3 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur Setelah Waktu Isya
Orang yang tidur setelah waktu Isya atau sebelum pukul 9 malam tentu bukanlah tipe insomnia yang baru tertidur saat tengah malam.
Fakta menariknya, waktu tidur seseorang bisa mengungkapkan kepribadiannya. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang terbiasa tidur lebih awal di malam hari.
Berikut deretan ciri kepribadian orang yang tidur setelah waktu Isya. Simak!
1. Orang yang Hati-Hati dan Terpaku pada Rutinitas
Ilustrasi bangun pagi/Foto: Magnific.com
Melansir YourTango, tidur lebih awal saat harus bangun pagi memang masuk akal. Namun, orang yang tetap menjaga waktu tidur antara pukul 8 - 10 malam setiap hari punya kepribadian unik.
Mereka adalah orang yang berhati-hati, fokus pada rutinitas sehari-hari, serta keteraturan. Mereka memang suka bersenang-senang, tapi sehari-hari tetap memprioritaskan kesehatan dan jadwal penting di atas segalanya.
Mereka tak jarang terkesan sebagai sosok yang kaku. Namun, itulah jadwal yang memang cocok dengannya.
Meski demikian, menurut studi tahun 2025 mengatakan bahwa menjaga jadwal tidur yang teratur itu penting, namun kita tidak perlu bersikap terlalu kaku. Para peneliti menemukan bahwa sesekali memundurkan jam tidur karena alasan sedang berkumpul dengan kerabat terdekat saat akhir pekan adalah hal wajar dan tidak masalah. Sebab, menjaga koneksi sosial juga bermanfaat untuk menurunkan risiko demensia.
Jadi, tidur tepat waktu memang bermanfaat. Namun, saat sesekali harus mundur dari jam tidur biasa tidak perlu dibawa pusing.
2. Memiliki Kronotipe Pagi yang Lebih Kuat
Ilustrasi bangun pagi/Foto: Magnific.com
Laman The Economic Times mengungkapkan bahwa orang yang tidur lebih awal sebelum pukul 9 malam adalah mereka memiliki kronotipe pagi yang lebih kuat. Mereka disebut juga “Tipe pagi” atau “Burung pipit”, yaitu individu yang secara biologis mulai merasa mengantuk lebih awal dan secara alami bangun lebih pagi.
Penelitian oleh Till Roenneberg dan rekannya menunjukkan bahwa kronotipe ini bentuk oleh beberapa faktor, termasuk genetika, usia, dan paparan isyarat lingkungan seperti cahaya.
Kebiasaan tidur lebih awal tidak selalu belum tentu berkaitan dengan lebih disiplin, tetapi jam biologis internalnya mungkin bergeser lebih awal.
3. Sosok yang Teliti
Ilustrasi orang teliti/Foto: Magnific.com
Orang yang tidur setelah waktu Isya disebut sebagai sosok yang teliti.
Ketelitian merupakan salah satu dari lima sifat utama kepribadian (Big Five personality traits) yang mencakup organisasi, rasa tanggung jawab, keandalan, serta kemampuan pengaturan diri yang baik. Berdasarkan studi psikologi, orang dengan preferensi waktu pagi cenderung memiliki skor ketelitian yang lebih menonjol dibandingkan tipe malam.
Mereka menyukai kepastian, menikmati hari-hari yang terencana, dan merasa lebih tenang ketika segala sesuatunya tertata dengan rapi sejak pagi hari. Meski demikian, penelitian tersebut masih perlu tinjauan lebih lanjut.
Nah Beauties, itu dia ciri kepribadian orang yang tidur setelah waktu Isya. Bagaimana menurutmu?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!