Kenapa Aroma Parfum Bisa Berbeda di Setiap Orang?

Ayuliy Lestari | Beautynesia
Rabu, 22 Jul 2026 06:00 WIB
Kenapa Aroma Parfum Bisa Berbeda di Setiap Orang?
Kenapa aroma parfum bisa berbeda di setiap orang / Foto: Freepik.com/Freepik

Pernahkah kamu mencoba parfum milik teman dan merasa aromanya sangat enak, tapi ketika dipakai di kulitmu wanginya justru terasa berbeda? Atau sebaliknya, parfum yang menurutmu biasa saja ternyata mendapat banyak pujian saat digunakan oleh orang lain. Fenomena ini sering membuat banyak orang bingung, padahal parfum yang digunakan berasal dari botol yang sama.

Faktanya, aroma parfum memang bisa berkembang secara berbeda pada setiap orang. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi kulit hingga suhu tubuh. Jadi, parfum yang cocok untuk orang lain belum tentu memberikan hasil yang sama saat kamu memakainya. 

Berikut fakta kenapa aroma parfum bisa berbeda di setiap orang?

1. pH Kulit Memengaruhi Perkembangan Aroma

pH kulit memengaruhi perkembangan parfum sehingga membuat aroma bisa berbeda / Foto: Freepik.com / Freepik

Salah satu faktor yang paling sering dibahas adalah kondisi alami kulit, termasuk tingkat keasaman atau pH. Meski pH kulit tidak mengubah komposisi parfum, lingkungan kulit dapat memengaruhi bagaimana molekul aroma menguap dan berkembang. Menurut penelitian dalam International Journal of Cosmetic Science (2020), karakteristik permukaan kulit berperan dalam persepsi aroma parfum setelah diaplikasikan. Itulah sebabnya aroma parfum bisa terasa lebih hangat atau lebih segar pada orang yang berbeda.

2. Produksi Minyak Alami Kulit Berbeda-beda

Produksi alami kulit berbeda-beda sehingga mempengaruhi aroma / Foto: Freepik.com / Freepik

Kulit yang cenderung berminyak biasanya mampu mempertahankan aroma parfum lebih lama dibandingkan kulit yang sangat kering. Minyak alami membantu memperlambat penguapan molekul wewangian. Dikutip dari Journal of Cosmetic Dermatology (2021), tingkat hidrasi dan produksi sebum memengaruhi daya tahan serta perkembangan aroma parfum di kulit. Jika kulitmu cenderung kering, menggunakan pelembap sebelum parfum dapat membantu wanginya bertahan lebih lama.

3. Suhu Tubuh Memengaruhi Intensitas Aroma

Suhu rubuh memengaruhi intensitas aroma / Foto: Freepik.com / Freepik

Semakin hangat suhu tubuh seseorang, semakin cepat molekul parfum menguap dan menyebarkan aroma. Penelitian dalam Flavour and Fragrance Journal (2019) menjelaskan bahwa suhu permukaan kulit memengaruhi proses evaporasi parfum. Oleh karena itu, parfum bisa tercium lebih kuat pada seseorang yang memiliki suhu tubuh lebih hangat dibandingkan orang lain.

4. Pola Makan dan Gaya Hidup Juga Berpengaruh

Pola makan dan gaya hidup memengaruhi formula parfum / Foto: Freepik.com / Freepik

Meski tidak secara langsung mengubah formula parfum, pola makan, konsumsi obat tertentu, kebiasaan merokok, hingga perubahan hormon dapat memengaruhi aroma alami tubuh. Menurut penelitian dalam Chemical Senses (2018), aroma tubuh manusia dipengaruhi oleh metabolisme dan berbagai faktor biologis. Ketika parfum bercampur dengan aroma alami tubuh, hasil akhirnya pun bisa berbeda pada setiap orang.

5. Setiap Parfum Memiliki Tahapan Aroma yang Berbeda

Tahapan parfum berubah di setiap lapisan / Foto: Freepik.com / Freepik

Parfum terdiri atas top notes, middle notes, dan base notes yang berkembang secara bertahap setelah disemprotkan. Kecepatan perubahan setiap lapisan aroma dapat berbeda pada masing-masing individu. Menurut penelitian dalam Journal of Sensory Studies (2020), interaksi antara molekul parfum dan kondisi kulit memengaruhi bagaimana setiap fase aroma muncul. Maka dari itu, sebaiknya jangan langsung menilai parfum hanya dari aroma awalnya, Beauties. Tunggu sekitar 30 menit hingga aroma utamanya benar-benar berkembang.

Jadi, kenapa aroma parfum bisa berbeda di setiap orang? Jawabannya terletak pada kombinasi berbagai faktor, seperti kondisi kulit, suhu tubuh, produksi minyak alami, hingga aroma tubuh masing-masing. Inilah alasan mengapa parfum yang sama bisa memberikan pengalaman yang berbeda pada setiap orang.

Nah, sebelum membeli parfum, sebaiknya jangan hanya mencium aromanya dari kertas tester atau mengikuti rekomendasi orang lain. Cobalah aplikasikan langsung pada kulitmu dan beri waktu agar seluruh lapisan aromanya berkembang. Dengan begitu, kamu bisa menemukan parfum yang benar-benar menyatu dengan karakter tubuhmu, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE