4 Kebiasaan Mengobrol yang Bisa Ungkap Alasan Seseorang Tidak Punya Teman Dekat
Menjalin percakapan dengan seseorang tidak sekadar terjadinya pertukaran pesan. Lebih dari itu, mengobrol bisa mengungkap banyak hal, mulai dari emosi, kecerdasan, hingga kepribadian lawan bicara.
Orang dengan kepribadian menyenangkan akan dengan mudah mendapatkan banyak teman baru. Sebaliknya, orang cenderung akan langsung menjauhi jika lawan bicaranya dirasa tidak cocok. Melalui cara mengobrol, kita juga bisa mengetahui alasan seseorang tidak punya teman dekat.
Melansir YourTango, orang yang tidak punya teman dekat melakukan sederet kebiasaan mengobrol yang buruk. Hal ini membuat orang jadi tidak nyaman untuk mengobrol lanjutan atau menjalin hubungan dekat.
Berikut adalah kebiasaan mengobrol yang bisa ungkap alasan seseorang tidak punya teman dekat. Simak!
1. Suka Mengalihkan Pembicaraan pada Dirinya Sendiri
Ilustrasi mengorol/Foto: Freepik.com
Berbagi memang bisa membangun koneksi hubungan yang baik. Namun, penting waktu tepat untuk memulainya.
Terkadang segelintir orang memiliki kebiasaan mengalihkan pembicaraan yang terfokus pada dirinya sendiri. Sekali dua kali percakapan mungkin sering kali masih dimaklumi. Sayangnya, saat secara konsisten seseorang melakukan hal ini, bisa membuat orang jadi tidak nyaman dalam obrolan. Tentunya, percakapan satu arah ini membuat lawan bicara jadi terabaikan.
Menurut penelitian komunikasi, komunikasi yang seimbang sangatlah penting untuk hubungan lebih dekat menurut penelitian komunikasi.
2. Jarang Mengajukan Pertanyaan Lanjutan
Ilustrasi mengorol/Foto: Freepik.com
Persahabatan yang erat dibangun atas dasar rasa ingin tahu tentang kehidupan satu sama lain. Dengan mengajukan pertanyaan lanjutan, menunjukkan bahwa adanya minat dalam percakapan dan kepedulian sebagai teman.
Ketika teman mengobrol tidak mengajukan pertanyaan lanjutan, hal ini bisa membuat obrolan terputus. Setelahnya, mereka bisa berpikir dua kali untuk mengajak mengobrol di lain waktu.
3. Menyela Pembicaraan Orang
Ilustrasi mengorol/Foto: Freepik.com
Menyela saat seseorang sedang berbicara adalah perilaku yang tidak sopan. Hal ini dapat membuatnya merasa terabaikan. Penelitian pun menunjukkan, menyela dapat mengurangi kemauan seseorang untuk bercerita lebih lanjut.
Saat seseorang memiliki kebiasaan menyela obrolan, hal ini dapat mengikis kepercayaan dan kenyamanan. Pada akhirnya, seseorang akan malas untuk bercerita atau mengobrol karena merasa “ah nanti juga diabaikan.”
4. Langsung Memberikan Nasihat, Bukan Memahami
Ilustrasi mengorol/Foto: Pexels.com/Sam Lion
Secara naluriah, sebagaian akan menawarkan solusi saat lawan bicaranya berbagi masalah. Memang memberi solusi atau nasihat didasarkan pada niat, tetapi penting untuk lebih mengutamakan validasi emosi terlebih dahulu.
Hal pertama yang ingin didengar orang yang sedang bermasalah adalah divalidasi emosinya. Jika seseorang langsung memberikan nasihat di saat tidak dibutuhkan atau lawan bicara belum selesai curhat, hal ini akan sering disalahpahami dan merasa tidak didengar.
Walau niatnya mendukung, lama-kelamaan kebiasaan mengobrol ini justru berdampak pada hubungan yang merenggang.
Beauties, itu dia sederet kebiasaan mengobrol yang bisa ungkap alasan seseorang tidak punya teman dekat. Semoga kamu tidak melakukan salah satunya ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!