Menurut artikel yang dirilis oleh depkes.go.id, angka kejadian kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Wanita Indonesia yang terkena kanker payudara sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000.
 
Kanker payudara disebabkan terjadinya kerusakan Deoxyribonucleic Acid (DNA) yang menyebabkan sel tumbuh dengan ganas. Sering kali kerusakan ini dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup disini juga meliputi pilihan makanan sehari-hari. Selengkapnya, yuk kita simak makanan dan minuman apa saja yang dapat memicu kanker payudara!
 

1. Minuman Alkohol

1. Minuman Alkohol

Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko terkena kanker mulut, kolorektal, dan kanker payudara.

Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang dilakukan American Institute for Cancer Research and the Internasional Agency for Research on Cancer, menunjukkan bahwa konsumsi alkohol berlebih berpotensi menyebabkan berbagai jenis kanker, diantaranya kanker payudara wanita. Kanker tersebut akan muncul karena kadar estrogen tubuh meningkat, sehingga sel DNA menjadi rusak.
 

baca juga

2. Gula

Bukan hanya menyebabkan diabetes, konsumsi gula berlebih juga dapat menyebabkan kanker payudara. Penyebabnya tidak lain karena gula berlebih dapat memengaruhi kerja insulin tubuh sehingga berpotensi menyebabkan resistensi insulin, akibatnya tubuh tidak merespons insulin.

Kemudian, semakin banyaklah glukosa yang mengalir bebas dalam pembuluh darah.
Hal ini pun menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon estrogen dan androgen. Ketika produksi kedua hormon ini tidak terkendali, risiko kanker payudara dapat meningkat.
 
2. Gula
University of Texas pernah melakukan penelitian yang kemudian memberikan hasil bahwa semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin meningkat pertumbuhan kelenjar yang terdapat di payudara. 12-Hydroxyeicosatetraenoic acid (HETE) pada kelenjar payudara akan terproduksi bila kita kelebihan gula jenis fruktosa dan sukrosa yang sering ditemukan pada sirup, gula pasir, dan makanan manis.

Oleh karena itu, dalam Indonesia pun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan, batas konsumsi gula per harinya sekitar 50 gr atau setara dengan 5-9 sendok teh saja.
 

3. Makanan yang Dipanaskan

Di dunia modern ini, manusia sudah mulai menjalani kehidupan dengan rutinitas yang sibuk. Sehingga banyak dari mereka yang mulai memiliki kebiasaan melakukan segala sesuatu dengan praktis. Rupanya kebiasaan tersebut bahkan diaplikasikan dalam ranah makan.

Demi kepraktisan, banyak masyarakat modern acap kali menyimpan makanan dalam jumlah banyak untuk kemudian di panaskan kembali ketika mereka akan makan. Dengan cara tersebut, mereka dapat menghemat banyak waktu karena tidak perlu memasak atau menunggu pesanan makanan terlebih dahulu.
 

3. Makanan yang Dipanaskan
Memanaskan atau menghangatkan makanan tentunya tidak masalah. Namun, sering kali wadah plastik digunakan ketika memanaskan makanan menggunakan microwave. Suhu panas di microwave melepaskan dioksin, zat kimia yang terdapat dalam plastik. Dioksin akan bertransformasi dan bersifat karsinogenesis. Perubahan sel dalam tubuh yang semulanya normal akan menjadi ganas dan memicu kanker payudara.
 
baca juga

4. Gorengan Kaki Lima

4. Gorengan Kaki Lima

Bukan orang Indonesia namanya kalau enggak suka gorengan. Jajanan favorit satu juta umat Indonesia ini, rupanya memiliki potensi menyebabkan kanker payudara. Bukan tanpa alasan, pernyataan ini berdasarkan hasil penelitian dari International Journal of Cancer. Menurut hasil yang telah dipublikasikan, kebiasaan makan gorengan dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Belum lagi gorengan yang dijual di pinggir jalan sering kali menggunakan minyak goreng secara berulang kali. Penggunaan minyak secara berulang ini kemudian akan menyebabkan radikal bebas yang berpotensi menjadi zat karsinogen. Selain itu, yang namanya makanan berminyak itu jelas enggak bagus buat kulit kita juga, lho. Makanya Beautynesian, yuk kurangi konsumsi gorengan sekarang juga.

5. Makanan yang Mengandung Pestisida

5. Makanan yang Mengandung Pestisida

Pestisida merupakan bahan atau zat kimia yang digunakan untuk membunuh hama. Zat kimia ini biasa disemprotkan ke sayuran dan buah-buahan guna mencegah gangguan hama, dan panen pun dapat dilakukan dengan baik.

Zat kimia tersebut residunya sering kali tetap menempel dalam bahan makananmu, sehingga rentan ikut tertelan. Bila zat beracun tertelan kemudian mengendap dalam tubuh dan terakumulasi, makan berpotensi menyebabkan kanker payudara. Saking seriusnya masalah ini, beberapa negara bahkan telah melarang penggunaan dari beberapa jenis pestisida, diantaranya: diphenylamine, permetrin, iprodione, chlorpropham, dan herbisida. Hal ini jelas tidak bisa kamu anggap sepele, ya!
 

6. Makanan yang Dibakar/Dipanggang

6. Makanan yang Dibakar/Dipanggang

Mungkin kamu tidak menyangka, bahwa makanan yang dimatangkan dengan cara dibakar atau dipanggang ini juga dapat menyebabkan berkembangnya sel kanker di payudara. Apapun lauknya, entah itu berupa ikan, daging ayam, ataupun sapi, bilang dibakar/dipanggangg menggunakan arang dengan suhu tinggi dan dalam waktu lama dapat memunculkan zat-zat yang berpotensi memicu kanker payudara.

Zat yang dimaksud ialah heterocyclic amine (HCA) dan policyclic aromatic hydrocarbon (PAH). Kedua senyawa ini tergolong sebagai zat karsinogen yang dapat memicu kanker. Namun begitu, kedua senyawa ini tidak langsung bisa menyebabkan kanker, melainkan baru memicu kanker bila sudah menyebabkan kerusakan pada DNA (mutagenik). Disarankan kedepannya, Beautynesian agar merebus atau mengukus lauk yang hendak disantap.
 

Sekarang setelah kamu tahu makanan apa saja yang dapat menyebabkan kanker payudara, tentunya kamu harus mulai mengurangi bahkan menghindari makanan-makanan tersebut. Jangan lupa untuk mengingatkan keluarga dan teman terdekatmu mengenai informasi ini.