Kisah Pilu Desainer Legendaris Issey Miyake, Hidup dengan Trauma Bom Hiroshima

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Sabtu, 16 May 2026 11:30 WIB
Kisah Pilu Desainer Legendaris Issey Miyake, Hidup dengan Trauma Bom Hiroshima
Kisah Pilu Desainer Legendaris Issey Miyake, Hidup dengan Trauma Bom Hiroshima/Foto: instagram.com/galerie_marcelle

Issey Miyake dikenal dunia sebagai sosok revolusioner di industri mode. Desainer asal Jepang ini terkenal lewat karya-karyanya yang futuristik, teknik pleats yang ikonis, hingga desain turtleneck hitam yang identik dengan Steve Jobs. Namun, dibalik kesuksesannya, Issey Miyake menyimpan kisah masa kecil yang kelam dan menyakitkan, Beauties.

Bom Hiroshima yang terjadi pada 1945 memberikan trauma yang tidak pernah hilang dari hidup Issey Miyake. Menjadi korban selamat dari tragedi memilukan tersebut membuat Issey Miyake enggan menceritakan tentang kisah pilu yang dialaminya karena tidak ingin dikenal sebagai desainer yang selamat dari bom atom. Ia tidak ingin memanfaatkan tragedi sebagai simpati publik atas karya-karyanya.

Masa Kecil Issey Miyake yang Tragis

Masa kecil Issey Miyake yang tragis. Menjadi korban bom atom hiroshima/Foto: instagram.com/galerie_marcelle

Pada tahun 2009, Issey Miyake menceritakan pengalaman tragis tersebut dalam laman opini di The New York Times  bertajuk "A Flash of Memory". Trauma yang ia pendam akhirnya diungkapkan ke publik untuk pertama kalinya.

Saat itu, Miyake baru berusia 7 tahun. Ia menyaksikan kilatan cahaya merah, asap hitam pekat, dan orang-orang yang berlarian menyelamatkan diri di tengah kota yang hancur. Miyake masih mengingat suasana yang saat itu begitu mencekam.

Miyake kecil harus kehilangan ibunya yang meninggal dunia akibat penyakit komplikasi radiasi nuklir tiga tahun setelah peristiwa bom Hiroshima terjadi. Miyake juga harus menderita penyakit sumsum tulang belakang pada usia 10 tahun akibat efek dari radiasi bom atom. Penyakitnya tersebut menyebabkan ia harus berjalan dengan kaki pincang dan membutuhkan bantuan tongkat hampir sepanjang hidupnya.

Bangkit dari Luka Menjadi Desainer Legendaris Dunia

Miyake bangkit dari luka dan trauma. Ia menjadi desainer legendaris dunia/Foto: instagram.com/galerie_marcelle

Setelah dewasa, Miyake menempuh pendidikan desain dan mulai membangun karier di dunia mode internasional. Sebagai penyintas bom Hiroshima, Miyake memiliki cara tersendiri dalam memandang kehidupan. Meskipun memiliki trauma yang besar dan tidak pernah terlupakan, Miyake tidak menjadikannya sebagai sumber kebencian. Ia memilih untuk menciptakan sesuatu yang positif.

Pola pikirnya juga yang membentuk pendekatan fashion-nya, futuristik, kreatif, dan berpusat pada manusia. Teknik pleats nya menjadi yang paling ikonis, hingga karya-karya yang memadukan teknologi dan seni Jepang modern. Namanya semakin mendunia setelah karya-karyanya dipakai banyak tokoh terkenal, termasuk Steve Jobs yang identik dengan turtleneck hitam rancangan Miyake. 

Issey Miyake wafat pada 5 Agustus 2022 di usia 84 tahun karena mengidap kanker hati, tepat satu hari sebelum peringatan 77 tahun tragedi pengeboman kota kelahirannya tersebut. Issey Miyake menjadi pengingat bahwa trauma tidak selalu melahirkan kebencian, tapi juga bisa melahirkan harapan besar dan karya yang luar biasa.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.