Jika berbicara mengenai Independent woman di Indonesia, nama Susi Pudjiastuti akan termasuk dalam daftar. Sejak terpilih menjadi menteri Kelautan dan Perikanan 2014 – 2019, meski tuai banyak kontroversi, tapi langkah tegas dan beraninya telah menginspirasi banyak orang.
Bukti bahwa wanita juga bisa memimpin dan memiliki kualitas yang tak kalah dengan pria.

Meski pada 23 oktober 2019, Susi telah pamit dari jabatannya sebagai menteri, ternyata banyak masyarakat yang masih belum bisa move on dari prestasi yang telah Susi raih selama menjabat.
Prestasi apa aja sih? Yuk baca di bawah ini!
 

1. Menenggelamkan Ratusan Kapal

1. Menenggelamkan Ratusan Kapal

Ini dia yang paling ikonik, "Tenggelamkan!"
Jargon itu sangat terkenal dan melekat sekali semenjak Susi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI 2014 – 2019. Sudah ratusan kapal illegal fishing Susi tenggelamkan. Tidak pandang bulu, Susi sangat tegas jika berkaitan dengan aturan.

Wilayah kelautan Indonesia, dijaga tegas kedaulatannya. Tidak sembarang kapal asing bisa mengambil untung dari laut Indonesia. Karena hal ini, Susi sangat dielu-elukan masyarakat. Dianggap berani dan tegas dalam bersikap, membuat Indonesia menjadi disegani.
 

baca juga

2. Naiknya Daya Beli Nelayan

2. Naiknya Daya Beli Nelayan

Salah satu indikator kesuskesan dari Menteri Kelautan dan Perikanan ini adalah dari naiknya daya beli nelayan atau Nilai Tukar Nelayan (NTN). Terhitung sejak kurun waktu 2014 hingga 2018, ada peningkatan NTN. NTN terus meningkat yaitu 104,63 di 2014, 106,14 di 2015, 108,24 di 2016, 109,86 di 2017, dan terakhir 113,28 di tahun 2018.

Kenaikan tersebut membuktikan membaiknya daya beli nelayan Indonesia.
 

3. Menaikan Angka Konsumsi Ikan

3. Menaikan Angka Konsumsi Ikan

Seringkali dalam beberapa kesempatan, Susi mengingatkan masyarakat agar mengonsumi Ikan dari nelayan Indonesia. Dengan gaya unik dan nyentriknya, Susi mengajak masyarakat memakan ikan dengan cara yang tidak biasa. Baik lewat media sosial maupun di depan wartawan secara langsung.

Tidak sia-sia, angka konsumsi ikan pun meningkat. Dilansir dari Kumparan.com, tahun 2015 angka konsumsi ikan 41,11kg per kapita per tahun meningkat menjadi 43,94kg per kapita per tahun di 2016, 47,34kg per kapita per tahun di 2017, dan 50,69kg per kapita per tahun di tahun 2018.
 

baca juga

Sederet prestasi Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ini, menegaskan bahwa wanita juga bisa bersaing di luar sana. So, jangan sampai kamu merasa lemah dan rendah ya sebagai perempuan. Jaga martabat, dan terus kerja keras. Buktikan jika wanita juga mampu berkarya dan mengukir prestasi gemilang!