Talenan

Image Source: https://id.pinterest.com/

Benda dapur pertama yang menjadi bahaya adalah talenan. Sebaiknya talenan harus sering dibersihkan agar tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri. Kontaminasi silang bisa terjadi pada saat menggunakan talenan untuk memotong makanan basah seperti daging dan makanan kering seperti sayuran dan bawang-bawangan.

Lebih parahnya, talenan yang sudah mulai terkikis juga akan memicu perkembangan bakteri, Ladies. Disarankan untuk menggunakan dua talenan atau dua sisi talenan yang berbeda untuk untuk memisahkan bagian saat memotong makanan kering dan makanan basah. Ini berfungsi mengurangi risiko kontaminasi. 

Panci dan Teflon Penggorengan

Image Source: https://id.pinterest.com/

Panci dan teflon merupakan benda dapur yang paling sering digunakan untuk memasak. Keduanya juga termasuk jenis yang berbahaya. Saat dipanaskan dengan suhu tinggi, lapisan panci atau teflon akan mudah mengeluarkan gas beracun. Dalam penggunaan jangka panjang, lapisan telfon yang tergores membuat zat-zat kimia yang terkandung seperti perfluorooctanoic acid (PFOA) bisa tercampur makanan. Jika dikonsumsi terus-menerus, ini dapat menyebabkan penyakit kanker. 

baca juga

Aluminium Foil

Image Source: https://id.pinterest.com/

Aluminium foil adalah benda masak yang berupa lembaran berbahan dasar logam dan multifungsi. Biasanya aluminium foil digunakan sebagai konduktor yang efektif ketika memanggang makanan dan mencegah gosong. Benda ini juga berfungsi menjaga makanan agar tetap hangat dan menjadi wadah darurat untuk makanan.

Tapi perlu berhati-hati saat menggunakan aluminium foil ini. Jika digunakan terus-menerus bisa menyebabkan penyakit alzheimer dan neurodegeneratif lainnya. Elemen logam pada aluminium foil mudah larut ke dalam makanan saat proses memasak. Terlebih saat memasak makanan pedas, asam yang dipanaskan dengan suhu tinggi sangat tidak baik untuk kesehatan.

Plastik dan Wadah Makanan Berbahan Plastik

Image Source: https://id.pinterest.com/

Menggunakan plastik atau wadah berbahan dasar plastik memang sangat praktis. Selain dapat membuat makanan tetap awet, makanan juga tidak mudah tumpah. Namun penggunaan plastik secara berlebihan sangat tidak baik untuk kesehatan.

Terutama pada makanan panas, plastik dapat mengeluarkan zat vinyl chloride, polvyvinyl chloride dan Bisphenol A. Berdasarkan hasil penelitian, zat-zat tersebut dapat menyebabkan penyakit pada organ tubuh, memicu kanker, perlambatan hormon dan gangguan janin. 

baca juga

Peralatan Masak dari Bahan Tembaga

Image Source: https://id.pinterest.com/

Jika diperhatikan, hampir semua peralatan memasak di dapur terbuat dari bahan dasar tembaga. Ini berguna agar peralatan masak tampak menarik. Tapi, di balik warna orange dan keemasannya yang cantik, peralatan masak ini tergolong benda yang berbahaya karena benda dapur yang terbuat dari bahan tembaga jika digunakan secara terus-menerus dapat menyebabkan makanan terkontaminasi oleh logam.

Terutama jika digunakan pada masakkan asam, dalam jangka panjang dapat berisiko keracunan logam. Sebaiknya selalu perhatikan benda-benda yang akan digunakan untuk menyajikan makanan. Cuci bersih peralatan dapur baik sebelum maupun sesudah digunakan untuk memasak. Ini bertujuan supaya kesehatan tetap terjaga dan terhindar dari penyakit berbahaya.