3 Cara Mengenali Orang yang Tidak Punya Empati dari Ucapannya Menurut Psikologi
Orang yang tidak memiliki empati bisa dikenali dari kalimat-kalimat yang diucapkannya. Misalnya, ketika ada orang lain yang curhat atau mengutarakan opini, orang yang kurang empati akan menunjukkan ketidakpedulian. Sikap ini juga memperlihatkan kecerdasan emosional yang rendah, Beauties.
Ucapan orang yang tidak punya empati ini juga sudah sering dibahas dalam dunia psikologi. Berdasarkan penjelasan dalam situs Cottonwood Psychology, berbincang dengan orang yang punya empati akan terasa aman secara emosional, komunikasi yang terjalin penuh hormat, dan percakapan menjaga martabat kedua belah pihak. Sebaliknya, kalau seseorang tidak punya empati, terdengar seperti diremehkan, diragukan, atau tidak dihargai.
“Itu bukan urusanku”
Kalimat “Itu bukan urusanku”. Kalimat ini menunjukkan ketidakmampuan menempatkan diri di posisi orang lain./ Foto: Pexels.com/Zen Chung
Saat dihadapkan pada konflik atau masalah, orang yang tidak punya empati tidak dapat menunjukkan perasaan belas kasihan serta tidak bisa menempatkan diri di posisi orang lain, seperti yang dijelaskan dalam laman YourTango.
Maka dari itu, orang yang tidak memiliki empati hampir selalu menggunakan frasa "itu bukan masalahku", “itu bukan urusanku”, atau sejenisnya yang menunjukkan mereka tidak memikirkan posisi orang lain sebagai respons. Seseorang yang nirempati juga lebih mementingkan kesejahteraan dirinya sendiri daripada kesejahteraan orang lain, dan mungkin tidak akan menawarkan dukungan, Beauties.
“Aku memang begitu orangnya”
Kalimat "Aku memang begitu orangnya”. Kalimat ini dapat menghambat pengembangan diri/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project
Kalimat seperti “Aku memang begitu orangnya” dapat menghambat pengembangan diri. Dengan mengucapkan kalimat ini, orang yang nirempati hanya mengharapkan orang lain menerima sikap negatif dirinya, tanpa ada keinginan untuk memperbaiki diri sendiri. Padahal, menurut Cottonwood Psychology, empati dalam kehidupan sehari-hari dapat mencakup perubahan kecil, seperti nada bicara yang lebih lembut atau waktu yang lebih tepat.
“Kamu lebay”
Kalimat “Kamu lebay”. Kalimat ini mengabaikan emosi yang dirasakan orang lain/ Foto: Pexels.com/Alena Darmel
Ketika seseorang curhat atau menjelaskan perasaannya secara jujur, tapi dibalas dengan “Kamu lebay” atau “Kamu sensitif banget”, itu pertanda orang tersebut kurang empati, Beauties. Ucapan ini mengabaikan emosi yang dirasakan seseorang, bahkan membingkai perasaan mereka sebagai berlebihan. Kurangnya empati kognitif tidak memampukan orang tersebut untuk melihat dunia dari perspektif orang lain.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!