7 Kebiasaan Perawatan Kulit yang Bikin Jerawatan, Tapi Sering Tidak Disadari!
Beauties, kamu sudah rajin melakukan rutinitas perawatan kulit, tapi jerawat masih saja muncul? Bisa jadi, ada beberapa kebiasaan yang tanpa kamu sadari justru menjadi penyebab munculnya jerawat.
Meskipun niatnya baik untuk merawat kulit, beberapa praktik yang dilakukan dengan cara yang salah dapat mengiritasi kulit dan memicu breakout. Para dermatolog mengungkapkan bahwa kebiasaan-kebiasaan yang tampak sepele ini sebenarnya bisa berdampak besar pada kondisi kulit.
Yuk, kenali 7 kebiasaan perawatan kulit yang tanpa disadari bisa menyebabkan jerawat!
1. Mencuci Wajah Terlalu Sering
Ilustrasi mencuci wajah/Foto: Freepik.com
Melansir Westlake Dermatology, mencuci wajah beberapa kali per hari dapat menghilangkan minyak pelindung alami kulit dan mendorong produksi minyak lebih banyak sebagai respon. Hal ini dapat mengiritasi dan mengeringkan kulit sensitif, serta justru menyebabkan lebih banyak breakout daripada mencegahnya.
Laman Altitude Dermatology mengatakan, mencuci wajah tiga kali sehari mungkin tampak seperti dedikasi, tetapi sebenarnya dapat merusak kulit. Over-cleansing menghilangkan skin barrier alami, menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak sebum untuk penggantinya.
Beauties, cukup cuci wajah hanya dua kali sehari, pagi dan malam. Jika berolahraga, cuci dengan air dingin di pagi hari, lalu gunakan cleanser setelah workout.
2. Eksfoliasi Berlebihan
Ilustrasi eksfoliasi/Foto : pexels.com/Monstera
Wajah perlu diperlakukan dengan sangat halus. Eksfoliasi terlalu sering, terutama dengan microbeads, dapat menyebabkan microtears dan iritasi kulit.
Eksfoliasi berlebihan memiliki efek yang sama dengan menggosok terlalu keras. Merusak lapisan luar kulit dapat menyebabkan iritasi, pengelupasan, kemerahan, dan kekeringan yang memicu reaksi berlebihan karena tubuh memproduksi minyak untuk menyeimbangkan kulit.
Batasi produk eksfoliasi dan gunakan obat jerawat hanya sesuai petunjuk. Jika kulit menjadi terlalu kering, gunakan pelembap yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak dan rawan jerawat. Eksfoliasi cukup 1-2 kali seminggu saja.
3. Mengganti Produk Acne Treatment Terlalu Sering
Ilustrasi jerawat/Foto: freepik.com
Mengutip American Academy of Dermatology, mencoba produk perawatan jerawat baru setiap minggu dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan breakout. Produk acne membutuhkan waktu 6-8 minggu untuk menunjukkan perbaikan, dan pembersihan total umumnya memakan waktu 3-4 bulan.
High Valley Dermatology mengatakan, mengganti obat jerawat terlalu sering dapat lebih berbahaya daripada manfaatnya. Terus-menerus memperkenalkan produk baru dapat mengganggu keseimbangan alami kulit dan meningkatkan iritasi, yang menyebabkan lebih banyak jerawat.
Karena itu, berikan produk waktu untuk bekerja minimal 6-8 minggu sebelum mengevaluasi keefektifannya. Bersabarlah dan konsisten dengan produk yang kamu pilih.
4. Menggunakan Produk Comedogenic
Ilustrasi jerawat/Foto: freepik.com/wayhomestudio
Beberapa bahan alami namun comedogenic yang harus dihindari karena dapat menyumbat pori-pori adalah coconut oil, jojoba oil, dan cocoa butter. Sederet bahan tersebut tidak menembus kulit dan hanya duduk di permukaan, menjebak debris pada kulit.
