Selama ini, ada banyak cara atau metode yang kita ketahui untuk mengaplikasikan skincare pada kulit wajah kita. Namun, kita tidak pernah benar-benar tahu cara atau metode seperti apa yang sebenarnya paling efektif agar skincare yang kita gunakan bisa bekerja dengan maksimal pada kulit wajah kita. 

Sebagian orang mengatakan bahwa metode pemijatan wajah merupakan cara yang paling baik untuk mengaplikasikan skincare karena hal tersebut dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di area sekitar wajah. Namun, sebagian orang juga mengatakan bahwa dengan menepuk-nepukkan skincare pada wajah merupakan metode yang lebih efektif untuk membantu skincare meresap lebih baik ke dalam lapisan kulit wajah kita.

So, which one is better? Here are what the experts say about the method of applying skincare.

 

Dermatologist: "Memijat Kulit Wajah Tidak Boleh Sembarangan!"


 

Dermatologist: "Memijat Kulit Wajah Tidak Boleh Sembarangan!"
source: http://www.instyle.com/beauty/facial-massage-better-skin
baca juga

Dr. Rachel Nazarian, seorang dermatologist profesional dari Schweifer Dermatology Group mengungkapkan bahwa pemijatan pada kulit wajah secara berlebihan dapat membawa dampak yang buruk untuk kulit. Dampaknya itu beragam mulai dari iritasi, jerawat, hingga keriput pada wajah lho! 
 

"Your skin is an incredibly delicate organ, and the way you treat it can either induce damage or maintain it, Vigorous rubbing cause an inflammatory response underneath, which not only aggravates conditions like rosacea and cystic acne, but may also cause premature aging of the skin. Repeated rubbing also pushes skin into folds, which over time leaves etched-in wrinkles and lines on the face, similar to ones caused by repeated facial expressions."
source: http://www.marieclaire.com/beauty/news/a23093/rubbing-vs-pressing-skincare-method/


Namun, bukan berarti pemijatan pada wajah itu selamanya buruk. Hanya saja, cara memijat wajah itu berbeda dengan cara memijat tubuh kita. Dr. Rachel Nazarian menjelaskan bahwa metode memijat wajah yang paling benar adalah dengan melakukan gerakan memutar. Selain itu, ketika kita melakukan gerakan memutar pada wajah, kita dilarang untuk memberikan full power. Cukup berikan gentle pressure ketika memijat wajah untuk membantu produk skin care meresap ke dalam lapisan kulit sekaligus mendorong toksin untuk keluar dari kulit. 

Hal penting lainnya dalam melakukan pemijatan pada area wajah adalah bahwa tidak semua area wajah bisa menerima cara pemijatan yang sama. Seperti misalnya daerah pipi dan dahi bisa di-treat dengan circular motion sementara area wajah yang terdiri dari kulit paling halus dan tipis, seperti area mata, tidak boleh dipijat sama sekali. Pemijatan pada area kulit yang tipis dapat menyebabkan kulit pada area tersebut menjadi hitam dan bengkak. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor dark circle pada area di bawah mata. Untuk itu, untuk mengaplikasikan skincare pada area kulit di bawah mata cukup dengan menepuk-nepukkannya saja dengan lembut and no pressure.


 

Aesthetician: "Memijat atau Menepuk itu Tergantung Jenis Kulitmu"


 

Aesthetician: "Memijat atau Menepuk itu Tergantung Jenis Kulitmu"
source: http://nuybeauty.blogspot.co.id/2015/02/korean-skincare-and-cleansing-ultimate.html
baca juga
Seakan setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Dr. Rachel Nazarian, Renée Rouleau, seorang Aesthetician profesional yang juga sekaligus merupakan pendiri dari Renee Rouleau Skincare Collection mengatakan bahwa pemijatan kulit wajah yang dilakukan secara agresif hanya akan menghasilkan premature aging, dan bukan melancarkan peredaran darah. 
 
"We certainly know that gravity and facial expressions are two of the main causes of skin aging, you don't want to rub really firmly or aggressively, but a light pressure is always good to increase blood circulation, which is beneficial for the skin cells and will not be similar to tugging"
source: http://www.marieclaire.com/beauty/news/a23093/rubbing-vs-pressing-skincare-method/


Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa jenis kulit wajah juga memiliki andil dalam menentukan metode yang paling baik dan efektif. Seperti misalnya, jenis kulit wajah yang kusam dan lelah akan lebih membutuhkan metode pijat untuk bisa mendapatkan kulit yang lebih bersinar dan kencang. Di sisi lain, untuk jenis kulit yang sensitif lebih baik menggunakan cara ditepuk-tepukkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari melukai kulit wajah yang sensitif.