Bersih-bersih Rumah

Bersih-bersih Rumah

Pada saat menjelang Imlek tentunya hal yang dilakukan adalah bersih-bersih rumah. Enggak hanya klenteng, rumah juga wajib dibersihkan dong. Bersih-bersih rumah ini dilakukan sebelum hari perayaan Imlek yang dipercaya sebagai lambang untuk membersihkan kesialan.

Namun, pada saat Imlek tiba dan beberapa hari setelahnya, disarankan untuk tidak bersih-bersih rumah misalnya tidak diperkenankan untuk menyapu rumah, hal ini dianggap karena dapat mengusir keberuntungan dan rezeki yang didapat pada saat Imlek.
 

Memasang Lampion Berwarna Merah

Memasang Lampion Berwarna Merah

Masyarakat Tionghoa percaya, warna merah dilambangkan sebagai warna perayaan suka cita, pemberi kegembiraan dan penghantar kebahagiaan. Kamu pun pasti sering melihat jelang perayaan Imlek banyak masyarakat yang memasang lampion di tiap sudut rumah, nggak hanya itu banyak kota-kota besar yang menghormati serta memeriahkan  perayaan agama tersebut dengan memasang hiasan lampion berwarna merah di sepanjang jalan.

Mereka juga percaya, jika memasang lampion berwarna merah dapat memberikan keuntungan dan mendatangkan rezeki yang berlimpah.
 

baca juga

Bagi-bagi Angpao

Bagi-bagi Angpao

Pada saat hari raya Imlek, salah satu yang paling ditunggu-tunggu pastinya adalah bagi-bagi angpao. Wah, bisa tambah-tambah uang jajan nih! Bagi masyarakat Tionghoa, tradisi bagi-bagi angpao ini dilakukan oleh orang-orang yang sudah menikah kepada mereka yang belum menikah, jadi selama kamu belum menikah kamu masih bisa mendapatkan angpao.
 

Menyalakan Kembang Api atau Petasan

Menyalakan Kembang Api atau Petasan

Sama halnya seperti perayaan hari besar lainnya, untuk memeriahkan suasana hari besar tersebut biasanya orang-orang menyalakan kembang api sebagai wujud suka cita. Bagi masyarakat Tionghoa menyalakan kembang api ini memiliki makna filosofi tersendiri yakni untuk mengusir roh jahat bernama Nian. Selain itu kembang api dan petasan juga memiliki makna sebagai lambang hujan rezeki yang berlimpah.
 

baca juga

Pertunjukkan Barongsai atau Liong

Pertunjukkan Barongsai atau Liong

Perayaan tahun baru Imlek juga dihadirkan dengan pertunjukkan barongsai atau liong. Kostum kesenian Tionghoa yang berbentuk menyerupai singa bersisik ini umumnya dimainkan oleh dua orang dengan pertunjukkan yang menakjubkan dan dimainkan oleh para ahli. Barongsai dipercaya sebagai simbol untuk mengusir roh-roh jahat serta sebagai simbol kebahagiaan bagi masyarakat Tionghoa.  
 

Menyediakan Hidangan Khusus Imlek

Menyediakan Hidangan Khusus Imlek

Pada saat Imlek masyarakat Tionghoa juga memiliki hidangan makanan khusus yang memiliki simbol kebaikan tersendiri, misalnya siu mie sebagai simbol panjang umur, kue keranjang sebagai simbol kemakmuran dan kebaikan, kue lapis sebagai simbol datangnya rezeki yang berlapis-lapis, jeruk mandarin sebagai simbol keberuntungan dan masih banyak lagi.