Kamu yang telah menghabiskan banyak waktu dan uang untuk hair coloring tentunya tak ingin jika warnanya cepat memudar, kan? Untuk itulah, hindari kebiasaan berikut agar tak merusak warna rambutmu dan hasil hair coloring-mu tak menjadi sia-sia. 

Hindari 9 Kesalahan Berikut Agar Hasil Hair Coloring-mu Tak Sia-Sia
source: https://peaceloveandmeningiomas.files.wordpress.com

1. Memakai Shampoo Setelah Hair Coloring

Sehari atau dua hari setelah pewarnaan rambut merupakan waktu yang sangat dilarang untuk keramas. Sebab, kutikula rambut masih terbuka dan mencuci rambut dengan shampoo akan membersihkan pigmen warna yang belum terserap sempurna. Rambut membutuhkan waktu 3 hari agar kutikula rambut benar-benar tertutup dan mengunci molekul pewarna rambut. Hal inilah yang membuat warna rambut lebih long lasting.

baca juga

2. Keramas Terlalu Sering

Musuh utama rambut yang telah diwarnai adalah air. Asal kamu tahu, bahan kimia dalam pewarna rambut akan membuat rambutmu lebih rentan terhadap efek air. Tapi, bukan berarti kamu tidak boleh keramas sama sekali. Nah, untuk sekedar menghilangkan lepek rambutmu, gunakan saja dry shampooo sampai waktu keramas tiba.

3. Menggunakan Air Panas untuk Keramas

Jika kamu lebih suka keramas dengan air panas, lebih baik hentikan kebiasaan tersebut untuk sementara waktu. Air panas dapat mengangkat lapisan kutikula luar rambut dan dapat mengikis pigmen pewarna rambut sehingga warna rambutmu cepat memudar. Semakin panas airnya, semakin cepat warnanya akan hilang.

baca juga

4. Tak Pakai Kondisioner Khusus Rambut Berwarna

Rambut yang telah dicat pasti rawan kering dan rapuh, sehingga kamu membutuhkan kondisioner yang diformulasikan khusus. Nah, pentingnya kondisioner tersebut adalah membuat lapisan yang akan melindungi pewarna rambutmu luntur lebih cepat. Jika kamu ingin perlindungan ekstra, cobalah gunakan leave-in conditioner sehabis keramas.

5. Terlalu Keras Menggosok Rambut dengan Handuk 

Menggosok rambut terlalu keras membuat warna rambut kamu cepat memudar dan membuatnya terlihat semakin kering. Seharusnya, keringkan rambutmu dengan cara menekannya agar air terserap pada handuk. Lalu, biarkan rambutmu mengering dengan sendirinya. 

6. Sering Menggunakan Catokan dan Blow Dry

Rambut yang telah diwarnai juga akan rentan terhadap kontak panas. Akibatnya, warna rambutmu menjadi jelek dan terdapat bekas seperti gosong. Sebelum catokan atau nge-blow, ada baiknya menggunakan heat protectant hairspray untuk melindungi warna rambutmu agar tak ada bekas gosong yang bakal mengganggu penampilanmu.

7. Melupakan Pentingnya Kilau Rambut Berwarna

Tak ada artinya mencapai hair goals kalau warna rambut kamu justru terlihat kusam. Yes, kehilangan kilau rambut merupakan masalah besar! Itu karena lapisan kutikula rambutmu yang rusak sehabis pewarnaan. Untuk memperbaiki dan mengembalikan kilau rambutmu, gunakan hair repair treatment seperti hair mask, serum, atau gloss.

8. Terpapar Sinar Matahari Langsung

Ketika terpapar matahari, warna rambut akan terlihat makin vibrant. Namun bukan berarti terus-terusan dijemur di bawah sinar matahari, ya. Sebab, teriknya sinar matahari akan merubah warna rambut yang sesungguhnya. Pakai topi untuk melindungi warna rambut memudar maupun bertambah terang warnanya.

9. Pengecatan Ulang yang Tidak Merata

Ketika kamu ingin melakukan re-touch, jangan biarkan kerja pewarna rambut sebatas didiamkan begitu saja. Justru yang akan terjadi adalah warna rambutmu jadi belang! Makanya, usahakan agar seluruh pewarna rambut meresap secara keseluruhan dan warnanya merata ke seluruh bagian rambut.

Setelah selesai mengaplikasikan pewarna rambut dan mendiamkan beberapa waktu, beri sedikit air agar seluruh pasta pewarna rambut tersebar secara merata. Kemudian, pijat ringan agar warna terdorong ke dalam batang rambut.