4 Kebiasaan Kecil di Kantor yang Menghambat Kenaikan Jabatan

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 02 Feb 2026 16:30 WIB
4 Kebiasaan Kecil di Kantor yang Menghambat Kenaikan Jabatan
Kebiasaan Kecil di Kantor yang Menghambat Kenaikan Jabatan/Foto: Freepik

Kebiasaan kecil di kantor sering kali terlihat tidak berbahaya, bahkan dianggap wajar dalam rutinitas kerja harian. Namun, justru dari kebiasaan inilah atasan menilai kesiapan seseorang untuk tanggung jawab yang lebih besar.

Beauties, kenaikan jabatan bukan hanya soal hasil kerja, tetapi juga cara kamu menghadapi tekanan, menyelesaikan masalah, dan mengelola diri. Oleh karena itu, memahami kebiasaan yang menghambat kenaikan jabatan bisa menjadi langkah penting sebelum peluang benar-benar tertutup. Dirangkum dari Your Tango, ini daftarnya!

Bereaksi Berlebihan atau Justru Menutup Diri Sepenuhnya

Kehidupan di Kantor/Foto: Freepik

Bereaksi berlebihan saat menghadapi masalah sering muncul ketika seseorang merasa kehilangan kendali atau tertekan. Bentuknya bisa berupa marah, menyalahkan orang lain, atau menciptakan konflik yang sebenarnya tidak perlu.

Sebaliknya, menutup diri sepenuhnya juga bukan solusi sehat karena emosi yang ditekan cenderung menumpuk. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini membuat kamu terlihat pasif, sulit diajak berdiskusi, dan rawan dimanfaatkan karena batasan diri yang lemah.

Mengandalkan Zat Tertentu untuk Meredakan Stres Kerja

Stres di Kantor/Foto: Freepik

Sebagian orang menggunakan rokok atau alkohol sebagai cara cepat meredakan tekanan kerja. Meski terasa membantu sesaat, kebiasaan ini perlahan mempengaruhi performa, energi, dan kestabilan emosi.

Ketergantungan pada zat tertentu juga meningkatkan risiko kesehatan dan menurunkan kepercayaan atasan. Lingkungan profesional menilai kemampuan mengelola stres sebagai indikator kedewasaan dan kesiapan promosi jabatan.

Menghindari Masalah Alih-alih Menghadapinya

Masalah Pekerjaan di Kantor/Foto: Freepik

Banyak orang memilih diam atau menunda saat menghadapi konflik karena ingin menghindari ketidaknyamanan. Namun, riset dari PubMed Central menunjukkan bahwa avoidance coping justru meningkatkan kecemasan dan emosi negatif.

Ketika masalah dibiarkan, atasan akan melihat kamu sebagai pribadi yang kurang bertanggung jawab. Padahal, kemampuan menghadapi dan menyelesaikan masalah adalah salah satu faktor penting dalam penilaian promosi.

Menunda Pekerjaan Saat Merasa Kewalahan

Kebiasaan di Kantor/Foto: Freepik

Prokrastinasi sering muncul karena rasa takut gagal, perfeksionisme, atau tekanan berlebihan. Awalnya terasa seperti solusi sementara, tetapi lama-kelamaan menjadi pola kerja yang sulit diubah.

Berbagai studi menunjukkan bahwa prokrastinasi kronis berkaitan dengan gaji lebih rendah dan masa kerja lebih singkat. Atasan cenderung memercayakan tanggung jawab besar kepada mereka yang konsisten dan dapat diandalkan.

Beauties, kenaikan jabatan jarang terhambat oleh satu kesalahan besar, melainkan oleh kebiasaan kecil di kantor yang terus berulang. Dengan mengelola emosi, menghadapi masalah, dan membangun kebiasaan kerja sehat, peluang promosi akan terbuka lebih lebar. Jadi, yuk, evaluasi kebiasaan di kantor sekarang, sebelum benar-benar menghambat kenaikan jabatan yang kamu impikan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE