Langsungkan Press Conference

Langsungkan Press Conference

Tepat pada hari Selasa (5/11) Yayasan Puteri Indonesia, mendukung penuh pagelaran ajang kecantikan Miss Supranational dengan melangsungkan press conference bertempat di Aula Sasono Wiwoho, Menteng, Jakarta. Melalui perwakilannya Jessica Fitriana Martasari, yang juga merupakan pemenang ketiga atau Runner Up II  Puteri Indonesia Pariwisata 2019 sekaligus juga perwakilan Indonesia yang akan berkompetisi mengharumkan nama bangsa bersama wanita-wanita cantik di seluruh dunia lewat ajang kecantikan Miss Supranational 2019 di Poland.
 

Langsungkan Press Conference

Pada press conference-nya, gadis berparas ayu ini meminta doa dan dukungan dari para pageants lovers untuk dapat mengulang kesuksesan para seniornya dan berhasil meraih mahkota pertama Miss Supranational 2019. Jejes, sapaan akrabnya, tampil mempesona sambil berlenggak-lenggok memperagakan gaun-gaun rancangan desainer ternama tanah air seperti long cocktail navy blue rancangan Aditya, pinkish vogue rancangan Tommy Pancamurti, evening gown karya Diana Couture, dan juga batik ceplok piring karya Anne Avantie untuk dikenakan pada saat karantina di Poland.
 

baca juga

The Precious Boru Ni Raja

The Precious Boru Ni Raja

Salah satu yang paling menarik lewat ajang kecantikan adalah dimana para peserta diwajibkan untuk mempresentasikan budaya masing-masing di panggung dunia lewat kostum nasional terbaik. Indonesia pun sering menyabet gelar Best National Costume lewat berbagai ajang male dan female beauty pageants. Enggak heran, kontestan dari Indonesia juga sering masuk dalam daftar negara populer kategori kostum nasional terbaik dan kreatif.
 

The Precious Boru Ni Raja

Sebelumnya lewat ajang ini, Indonesia berhasil meraih Best National Costume melalui Wilda Oktaviana Situngkir yang juga alumni Puteri Indonesia Pariwisata 2018 pada saat berkompetisi di Miss Supranational 2018 dengan membawakan national costume bertemakan Hudog. Tidak hanya itu, Indonesia berhasil menorehkan prestasi dengan menduduki posisi 3rd Runner Up Miss Supranational 2018.
 

baca juga
The Precious Boru Ni Raja

Kali ini, Yayasan Puteri Indonesia mempercayakan Jember Fashion Carnival untuk merancang national costume yang mengusung tema Batak yakni The Precious, Boru ni Raja. Simbol ini mencerminkan tentang sosok kepribadian wanita Batak yang senantiasa menjaga martabat dan kehormatannya. Boru ni Raja menjadi teladan dan inspirasi nilai-nilai luhur yang tercermin dalam setiap aspek kehidupannya. Boru ni Raja juga memiliki karakter dan kepribadian yang kuat, tegas, pemberani, pekerja keras, mandiri serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesetiaan.
 

Melawan Stigma Masyarakat Tentang HIV/AIDS

Melawan Stigma Masyarakat Tentang HIV/AIDS

Sebagai salah satu influencer, Jessica juga ingin memberikan banyak dampak dan manfaat positif  bagi masyarakat. Dikenal lewat ajang pemilihan Puteri Indonesia, hal ini pun diupayakan Jessica sebagai strategi untuk mengubah stigma masyarakat terhadap anak-anak penderita HIV/AIDS.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perilaku diskriminatif terhadap anak-anak penderita HIV/AIDS sehingga membuat harapan mereka pupus dan tak memiliki masa depan. Peduli akan kasus yang dialami anak-anak tersebut, Jesica pun tergerak dan bergabung pada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Kecintaannya kepada anak-anak membuat Jesica semakin giat untuk meningkatkan kembali rasa percaya diri kepada anak-anak dan memotivasi hidup mereka. Ia pun mengajak followers nya untuk mengubah mindset dan pandangan bagi penyandang HIV/AIDS serta ikut mendukung dan mengampanyekan aksinya tersebut, tidak hanya itu advokasi nya ini pun akan ia bawa ke ajang Miss Supranational, lho!