Menikah kerap kali jadi impian banyak orang karena romantisasi yang dikaitkan di dalamnya. Padahal selain urusan cinta, sesungguhnya menikah itu ada sebuah kompleksitas. Membangun rumah tangga berdua bersama pasangan ini nggak semudah yang kamu bayangkan. Nah, kalau kamu baru aja jadi pengantin baru dan mengawali bahtera rumah tangga, coba simak deh beberapa tips yang harus kamu tahu di bawah ini! 
 


 

1. Bicarakan tanggung jawab masing-masing dalam rumah tangga dengan baik

1. Bicarakan tanggung jawab masing-masing dalam rumah tangga dengan baik

Saat berumah tangga, aturan yang biasanya selalu berlaku soal peran masing-masing sudah ada sejak lama. Biasanya, pihak istri akan mengambil peran mengurus rumah seperti memasak, membersihkan rumah, dan lainnya. Sedangkan suami akan mencari nafkah.
 
Namun seiring perkembangan zaman, hal ini nggak selalu jadi pakem, kok. Kesepakatan soal peran ini bergantung pada kamu dan pasangan. Maka dari itu permasalahan ini harus kalian bahas dan tegaskan sedari awal.
 
Nah, satu hal yang perlu diingat, pengerjaan tanggung jawab ini harus dilandasi saling peduli. Jika pasanganmu sedang nggak bisa mengurus bagiannya karena sakit atau sibuk, kamu bisa membantunya dan sebaliknya. Rumah tangga yang dilandasi saling cinta pastinya nggak boleh saling perhitungan, termasuk dalam hal ini. 
 

baca juga

2. Cari tahu kebiasaan pasangan dan saling pengertian

2. Cari tahu kebiasaan pasangan dan saling pengertian

Menikah itu merupakan perkara yang kompleks, lho. Salah satunya karena dua pribadi dengan kehidupan dan kebiasaan berbeda harus hidup bersama dan saling memberi tenggang rasa serta pengertian satu sama lain. 
 
Nah, kamu akan hidup bersama pasanganmu selamanya, maka dari itu penting untuk menyesuaikan dengan kebiasaannya yang nggak kamu tahu. Bisa aja beberapa kebiasaan bakal bikin kamu syok, misalnya ia sering ngorok dan lainnya. 
 
Tentunya yang harus kamu dan pasangan pahami, setiap pribadi itu berbeda. Kamu pun dia nggak akan bisa mengubah kebiasaan ini secara instan. Daripada kamu ilfeel atau mengomeli pasangan karena kebiasaannya yang bikin jengkel, ada baiknya kamu lebih dulu membuka hati. Setelah itu beri ruang untuk dirimu menerima kebiasaan pasangan karena bagaimana pun kamu akan selalu bersamanya. 
 

3. Atur keuangan pasca menikah dengan baik dan adil

3. Atur keuangan pasca menikah dengan baik dan adil

Keuangan jadi isu yang krusial dalam rumah tangga, Ladies. Jika sebelum menikah kalian menikmati gaji untuk keperluan diri sendiri, hal ini pastinya akan berubah 180 derajat saat menikah.

Mau nggak mau, gajimu dan gaji pasangan kini harus dibagi untuk membiayai kehidupan rumah tangga kalian sehari-hari. Maka dari itu penting banget untuk membicarakan hal ini secara terbuka satu sama lain. 
 
Kamu bisa membicarakan berapa gajimu dan apa saja kebutuhan bulananmu, begitu juga dengan pasangan. Jangan lupa untuk membicarakan soal kesepakatan, siapa yang nantinya akan membayar pengeluaran soal makan, rumah, listrik dan lain-lain. Diskusikan dengan baik di awal agar terhindar dari pertengkaran di masa depan, ya. 
 

baca juga

4. Mulai rencanakan soal tabungan dana pendidikan anak

4. Mulai rencanakan soal tabungan dana pendidikan anak

Jika kamu sudah selesai membahas soal keuangan rumah tangga, kali ini ada satu biaya yang juga harus kamu pikirkan secara matang. Yap, kamu dan pasangan harus sudah memikirkan biaya pendidikan anak sejak awal, nih. 
 
Satu hal yang harus kamu tahu, biaya pendidikan anak ini akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Bisa saja kamu harus merogoh kocek hingga ratusan juta ke depannya. Maka dari itu, biar nggak kelimpungan, kamu sudah harus mempersiapkannya dari awal pernikahan. 
 
Selain menabung, kamu bisa mengantisipasinya dengan mengeluarkan 15 hingga 20 persen dari total penghasilan per bulan dan menabungnya di reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. Alasannya, investasi jenis ini risikonya rendah namun keuntungannya bisa di atas 7 persen setahun. Reksadana ini akan membantu tabunganmu agar mencukupi biaya pendidikan anak.
 

5. Cari asuransi jiwa dengan nilai perlindungan besar

5. Cari asuransi jiwa dengan nilai perlindungan besar

Asuransi jiwa terdengar biasa saja sebelum kita menikah. Namun, setelah berumah tangga dan memiliki keluarga, asuransi jiwa dengan nilai perlindungan cukup besar jadi sebuah hal penting yang harus kamu pikirkan. 
 
Hal ini berlaku untuk pihak suami yang jadi pencari nafkah. Asuransi jiwa ini hukumnya wajib demi mengantisipasi berbagai kemungkinan. Kita tentunya nggak tahu pasti kapan dipanggil Yang Maha Kuasa. 
 
Setelah memiliki keluarga, tentunya kita memiliki tanggungan dan harus menghidupi mereka. Nah, kalau tiba-tiba kamu atau pasanganmu mendapatkan kecelakaan nggak terduga, keluarga terutama anak, bisa mendapat dana asuransi yang bisa digunakan buat melanjutkan hidup. Cari asuransi dengan nilai perlindungan besar, semakin besar nilainya semakin ringan juga beban keluarga. 

Nah, kalau kamu memang berniat menikah dalam waktu dekat, pahami dengan mendalam poin-poin di atas. Jangan lupa juga persiapkan mental serta fisik yang baik agar berjalan lancar ya!