3 Daftar Negara dengan Penduduk Paling Sedikit di Dunia, Seperti Apa Kehidupannya?

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Kamis, 22 Oct 2026 09:00 WIB
3 Daftar Negara dengan Penduduk Paling Sedikit di Dunia, Seperti Apa Kehidupannya?
Ilustrasi warga/freepik: wirestock

Kalau mendengar kata negara, yang terbayang mungkin wilayah yang luas dengan jutaan bahkan ratusan juta penduduk. Tapi ternyata, ada beberapa negara yang ukurannya sangat kecil dan jumlah penduduknya juga bisa dihitung dengan mudah, lho, Beauties. Bahkan, ada yang jumlah penduduknya nggak sampai 1.000 orang!

Menariknya, kehidupan di negara-negara kecil ini ternyata nggak sesederhana jumlah penduduknya. Ada yang berada di tengah Kota Roma, ada yang terdiri dari gugusan pulau di Samudra Pasifik, dan ada pula yang hanya berupa satu pulau kecil.

Lantas, seperti apa sebenarnya kehidupan di negara dengan penduduk paling sedikit di dunia?

1. Vatikan: Negara yang Hanya Dihuni 882 Orang

Potret negara Vatikan/Freepik: frimufilms

Kita mulai dari yang paling kecil dulu, yaitu Vatikan. Negara yang berada di tengah Kota Roma, Italia, ini hanya memiliki luas sekitar 0,44 kilometer persegi atau 44 hektare.

Sebagai gambaran, luas tersebut hanya sekitar 0,07 persen dari luas DKI Jakarta yang mencapai 660,98 kilometer persegi. Kalau angka 0,44 kilometer persegi masih terasa susah dibayangkan, luasnya kira-kira setara dengan 60-an lapangan sepak bola standar. Jadi, memang kecil banget, Beauties. 

Jumlah penduduknya juga bikin melongo. Data resmi Vatikan mencatat ada 882 penduduk yang tinggal di wilayah negara tersebut per 31 Desember 2024. Tapi jangan bayangkan Vatikan sebagai tempat yang sepi dan cuma ada ratusan orang berjalan-jalan. Kehidupan di sana cukup aktif karena orang-orang yang tinggal di Vatikan umumnya punya tugas tertentu yang berkaitan dengan Gereja Katolik dan pemerintahan negara.

Ada pejabat, rohaniwan, staf, hingga anggota Pontifical Swiss Guard yang bertugas menjaga Paus. Bahkan, dari 673 warga negara Vatikan, sebanyak 458 tinggal di dalam tembok Vatikan, termasuk 120 anggota Swiss Guard.

Untuk kebutuhan sehari-hari, Vatikan juga punya fasilitas sendiri. Pada 2025, misalnya, sebuah supermarket baru di dalam Vatikan dibuka untuk pegawai Governorate dan Takhta Suci. Supermarket tersebut memiliki sekitar 11 ribu produk, enam kasir, dan 34 staf. Jadi, meskipun negaranya super kecil, kebutuhan sehari-harinya tetap berjalan seperti biasa.

2. Tuvalu: Sekitar 9.500 Penduduk di Pulau Kecil

Potret kehidupan di Tuvalu/https://www.unicef.org.au/

Kalau Vatikan terasa seperti sebuah wilayah kecil di tengah kota, Tuvalu punya cerita yang benar-benar berbeda. Negara ini berada di Samudra Pasifik dan terdiri dari sembilan gugusan atol dan pulau, dengan delapan di antaranya berpenghuni. Luas daratannya hanya sekitar 26 kilometer persegi.

Supaya lebih gampang dibayangkan, luas Tuvalu hanya sekitar 1/25 luas DKI Jakarta. Jadi, kalau seluruh Tuvalu dibandingkan dengan Jakarta, ukurannya benar-benar hanya sebagian kecil saja. Penduduknya juga nggak banyak. Data World Bank mencatat populasi Tuvalu sekitar 9.492 orang pada 2025.

Kalau dibandingkan dengan Indonesia, jumlah tersebut bahkan hanya sekitar 1/35 populasi Kota Cirebon yang pada 2024 mencapai sekitar 344.851 orang. Jadi, satu kota kecil di Indonesia saja bisa punya penduduk puluhan kali lebih banyak daripada seluruh Tuvalu.

Karena wilayahnya kecil, kehidupan masyarakatnya pun terasa sangat dekat. Salah satu pusat aktivitasnya adalah Funafuti, ibu kota sekaligus pulau yang paling padat penduduknya. Data sensus Tuvalu menunjukkan Funafuti menampung lebih dari 60 persen penduduk negara tersebut. 

Banyak aktivitas sehari-hari berlangsung dalam komunitas yang tidak terlalu besar. Laut juga punya peran penting dalam kehidupan dan perekonomian masyarakat, sementara ikan dan kelapa termasuk sumber daya alam utama Tuvalu.

3. Nauru: Negara Kecil yang Bisa Dikelilingi dalam Waktu Singkat

Potret wilayah negara Nauru/liveandletsfly.com: Matthew Klint

Selanjutnya ada Nauru, negara pulau kecil di Pasifik yang luasnya hanya sekitar 21 kilometer persegi. Pemerintah Nauru menyebut negaranya sebagai pulau kecil berbentuk oval yang dikelilingi terumbu karang.

Untuk jumlah penduduk, data World Bank mencatat Nauru memiliki sekitar 11.947 penduduk pada 2024.  Kalau dibandingkan dengan Indonesia, satu kota di Jawa Barat yang mungkin terasa cukup ramai bagi kita ternyata masih punya penduduk puluhan kali lebih banyak dibandingkan satu negara Nauru.

Nah, kehidupan sehari-hari di Nauru juga unik karena hampir seluruh negara ini sebenarnya adalah satu pulau. Pemerintah Nauru bahkan menyebut tidak ada transportasi umum di sana. Untuk berkeliling, pengunjung biasanya disarankan menyewa mobil.

Karena pulaunya kecil, kehidupan masyarakatnya juga terasa dekat. Masyarakatnya secara tradisional terbagi dalam 12 suku, yang juga dilambangkan melalui 12 titik pada bendera Nauru.

Kehidupan di Nauru juga membuat masyarakat cukup bergantung pada barang dari luar karena keterbatasan wilayah dan lokasinya yang terpencil. Pemerintah Nauru menyebut pulau ini berada sekitar 42 kilometer di selatan garis khatulistiwa dan jauh dari negara-negara besar di sekitarnya.

Jadi, Beauties, kalau selama ini kamu membayangkan sebuah negara harus punya jutaan penduduk dan wilayah yang luas, tiga negara ini membuktikan bahwa dunia ternyata jauh lebih beragam. Ada negara yang jumlah penduduknya bahkan lebih sedikit daripada satu kecamatan di Indonesia, tetapi tetap punya cerita dan kehidupan yang unik banget!

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE