4 Kebiasaan Orang yang Pura-pura Lupa saat Ditagih Janji
Kebiasaan orang yang pura-pura lupa sering bikin kita terjebak dalam situasi serba tanggung, antara mau marah atau masih mencoba mengerti. Awalnya kelihatan sepele, cuma telat sedikit atau alasan klasik yang terdengar masuk akal, tetapi lama-lama polanya berulang dan bikin capek hati. Kamu mungkin pernah menunggu chat balasan berjam-jam, atau datang tepat waktu sendirian, sementara dia santai tanpa rasa bersalah.
Beauties, rasanya nggak enak banget kalau usaha kamu dihargai setengah-setengah, apalagi ketika komitmen dianggap hal kecil. Padahal janji itu bukan cuma kata-kata manis, melainkan bukti tanggung jawab dan rasa hormat. Nah, supaya kamu nggak terus-terusan jadi pihak yang dirugikan, yuk, kenali tanda-tanda sikapnya dari sekarang.
Mengalihkan Topik Pembicaraan
Mengalihkan Topik Pembicaraan/Foto: Freepik
Kamu pasti pernah mengalami momen ketika sedang serius menanyakan janji, tetapi dia malah membahas hal lain yang tidak relevan. Tiba-tiba cerita soal kerjaan, keluarga, atau gosip terbaru, seolah masalah tadi tidak pernah ada. Tanpa sadar, kamu ikut terseret dan lupa menuntut kejelasan.
Cara ini terlihat halus, tetapi sebenarnya cukup manipulatif karena membuat kamu ragu untuk menagih lagi. Kalau dibiarkan, dia akan terus merasa aman karena tahu kamu mudah terdistraksi. Jadi, jangan sungkan mengembalikan topik dengan tegas namun tetap santun.
Memberikan Alasan yang Berubah-ubah
Orang yang Suka Ingkar Janji/Foto: Freepik
Hari ini alasannya sibuk lembur, besok katanya ketiduran, lalu minggu depan menyalahkan sinyal atau baterai habis. Setiap kamu tanya, jawabannya selalu baru dan terasa seperti dibuat dadakan. Bukannya makin jelas, kamu justru makin bingung sendiri.
Orang yang benar-benar lupa biasanya tetap jujur dan konsisten menjelaskan kondisinya. Namun kalau ceritanya terus berubah, kemungkinan besar itu cuma tameng untuk menutupi kelalaian. Beauties, intuisi kamu penting, jadi jangan abaikan kalau ada yang terasa janggal.
Bersikap Seolah Itu Hal Kecil
Menyepelekan Janji/Foto: Freepik
Kalimat seperti “santai aja dong” atau “cuma gitu doang, kok” sering dipakai untuk meremehkan situasi. Padahal kamu sudah mengatur jadwal, tenaga, bahkan mungkin menolak rencana lain demi janji tersebut. Rasanya jelas nggak adil kalau semuanya dianggap sepele.
Sikap ini pelan-pelan bisa bikin kamu merasa bersalah karena terlalu menuntut. Padahal yang kamu minta cuma konsistensi sederhana. Hubungan sehat seharusnya saling menghargai waktu, bukan saling menganggap remeh komitmen.
Pura-pura Sibuk Setiap Kali Diingatkan
Pura-pura Sibuk/Foto: Freepik
Lucunya, dia selalu terlihat online saat santai, tetapi mendadak menghilang ketika waktunya menepati janji. Chat kamu cuma dibaca, telepon tidak diangkat, atau dibalas singkat tanpa kejelasan. Pola ini berulang setiap kali kamu butuh kepastian.
Kalau memang sibuk, orang biasanya tetap memberi kabar secara sopan. Namun, kalau sibuknya cuma muncul saat tanggung jawab datang, itu jelas tanda menghindar. Kamu nggak harus terus mengejar orang seperti ini, karena energi kamu jauh lebih berharga.
Setelah melihat tanda-tandanya, kamu mungkin mulai sadar bahwa beberapa sikap ternyata sering muncul di sekitar kita. Memahami pola orang seperti ini bikin kamu lebih tenang, karena kamu tahu kapan harus sabar dan kapan harus berhenti berharap. Hidup sudah cukup rumit tanpa drama janji yang diingkari terus-menerus.
Mulai sekarang, jangan takut bersikap tegas dan menjaga batasan. Ingat, ya, Beauties, menghargai diri sendiri adalah langkah pertama supaya orang lain juga belajar menghargai kamu.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!