4 Hal yang Tidak Akan Dilakukan Orang Cerdas Selama Percakapan
Segelintir orang sering menyepelekan beberapa hal kecil selama percakapan, yang ternyata punya dampak besar terhadap diri sendiri maupun orang lain. Namun, itu tidak berlaku bagi orang-orang yang memiliki kecerdasan sosial dan emosional yang tinggi.
Orang cerdas paham bagaimana harus bersikap dan bereaksi ketika menjalin percakapan dengan siapa pun itu. Merujuk YourTango dan Parade, berikut ini ada empat hal yang tidak akan dilakukan orang cerdas selama percakapan. Simak!
1. Memaksakan Humor di Situasi Tegang
Kebiasaan yang tidak akan dilakukan orang cerdas/Foto: Magnific.com/Frimufilms
Banyak orang mencoba mencairkan suasana saat keadaan menjadi sangat tegang, baik itu disengaja maupun tidak.
Humor memang salah satu coping mechanism yang dapat mengalihkan perhatian sejenak dan meredam dampak dari ucapan yang baru saja disampaikan atau terima. Namun, terlalu sering menggunakan humor di segala situasi bukanlah hal yang baik dan orang cerdas tahu itu.
Orang dengan kecerdasan emosional dan mental yang tinggi akan menanggalkan humor saat tiba waktunya untuk bersikap serius. Mereka tidak merasa canggung untuk menghadapi masalah berat secara langsung.
2. Oversharing
Kebiasaan yang tidak akan dilakukan orang cerdas/Foto: Magnific.com/DC Studio
Orang cerdas cenderung tidak suka oversharing ke sembarang orang. Mereka paham bahwa oversharing tidak selalu berdampak positif. Berbagi informasi pribadi secara berlebihan pada orang yang keliru dapat memicu reaksi negatif atau perasaan tidak nyaman.
“Jika membagikan informasi lebih banyak daripada yang diharapkan atau ingin diketahui orang lain, kamu berisiko dianggap egois, terlalu banyak bicara, atau bahkan memalukan,” ujar psikolog klinis Dr. Sally Homburger, Psy.D., menukil Parade.
Selain itu, tidak semua orang punya kedewasaan emosional ketika diajak deeptalk. Bukannya saling memahami malah bisa berujung adu nasib.
3. Terlalu Sering Meminta Maaf
Kebiasaan yang tidak akan dilakukan orang cerdas/Foto: Magnific.com/Karlyukav
Sama halnya dengan kebiasaan oversharing, orang dengan kecerdasan emosional tinggi akan menghindari sikap berlebihan saat berkomunikasi dengan orang lain. Salah satunya terlalu sering meminta maaf.
Meminta maaf adalah basic manner. Namun, permintaan maaf yang tulus seharusnya cukup disampaikan satu kali saja dan ditujukan untuk hal yang memang pantas mendapatkan permintaan maaf.
Terus-menerus meminta maaf dapat membuat ucapan ‘minta maaf’ kehilangan makna. Orang lain dapat menilai bahwa ucapan maaf hanya sebatas pencitraan, bukan niat sungguh-sungguh.
4. Membuang-buang Waktu Orang Lain
Kebiasaan yang tidak akan dilakukan orang cerdas/Foto: Magnific.com/Rawpixel.com
Yap, orang cerdas tidak akan membuang-buang waktu orang lain. Selama percakapan, mereka akan fokus, hadir, dan memberikan perhatian penuh. Sikap sederhana yang sering muncul adalah tidak keseringan bermain ponsel.
Sering memainkan ponsel selama percakapan benar-benar berdampak pada lawan bicara. Studi dalam jurnal Computers in Human Behavior (2021) menemukan bahwa menggunakan ponsel saat sedang berbincang tatap muka dapat membuat orang lain merasa dikucilkan dan kurang terhubung meskipun tidak bermaksud demikian.
Itulah beberapa hal yang tidak akan dilakukan orang cerdas selama percakapan. Gimana menurut, Beauties? Related, kah?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!