Gampang Keringatan? Hindari Pashmina dari 4 Bahan Ini!
Nggak semua bahan pashmina nyaman dikenakan. Sebab, ada beberapa jenis bahan yang justru membuat gerah dan bikin mudah berkeringat. Nah, untuk menghindarinya, kamu perlu mengenali bahan-bahan itu, Beauties.
Sebelum tergiur untuk checkout karena warnanya cantik atau harga yang miring, penting banget untuk memastikan jenis kain pashmina yang ingin dibeli. Jangan sampai visual seadanya malah bikin kamu sengsara sepanjang hari. Penasaran apa saja bahan yang dimaksud? Yuk, baca selengkapnya!Â
1. Satin
Ilustrasi bahan satin/Foto: Pexels.com/Maki larizze Painaga
Tampilannya yang berkilau dan glam memang bikin pashmina satin menggoda banget buat dipakai ke acara formal. Sayangnya, mayoritas pashmina satin yang dijual murah di pasaran terbuat dari serat sintetis (polyester) yang ditenun rapat. Hasilnya? Sirkulasi udara jadi super minim dan kainnya sama sekali nggak bisa menyerap keringat.
Keringat akan terjebak di permukaan kulit leher, bikin rasanya makin lengket dan gerah. Parahnya lagi, kalau kamu pakai warna-warna pastel, keringat yang menempel di kepala bisa bikin bercak basah yang kelihatan jelas banget!
2. Ceruty
Ilustrasi bahan ceruty/Foto: Pexels.com/Monstera Production
Pashmina ceruty memang kelihatan ringan dan flowy saat dipakai. Namun, jangan sampai terkecoh ya, Beauties! Oleh karena serat kainnya agak menerawang, biasanya kita pakai ciput tambahan dan melilitkannya beberapa layer biar aman.
Nah, di sinilah jebakannya! Ceruty pada dasarnya terbuat dari bahan polyester dengan tekstur berpori rapat. Penumpukan beberapa lilitan kain polyester ini akhirnya bikin udara panas terperangkap di leher dan kepala. Hasilnya? Kepala terasa pengap dan gerah banget walau kainnya kelihatan tipis.
3. Spandeks PE
Ilustrasi bahan spandeks PE/Foto: Pexels.com/Olga Kovalski
Pashmina berbahan spandeks PE (polyethylene) memang gampang dibentuk dan antikusut, tetapi campuran serat sintetis plastiknya sangat rapat dan minim sirkulasi udara. Bahan ini sulit menyerap keringat, sehingga hawa panas cepat terperangkap di area leher dan kulit kepala yang memicu bau apek.
Eits, tapi jangan salah, bahan spandeks tetap aman dipakai kalau kamu memilih spandeks rayon. Jenis ini justru adem dan menyerap keringat karena memadukan kelenturan spandeks dengan serat rayon yang breathable dan dingin di kulit.
4. Cashmere
Ilustrasi pashmina cashmere/Foto: Pexels.com/nurse
Pashmina cashmere memang menawarkan sensasi jatuh yang tebal, lembut, dan terkesan high-class. Belum lagi motifnya yang terlihat premium dan eksklusif. Namun ingat, serat wol alami ini diciptakan khusus untuk menghangatkan tubuh saat musim dingin atau musim gugur di luar negeri.
Kalau memakainya di negara tropis seperti Indonesia, apalagi kalau kamu gampang berkeringat, itu keputusan yang salah. Sama saja seperti melilitkan selimut tebal di leher, panasnya bikin banjir keringat dan mood berantakan seharian!
Solusinya, alihkan pilihanmu ke bahan-bahan yang super breathable dan punya daya serap tinggi, misalnya viscose bamboo. Lalu hindari melilitkan hijab terlalu ketat di area leher, supaya sirkulasi udara tetap lancar dan kamu bisa beraktivitas dengan nyaman seharian tanpa rasa gerah!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!