Setiap orang umumnya menginginkan pernikahan harmonis dan sekali seumur hidup. Lantaran sekali itu, tak jarang banyak calon mempelai yang menyiapkan pesta pernikahan dengan sempurna. Bahkan, ada pula yang rela mengeluarkan biaya besar demi sebuah pesta pernikahan yang mewah dan meriah. 

Sayangnya, pesta yang mewah tak menjamin pernikahan bakal langgeng dan awet. Seperti penelitian yang dilakukan Emory University. Penelitian yang dipimpin dua profesor ekonomi dari Emory University, Andrew Francis dan Hugo Mialon, itu mencari tahu hubungan antara biaya pernikahan dan lamanya waktu pernikahan.

Benarkah Pernikahan Mewah Rentan Risiko Bercerai?
source: https://unsplash.com/@oceanswide

Dilansir dalam laman Shape.com, peneliti meneliti 3.000 orang dewasa di Amerika Serikat yang pernah menikah selama lebih dari 13 tahun. Mereka menemukan pasangan yang menghabiskan biaya pernikahan lebih dari US$20 ribu atau setara Rp280 juta berisiko lebih besar bercerai daripada mereka yang menghabiskan biaya antara US$5.000 (Rp70 juta) dan US$10 ribu (Rp98 juta).

Sementara itu, pasangan yang menghabiskan biaya kurang dari US$1.000 atau sekitar Rp14 Juta untuk pernikahan cenderung memiliki pernikahan yang lebih tahan lama atau langgeng.

baca juga
Benarkah Pernikahan Mewah Rentan Risiko Bercerai?
source: https://unsplash.com/@drewcoffman

Menurut para peneliti, penyebab perceraian itu tak lain karena biaya pernikahan. Mereka beralasan biaya pernikahan yang tinggi membuat usia pernikahan menjadi tidak tahan lama. Banyak pasangan yang menginginkan pesta pernikahan yang mewah, tapi tak diimbangi dengan kemampuan biaya yang dimiliki. Akibatnya, memutuskan berutang. 

Para peneliti mengatakan permasalahan utang ini menyebabkan pasangan memutuskan bercerai. Ditambah lagi, penelitian sebelumnya juga menunjukkan hubungan antara stres ekonomi dan pembubaran perkawinan. 

Benarkah Pernikahan Mewah Rentan Risiko Bercerai?
source: https://unsplash.com/@everythingcaptured

Pasangan menjadi terlilit masalah utang usai menggelar pesta pernikahan mewah. Akibatnya, mereka kerap berdebat mengenai finansial yang memicu keretakan hubungan. 

"Jika pengeluaran pernikahan memiliki kaitan dengan stres utang, ada kemungkinan bahwa pengeluaran pernikahan meningkatkan kemungkinan pembubaran perkawinan," kata peneliti. 

baca juga
Benarkah Pernikahan Mewah Rentan Risiko Bercerai?
source: https://unsplash.com/@mmm_mark

Karena itu, para peneliti menyarankan agar calon mempelai menggelar pesta pernikahan yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Berita baik lainnya, para peneliti menemukan ada beberapa hal yang dapat mengurangi risiko perceraian, seperti menghadiri acara keagamaan secara teratur, memiliki anak, mengundang lebih banyak tamu dalam pernikahan, serta menghabiskan waktu berbulan madu bersama.