Sehari selepas pelantikan Presiden dan Wakli Presiden pada Minggu(20/10/2019), hari ini para calon menteri di Kabinet Kerja 2 sudah dipanggil lho!
Salah satu calon menteri yang menarik perhatian adalah, Nadiem Makarim. CEO dan juga Founder dari GOJEK itu datang dengan setelah kemeja putih lengan panjang dan celana bahan hitam memasuki Istana pada hari Senin(21/10/2019).

Kedatangannya langsung menjadi headline news diberbagai situs portal berita, dan ramai juga di media sosial. Sebelum mengulik lebih jauh, Kamu kenal gak sih dengan salah satu calon menteri Negara kita ini? mungkin kamu kenal dengan startup GOJEK yang menjadi bagian dari gaya hidup milenial. Tapi Nadiem Makarim? Apakah sudah kenal?
Jika belum, mari simak berbagai sepak terjang Nadiem sebelum bahkan saat memimpin GOJEK berikut ini yuk!
 

Mendirikan Gojek dari Nol Sampai Sentuh Decacorn

Mendirikan Gojek dari Nol Sampai Sentuh Decacorn
Nadiem memulai karirnya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company (2006). Kemudian mendirikan Zalora Indonesia sebagai Co-Founder dan Managing Editor (2011). Nadiem juga sembari merintis startupnya sendiri yaitu GOJEK, seperti yang kita kenal saat ini.

Berawal dari 15 Karyawan dan 450 Driver, kini GOJEK telah menjadi perusahaan Startup pertama di Indonesia yang berstatus Decacorn. Decacorn adalah istilah yang diberikan kepada perusahaan rintisan digital dengan valuasi lebih dari 10 miliar dollar AS atau setara Rp 141 triliun. Luar biasa bukan?
baca juga
Mendirikan Gojek dari Nol Sampai Sentuh Decacorn

Prestasi yang Gemilang Bersama Gojek

Prestasi yang Gemilang Bersama Gojek

Tidak hanya sampai disana, bersama dengan Gojek Nadiem juga meraih sejumlah penghargaan. Diantaranya adalah penghargaan The Straits Times Asian of the Year pada tahun 2016. Nadiem pun masuk dalam daftar Bloomberg 50 versi 2018. Dinilai sebagai seorang seseorang yang mengubah Indonesia dengan GOJEKnya.
 

baca juga

Sukses di Usia Muda dengan Pendidikan Tinggi

Sukses di Usia Muda dengan Pendidikan Tinggi

Nadiem lahir pada 4 Juli 1984 di Singapura, di usianya yang baru menginjak 35 tahun ini dirinya sudah menjadi seorang miliyarder dan bahkan calon menteri. Putera dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka. Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas.

Dalam hal pendidikan, Nadiem merupakan seorang lulusan Brown University, jurusan Hubungan International. Ia kemudian mengambil Magister Business Administration di Harvard Business School.
 

Nasib GOJEK Ditinggal Nadiem

Nasib GOJEK Ditinggal Nadiem

Pada wawancaranya dengan wartawan, Nadiem mengatakan telah mundur dari segala jabatannya di GOJEK dan sudah tidak memiliki kewenangan apapun. GOJEK sendiri sudah mengeluarkan pernyataan. Seperti dilansir dari Kompas, jika Andre Soelistyo sebagai Presiden GOJEK Grup, dan Kevin Aluwi sebagai co-Founder, keduanya kini akan berbagi bertanggung jawab menjadi co-CEO di GOJEK.
 

Berikut ini potret dari Andre dan Kevin yang akan memangku kepemimpinan didalam GOJEK selepas ditinggal Nadiem.

Nasib GOJEK Ditinggal Nadiem
Nasib GOJEK Ditinggal Nadiem

Setelah melihat sepak terjang dari Nadiem Makarim, Bagaimana? Apakah kamu merasa Ia cocok untuk masuk dalam Kabinet Kerja 2? Mari kita nantikan sepak terjang Nadiem sebagai menteri kita berikutnya!