3 Kalimat yang Diucapkan Orang yang Pura-Pura Rendah Hati padahal Haus Validasi
Orang yang rendah hati biasanya sederhana dan tidak gembar-gembor soal prestasi yang ia miliki. Tipe orang seperti ini menyenangkan untuk dijadikan teman karena bisa memotivasi kita dengan baik.
Lantas, bagaimana dengan orang yang pura-pura rendah hati? Kamu mungkin pernah bertemu dengan seseorang yang suka humble bragging, yaitu memamerkan prestasi mereka dengan cara yang "samar" dengan tujuan agar mendapat validasi atau pujian.
Mereka berusaha menyembunyikan prestasi mereka di balik sikap rendah hati yang palsu, berharap orang-orang akan menyadari betapa mengesankannya mereka.
Meskipun terselubung, kamu bisa mengetahui orang yang pura-pura rendah hati padahal haus validasi melalui kalimat yang mereka ucapkan berikut ini, dirangkum dari VegOut Mag!
“Aku Nggak Percaya Aku Diminta Melakukan Hal Ini”
Kalimat yang Diucapkan Orang yang Pura-Pura Rendah Hati padahal Haus Validasi/Foto: Freepik
Sekilas, kalimat ini terdengar seperti kaget yang tidak dibuat-buat. Tapi jika kamu perhatikan dengan saksama, kamu akan mendengar nada bangga terselip di kalimat tersebut.
Alih-alih mengatakan, "Aku bangga mendapatkan kesempatan ini", mereka membingkainya dengan ketidakpercayaan seolah-olah pencapaian tersebut tidak direncanakan. Mereka berharap orang lain akan memuji pencapaian tersebut.
Psikolog menyebut ini sebagai "manajemen kesan", yaitu cara untuk mengatur bagaimana orang lain melihat kita. Jika seseorang benar-benar tulus dan rendah hati, mereka akan berkata, "Aku bersyukur mendapat kesempatan ini."
“Aku Nggak Tahu Bagaimana Aku Terus Dapat Promosi”
Kalimat yang Diucapkan Orang yang Pura-Pura Rendah Hati padahal Haus Validasi/Foto: Freepik
Kalimat ini biasanya bisa kamu dengar di tempat kerja. Kalimat ini sekilas terdengar meremehkan kesuksesan yang ia raih, tapi maknanya tersirat jelas: "Aku telah dipromosikan berkali-kali."
Kalimat ini cenderung membuat orang lain merasa tidak nyaman. Rekan kerja mereka mungkin akan berpikir, "Aku belum dipromosikan akhir-akhir ini, apakah berarti kinerjaku buruk?"
Pamer yang terselubung seperti ini jarang menciptakan koneksi tulsu, melainkan jarak. Kalimat tersebut seolah meremehkan kerja keras orang lain. Jika memang kita meraih kesuksesan, akui itu dengan percaya diri dengan rendah hati.
“Aku Nggak Pernah Mempersiapkan Diri tapi Entah Bagaimana Aku Selalu Berhasil”
Kalimat yang Diucapkan Orang yang Pura-Pura Rendah Hati padahal Haus Validasi/Foto: Freepik
Kalimat ini mengandung makna terselubung bahwa mereka adalah sosok yang sukses sehingga orang lain selalu kagum. Kalimat ini seolah-olah mengatakan bahwa mereka sangat jenius atau berbakat sehingga mereka tidak butuh berusaha keras seperti orang lain. Lebih lanjut, kalimat ini dirancang agar orang lain memuji mereka.
Selain itu, jika mereka gagal, mereka akan menyalahkan fakta bahwa mereka tidak mempersiapkan diri sehingga wajar jika mereka tidak berhasil melakukannya.
Beauties, itulah beberapa kalimat yang diucapkan orang yang pura-pura rendah hati padahal haus validasi. Apakah kamu pernah bertemu orang yang seperti ini, Beauties?
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!