Meningkatnya kasus corona dan telah ditetapkan sebagai pandemi, membuat sejumlah orang melakukan berbagai cara demi mencegah dan melindungi diri dari virus COVID-19. Salah satunya, menjaga kebersihan pakaian.

Mengingat, virus ini bisa menempel di benda bermaterial kain, termasuk pakaian, serta mampu bertahan selama beberapa jam. Berikut ini cara mencuci pakaian agar terbebas dari virus corona seperti dikutip dari berbagai sumber.

Suhu Panas


Suhu Panas
source: https://wolipop.detik.com/

Sejumlah ahli kesehatan mengatakan mencuci pakaian seperti biasa tidak akan mampu membunuh virus corona. CEO Laundryheap, Deyan Dimitrov, mengatakan sebagian besar virus tidak akan bertahan dalam suhu lebih dari 60 derajat Celsius.  

Karena itu, semakin tinggi suhu pakaian, semakin besar kemungkinan membunuh virus COVID-19. Ia menyarankan menggunakan air panas guna membantu membunuh virus. Selain itu, mencuci barang-barang yang yang semula jarang dicuci, seperti handuk, selimut, juga syal, untuk lebih sering dicuci. 

baca juga

Masukan Mesin Pengering


Masukan Mesin Pengering
source: https://wolipop.detik.com/

Dimitrov menyatakan panas ekstrem dan suhu beku dapat menghentikan perkembangbiakan bakteri. Untuk itu, setelah mencuci, masukan pakaian ke dalam mesin pengering sekitar 20 menit guna menambah suhu panas serta membunuh kuman.

Bersihkan Mesin Cuci


Bersihkan Mesin Cuci
source: https://news.detik.com/

Mesin cuci menjadi alat dan wadah yang membantu membersihkan pakaian. Maka, mesin cuci juga harus dibersihkan dan didesinfektan. Apalagi, di mesin cuci banyak terdapat kotoran dan debu sehingga perlu dibersihkan. 

Dimitrov membagikan tips membersihkan mesin cuci dengan menuangkan cuka putih, lalu gosok dan bilas. Selain itu, kamu dapat mencuci mesin dengan panas 60 derajat Celcius. "Cobalah ini setiap bulan demi menghindari tumpukan sabun, jamur, dan bakteri," katanya dikutip dalam The Sun.

baca juga

Pakai Deterjen Pemutih dan Cuka


Pakai Deterjen Pemutih dan Cuka
source: https://health.detik.com/

Ketua dan Profesor The Clinical Laboratory Science Program di Texas State University, Rodney E. Rohde, mengatakan, selain mencuci pakaian menggunakan air hangat, perhatikan juga deterjen yang digunakan. "Saya sarankan mencuci pakaian dengan deterjen yang mengandung senyawa pemutih. Virus tidak akan hidup di dalam rendaman air dan deterjen," ucap Rodney kepada HuffPost.

Begitu pun Dimitrov menyarankan memakai deterjen secukupnya, lalu menambahkan cuka putih pada pakaian yang lembut serta menambahkan setengah cangkir cuka ke dalam mesin cuci saat pembilasan. 

Pisahkan Pakaian


Pisahkan Pakaian
source: https://health.detik.com/

Pastikan pula untuk mencuci pakaian anggota keluarga yang sedang sakit secara terpisah. Cara ini efektif demi menghindari pakaian mereka yang sehat terpapar virus-virus lainnya, seperti flu atau e.coli. Selain itu, cuci pakaian secara rutin agar tidak membuat kuman dan virus bertambah.

Ganti pakaian setelah bepergian keluar atau sehabis berada dalam kerumunan besar. Simpan pakaian-pakaian kotor yang habis dikenakan saat berada dalam kerumunan secara terpisah dengan pakain kotor lainnya. 


Baca Juga: Cuci Tanganmu Segera Setelah Memegang 5 Hal Ini