Prosesi menikah butuh banyak banget persiapan. Nggak hanya persiapan financial, tapi kamu juga perlu banget buat siap secara mental. Jangan sampai pernikahan yang berjalan long lasting ini jadi berjalan tak mulus hanya karena masalah sepele seperti pembelaan ego terhadap masing-masing pasangan. Penuhi dulu kesiapan psikologis berikut ini sebelum memutuskan buat menikah:


 

1. Sudah Berdamai dengan Masa Lalu


Jangan sekali-kali menikah bila kamu belum bisa berdamai dengan diri kamu sendiri. Jangan pula membuat pernikahan sebagai tempat pelarian dari masalah yang terjadi di masa lalu. Usahakan untuk berdamai dengan segala masalah yang telah terjadi di masa lalu ya! Barulah setelah itu kamu sudah dianggap siap buat menikah.

1. Sudah Berdamai dengan Masa Lalu


 

baca juga

2. Bisa Menciptakan Kebahagiaan Untuk Diri Sendiri


Kamu dianggap siap menikah saat sudah mampu menciptakan kebahagiaan buat diri sendiri. Bahagiakan dirimu dan jangan lagi terkungkung dalam kesedihan! Usahakan buat selalu bahagia. Ketika kamu sudah bahagia dengan dirimu, kamu sudah mulai bisa membahagiakan orang lain.

2. Bisa Menciptakan Kebahagiaan Untuk Diri Sendiri


 

3. Memahami Prioritas


Tanda seorang wanita sudah siap menikah adalah bisa memahami skala prioritas. Kehidupan pernikahan memang bukan lagi tentang diri sendiri melainkan tentang orang lain pula. Memprioritaskan kepentingan bersama merupakan tanda kamu sudah dewasa dan siap buat menikah.

3. Memahami Prioritas


 

baca juga

4. Sudah Bisa Mengalahkan Ego Demi Kebaikan Bersama


Terkadang, nggak semua ego harus mendapatkan tempatnya. Ketika kamu sudah bisa berkompromi untuk mengalahkan egomu, resiko konflik di pernikahan bakal lebih bisa diminimalisir. Ketika ciri ini sudah ada pada dirimu, artinya kamu sudah punya bekal psikologis yang berharga buat pernikahan. 

4. Sudah Bisa Mengalahkan Ego Demi Kebaikan Bersama


 

5. Tidak Melulu Melibatkan Perasaan Dalam Pengambilan Keputusan


Saat menjalani kehidupan pernikahan, akan ada banyak banget keputusan yang membutuhkan banyak pertimbangan. Pada masa ini, kamu perlu buat menyingkirkan dulu perasaan dalam mengambil keputusan. Kamu harus memikirkan perasaan orang lain dibanding perasaan kamu sendiri. Sadarilah bahwa bumi tak berputar di kamu saja.

5. Tidak Melulu Melibatkan Perasaan Dalam Pengambilan Keputusan


 

5 tanda kesiapan psikologis diatas jadi salah satu hal yang perlu kamu persiapkan sebelum menikah. Penuhi 5 aspek di atas agar kehidupan pernikahan jadi lebih damai dan tentram untuk ke depannya. Ladies sudah persiapkan poin yang mana aja nih?