4 Desa di Jepang dengan Vibes Tenang yang Cocok Buat Healing

Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia
Senin, 28 Sep 2026 20:30 WIB
4 Desa di Jepang dengan Vibes Tenang yang Cocok Buat Healing
Desa di Jepang dengan suasana tenang, pemandangan indah, dan nuansa tradisional yang memikat/Foto: pexels.com/Evgeny Tchebotarev

Kalau membahas liburan ke Jepang, kebanyakan orang langsung terpikir Tokyo, Osaka, atau Kyoto. Padahal, ada banyak desa di Jepang yang menawarkan suasana jauh lebih tenang dan cocok untuk healing. 

Di tempat-tempat ini, kamu bisa menikmati udara yang sejuk, pemandangan pegunungan, sungai yang jernih, hingga deretan rumah tradisional yang membuat waktu terasa berjalan lebih lambat.

Menariknya, setiap desa punya pesonanya sendiri. Kalau kamu ingin merasakan sisi Jepang yang lebih damai dan jauh dari hiruk pikuk kota, beberapa desa berikut ini layak masuk daftar destinasi yang wajib dikunjungi. Keep scrolling, Beauties!

Shirakawa-go, Desa Pegunungan Ikonis di Jepang 

Shirakawa-go untuk healing
Shirakawa-go/Foto: pexels.com/NaturEye Conservation

Kalau membahas desa di Jepang yang cocok buat healing, Shirakawa-go hampir selalu masuk dalam daftar teratas. Desa yang berada di Prefektur Gifu ini dikenal sebagai salah satu desa tradisional paling ikonis di Jepang dan sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Daya tarik utamanya adalah rumah-rumah bergaya gassho-zukuri yang memiliki atap jerami curam. Bentuk atap ini bukan sekadar unik, tetapi juga dirancang agar mampu menahan tumpukan salju tebal saat musim dingin.

Meskipun sering viral karena pemandangan bersaljunya, Shirakawa-go juga nggak kalah cantik saat musim semi hingga musim panas. Hamparan sawah hijau, hutan pegunungan, dan udara yang sejuk membuat suasana desa terasa damai dari segala arah. Jalan setapak yang menghubungkan rumah-rumah tradisional juga cocok untuk berjalan santai sambil menikmati pemandangan tanpa terburu-buru.

Kalau ingin merasakan sisi pedesaan Jepang yang masih mempertahankan nuansa tradisional, Shirakawa-go adalah destinasi yang menawarkan kombinasi budaya, alam, dan ketenangan dalam satu tempat.

Gokayama, Hidden Gem yang Lebih Tenang

Desa yang berada di Prefektur Toyama ini masih mempertahankan rumah-rumah bergaya gassho-zukuri/Foto: pexels.com/Masaharu Inagaki

Kalau Shirakawa-go terasa terlalu ramai, Gokayama bisa jadi alternatif yang lebih tenang. Desa yang berada di Prefektur Toyama ini masih mempertahankan rumah-rumah bergaya gassho-zukuri, tapi suasananya jauh lebih sepi sehingga cocok buat kamu yang ingin menikmati pedesaan Jepang dengan lebih santai.

Hal yang membuat Gokayama terasa istimewa adalah kehidupan masyarakat lokal yang masih berlangsung seperti biasa. Rumah-rumah tradisional di sini bukan sekadar objek wisata, melainkan masih dihuni oleh penduduk setempat. Hal itu membuat suasana desa terasa lebih autentik dan alami.

Selama berada di Gokayama, kamu bisa berjalan menyusuri jalan setapak yang tenang, mengunjungi rumah-rumah bersejarah, atau sekadar menikmati pemandangan pegunungan dan hutan yang mengelilingi desa. 

Magome-juku, Desa Bersejarah dengan Jalanan Ala Zaman Edo

Desa ini dulunya merupakan salah satu kota peristirahatan di sepanjang jalur bersejarah Nakasendo/Foto: pexels.com/Tomáš Malík

Mau merasakan suasana Jepang tempo dulu? Magome-juku adalah destinasi yang wajib masuk wishlist. Desa ini dulunya merupakan salah satu kota peristirahatan di sepanjang jalur bersejarah Nakasendo, rute yang menghubungkan Kyoto dengan Edo, yang sekarang dikenal sebagai Tokyo.

Begitu memasuki Magome-juku, kamu akan disambut deretan bangunan kayu yang masih terawat, jalan berbatu yang khas, dan latar pegunungan yang membuat suasananya terasa seperti kembali ke zaman Edo. Sepanjang jalan utama, ada banyak kafe kecil, toko kerajinan lokal, hingga penginapan tradisional yang menambah daya tarik desa ini.

Salah satu cara terbaik menikmati Magome-juku adalah berjalan kaki menyusuri jalanannya yang menanjak sambil berhenti di berbagai sudut menarik. Selain cocok untuk pecinta sejarah dan arsitektur, desa ini juga menawarkan suasana pedesaan yang tenang sehingga pas buat healing tanpa harus terburu-buru berpindah tempat.

Ine, Desa Nelayan dengan Pemandangan Unik

Desa kecil di pesisir utara Prefektur Kyoto yang terkenal dengan funaya/Foto: pexels.com/Derek Tsai

Ada satu desa di Jepang yang mungkin terlihat seperti lukisan dari kejauhan. Di sepanjang garis pantainya, deretan rumah kayu berdiri menghadap laut dengan perahu nelayan tersimpan tepat di bawahnya. Inilah Ine, desa kecil di pesisir utara Prefektur Kyoto yang terkenal dengan funaya atau rumah perahu tradisionalnya.

Keunikan funaya terletak pada desainnya yang dibuat menyatu dengan kehidupan masyarakat pesisir. Lantai bawah digunakan sebagai tempat menyimpan perahu, sedangkan bagian atas menjadi ruang tinggal. Oleh karena itu, suasana desa ini terasa sangat dekat dengan aktivitas nelayan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Selain arsitekturnya yang khas, Ine juga menawarkan pemandangan teluk yang tenang dengan perbukitan hijau di sekelilingnya. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE