat lebih santai, karena tidak harus datang ke kantor, tetapi para pekerja remote atau remoters, juga kerap mengalami burnout.
Nah, bagi kamu yang juga sedang mengalami fase ini atau bahkan baru mau memulai bekerja sebagai remoters, Beautynesia sudah rangkum tips yang bisa kamu ikuti agar terhindar dari burnout dan tetap produktif.
Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini, Beauties!
1. Susun Daftar Pekerjaan
Susun Daftar Pekerjaan/Foto: magnific.com/senivpetro
Sebelum mulai bekerja, cobalah menyusun daftar pekerjaan yang harus kamu selesaikan, baik per hari ataupun per minggu. Kamu bisa menyusunnya dengan membuat tabel prioritas.
Tentunya, kamu sudah mengetahui terlebih dahulu target pekerjaan yang harus kamu selesaikan. Susunlah pekerjaan berdasarkan prioritasnya, mana project yang harus selesai dalam waktu dekat dan mana project yang masih memiliki banyak waktu sebelum deadline.
Dengan menyusun daftar pekerjaan seperti ini, tentunya kamu bisa mengatur waktu dan rutinitas bekerja lebih baik.
2. Buat Rutinitas yang Jelas
Buat Rutinitas yang Jelas/Foto: magnific.com/magnific
Bekerja secara remote, artinya kamu menghabiskan waktu bekerja sebagian besar di rumah saja. Dilansir dari hns.uk, bekerja di rumah terkadang membuat seseorang tidak lagi bisa menentukan batasan antara waktu bekerja dan waktu pribadi.
Karena itu, penting sekali bagimu untuk membuat rutinitas yang jelas. Kamu bisa menjadwalkan jam kerja setiap harinya, maupun hari-hari libur. Bangun dan ganti baju tidurmu, lalu duduk manis di depan laptop hingga pekerjaan untuk hari itu selesai.
Jangan lupa untuk menetapkan waktu istirahat, seperti makan siang atau coffee break. Waktu istirahat akan membantumu lebih berkonsentrasi untuk melanjutkan pekerjaan. Cukup 5-10 menit untuk membantu produktivitas kembali.
Jika jam kerja atau tugasmu hari itu sudah diselesaikan, maka tutup laptop dan lakukan hal lain. Jangan sampai di waktu pribadi, kamu masih mengecek pekerjaan atau berpikir tentang pekerjaan yang belum selesai.
Begitu pula ketika waktu libur sudah kamu tentukan, maka lupakan sejenak pekerjaan dan nikmatilah hari dengan waktu pribadimu. Lakukan hobimu, keluar bersama teman atau lakukan olahraga untuk tetap aktif bergerak.
3. Pisahkan Rumah, Ruang Kerja dan Waktu Pribadi
Pisahkan Rumah, Ruang Kerja dan Waktu Pribadi/Foto: magnific.com/pressfoto
Menurut Ian Milton, senior emotional wellbeing therapist, seperti yang dikutip dari Youtube Nurffield Health, mengatasi burnout bagi pekerja remote bisa dilakukan juga dengan menentukan tempat bekerja.
Jika kamu terbiasa melakukan pekerjaan di rumah, maka buatlah ruang bekerja khusus. Menggabungkan ruang kerja dan ruang lain di rumah, misalnya bekerja di dapur atau kamar tidur, akan membuat konsentrasimu terganggu.
Kamu akan sulit membedakan keperluan rumah dan waktu kerja. Jika terus begini, stress dan burnout akan lebih rentan kamu alami. Ketika bosan di rumah, sesekali pergilah keluar untuk bekerja. Kamu bisa memilih perpustakaan, café ataupun workspace untuk menjadi ruang kerja.
4. Tetap Terhubung dan Komunikasi
Tetap Terhubung dan Komunikasi/Foto: magnific.com/tirachardz
Ketika bekerja remote, tentunya kamu jarang berkomunikasi dengan rekan kerja. Hal ini terkadang membuatmu terputus dari lingkungan sosial. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa mengatur waktu untuk berkomunikasi melalui panggilan video.
Namun, jika tidak memungkinkan, kamu bisa tetap terhubung dengan mengikuti webinar atau pelatihan online. Pasalnya, pertemuan secara online dengan melihat wajah dan ekspresi orang lain, lebih baik daripada hanya berinteraksi melalui teks.
Pilihlah kelas online yang berhubungan dengan bidang pekerjaanmu. Selain menambah relasi dan tetap terhubung, cara seperti ini tentunya akan membuat keterampilanmu juga bertambah.
Cara lain yang bisa dilakukan, yakni ikut komunitas dengan bidang yang kamu tekuni ataupun hobimu. Karena, komunitas biasanya akan memiliki waktu berkumpul setiap minggu. Tetap terhubung dengan lingkungan sosial, tentunya akan membantumu mengelola stress dan burnout.
Itu dia beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk mengatasi burnout dan tetap produktif sebagai pekerja remote. Jadi, kira-kira tips mana dari daftar kali ini yang akan mulai kamu terapkan, Beauties?
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!