5 Cara Menghilangkan Chicken Skin pada Ketiak yang Efektif
Kulit mulus dan bebas benjolan kecil adalah impian banyak perempuan. Namun, kondisi yang dikenal sebagai chicken skin atau keratosis pilaris kerap menjadi penghambat rasa percaya diri, terutama saat ingin mengenakan pakaian tanpa lengan.
Kondisi ini sebenarnya sangat umum dan tidak berbahaya. Melansir dari laman Healthline, keratosis pilaris terjadi akibat penumpukan keratin yang menyumbat folikel rambut, sehingga menciptakan benjolan kecil berwarna kemerahan atau keputihan di permukaan kulit. Simak penjelasan cara mengatasinya berikut ini, Beauties!
1. Mandi dengan Air Hangat, Bukan Air Panas
Suhu air mandi ternyata berpengaruh besar pada kondisi chicken skin. Melansir dari laman All Things Beauty, mandi menggunakan air hangat dapat membantu membuka pori-pori dan mendukung proses pengelupasan sel kulit mati secara alami.
Sebaliknya, air panas justru dapat membuat kulit semakin kering dan memperparah kondisi keratosis pilaris. Oleh karena itu, pastikan kamu menjaga suhu air tetap nyaman, yakni hangat, nggak terlalu panas.
Kebiasaan sederhana ini bisa menjadi langkah awal yang efektif sebelum kamu melanjutkan rutinitas perawatan kulit lainnya, Beauties.
2. Eksfoliasi dengan Produk Acid
Melakukan eksfoliasi dengan produk berbahan acid. Misalnya lactic acid./ Foto: Pexels.com/Fernando Serrano
Eksfoliasi kimia adalah salah satu pendekatan paling direkomendasikan untuk mengatasi chicken skin. Dr. Stephanie McNamara, dermatologi di Riverchase Dermatology, menjelaskan bahwa menggunakan produk eksfoliasi berbahan asam—seperti lactic acid, salicylic acid, atau glycolic acid—dapat membantu mengangkat sel kulit mati penyebab sumbatan.
Namun perlu diperhatikan, Dr. McNamara juga menegaskan bahwa penggunaan alat eksfoliasi fisik seperti loofah atau sikat sebaiknya dihindari karena dapat mengiritasi kulit. Cukup andalkan formula kimiawi yang bekerja lebih lembut dan terarah.
Pilih produk eksfoliasi yang sesuai dengan tingkat sensitivitas kulitmu dan gunakan secara rutin agar hasilnya terlihat lebih optimal, Beauties.
3. Rutin Menggunakan Pelembap
Kelembapan kulit adalah kunci utama dalam mengelola keratosis pilaris. Kulit yang kering cenderung memperburuk kondisi chicken skin, sehingga penggunaan pelembap setelah mandi atau setelah eksfoliasi sangat penting dilakukan.
Dr. McNamara menyarankan untuk menggunakan krim pelembap yang dapat mengunci kelembapan kulit sepanjang hari. Langkah ini juga membantu mencegah rasa gatal yang kadang menyertai kondisi keratosis pilaris.
Oleh karena itu, jangan lewatkan langkah pelembap dalam rutinitas harianmu. Sebab, ini adalah salah satu cara paling sederhana namun paling konsisten memberikan hasil, Beauties.
4. Hindari Pakaian Ketat yang Bergesekan dengan Kulit
Memakai pakaian yang longgar untuk mencegah pergesekan dengan kulit/ Foto: Pexels.com/Artem Podrez
Gesekan antara kulit dan pakaian ternyata bisa memperburuk kondisi chicken skin. Pakaian yang terlalu ketat dapat mengiritasi area kulit yang sudah mengalami keratosis pilaris, bahkan berpotensi menyebabkan peradangan jika dibiarkan terus-menerus.
Memilih pakaian berbahan lembut dan longgar dapat membantu mengurangi gesekan yang tidak perlu. Hal ini terutama penting di area yang rentan seperti lengan atas, paha, dan ketiak.
Perubahan kecil dalam pilihan pakaian sehari-hari ini bisa memberikan perbedaan yang cukup signifikan pada kondisi kulitmu dari waktu ke waktu.
5. Konsultasikan ke Dokter Kulit jika Diperlukan
Bila perawatan mandiri nggak memberikan hasil yang memuaskan, berkonsultasi dengan dokter kulit adalah langkah yang tepat. Dokter kulit dapat meresepkan produk topikal yang lebih kuat, atau bahkan merekomendasikan perawatan laser untuk kasus chicken skin yang lebih parah.
Penting untuk diingat bahwa proses mengatasi keratosis pilaris membutuhkan waktu dan konsistensi. Oleh karena itu, kesabaran dalam menjalani rutinitas perawatan adalah hal yang sama pentingnya dengan produk yang kamu gunakan.
Dokter kulit juga dapat memastikan bahwa benjolan yang kamu alami memang keratosis pilaris, bukan kondisi kulit lain yang memerlukan penanganan berbeda, Beauties.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!