Menurut Sakhiya Skin Clinic, jika memiliki jerawat, menggunakan produk berbasis minyak dapat menyumbat pori-pori lebih banyak dari sebelumnya. Tidak hanya harus memikirkan bahan dalam cleanser, moisturizer, sunscreen, dan serum, tetapi juga harus mempertimbangkan apa yang ada dalam makeup.
Sebagai solusi terbaik, pilih produk non-comedogenic dan berbasis air. Hindari minyak berlebihan dan produk yang mengandung coconut oil atau cocoa butter pada kulit wajah yang rawan jerawat.
5. Tidak Membersihkan Makeup Sebelum Tidur
Ilustrasi makeup/Foto: Freepik.com/lookstudio
Melansir dari Bed Threads, Dr. Davin Lim, dermatologist, mengatakan bahwa kebiasaan paling penting yang harus diikuti adalah membersihkan makeup sebelum tidur dan membersihkan wajah secara menyeluruh sebelum tidur.
Ketika kita tidak sepenuhnya mencuci sisa produk makeup, itu menempel pada sarung bantal kita dan bersentuhan dengan kulit kita. Sisa makeup yang menempel sepanjang malam dapat menyumbat pori-pori dan menciptakan lingkungan yang ideal untuk bakteri penyebab jerawat.
Beauties, selelah apa pun, selalu bersihkan makeup sebelum tidur. Jika terlalu lelah, setidaknya gunakan facial wipe non-comedogenic, meskipun double cleansing tetap menjadi pilihan terbaik.
6. Jarang Mencuci Sarung Bantal
Ilustrasi sarung bantal/Foto: Freepik.com/jcomp
Material sarung bantal sangat penting karena dapat berdampak pada kulit dengan beberapa mekanisme. Pertama, penumpukan kotoran dan bakteri dapat menyebabkan jerawat dengan menyumbat pori-pori. Kedua, iritasi kulit dapat terjadi dengan beberapa jenis kain, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sensitivitas kulit, kemerahan dan peradangan.
Mengutip Aulit Fine Linens, Dr. David E. Bank, dermatologist berbasis di New York, mengungkapkan bahaya sarung bantal kotor.
“Ketika sarung bantal tidak dicuci atau diganti secara teratur, penumpukan kotoran dan minyak dari lingkungan serta kulit dan rambut yang menyentuh bantal ditransfer kembali ke kulit. Ini dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan bintik-bintik,” ujarnya.
Sarung bantal yang terbuat dari katun atau bahan berpori lainnya menahan kelembapan, minyak, produk, kotoran, bakteri atau alergen. Sarung bantal ini dapat mengiritasi kulit rawan jerawat dan memperburuk jerawat ketika tidak dicuci secara teratur.
Cuci sarung bantal minimal seminggu sekali ya, Beauties! Jika kulit sangat rawan jerawat, ganti sarung bantal setiap 2-3 hari. Lalu, pertimbangkan menggunakan sarung bantal sutra atau satin yang lebih lembut dan mengurangi gesekan pada kulit.
7. Menyentuh Wajah Terlalu Sering
Ilustrasi menyentuh wajah/Foto: freepik.com/shevchukandrey
Menyentuh atau menggosok kulit terlalu banyak dan terus-menerus mencoba produk perawatan kulit baru dapat memperburuk jerawat. Tangan kita membawa berbagai bakteri dan kotoran yang dapat dengan mudah ditransfer ke wajah.
Menyentuh wajah sepanjang hari dapat menyebabkan jerawat bertambah parah. Meskipun ingin untuk memencet atau memeras jerawat, melakukan hal itu akan membuat jerawat memakan waktu lebih lama untuk sembuh dan meningkatkan risiko jaringan parut dan bintik hitam.
Beauties, kebiasaan-kebiasaan di atas mungkin tampak sepele, tapi dampaknya bisa sangat signifikan pada kondisi kulitmu. Bagaimana, dari daftar di atas, ada yang sering kamu lakukan?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!