Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan sebelum menikah. Dalam adat Jawa atau Kejawen, tujuan melakukan puasa tersebut adalah untuk menundukkan pria idaman atau calon suami dan membuka aura, serta untuk mendapatkan ilmu gaib, supernatural, dan semacamnya. Puasa ini dilakukan dengan tetap makan dan minum tapi hanya yang putih-putih saja. Seperti misalnya nasi putih dan air putih.

Puasa mutih ini dilakukan pada waktu tertentu. Biasanya pada tengah-tengah bulan menurut kalender hijriyah saat datangnya bulan purnama.

Namun dalam ajaran agama Islam, puasa ini tidak termasuk ritual ibadah karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mencontohkannya. Jadi, yang didapat hanyalah manfaat untuk kesehatan tubuh saja. Hukum melakukan puasa ini tidak sunnah apalagi wajib, dan belum tentu juga bernilai ibadah di hadapan Allah 'azza wa jalla.

Manfaat Puasa Mutih Sebelum Menikah
source: https://www.buildyourmarriage.org/

Manfaat puasa mutih secara umum adalah untuk mendetoksifikasi tubuh dari toksin-toksin. Selama melakukan puasa mutih, zat-zat berbahaya tidak akan masuk karena hanya ada asupan dari nasi putih dan juga air putih saja. Namun meski begitu manfaat puasa mutih ini tidak bisa didapat dalam jangka panjang. Karena tubuh juga membutuhkan zat-zat lainnya yang baik untuk tubuh. Seperti misalnya protein, vitamin, kalsium, dan lainnya yang tidak didapat jika hanya mengonsumsi nasi putih dan air saja. Maka dari itu tidak boleh lebih dari 40 hari.

Manfaat Puasa Mutih Sebelum Menikah
source: https://www.benda-bertuah.com/

Menurut adat dan kebiasaan Jawa, tujuan dan manfaat puasa mutih adalah untuk memberikan kekuatan supranatural, mendapat ilmu kebal, menjamin kesuksesan sebelum acara atau hajatan besar, membuka kemampuan indera keenam, menghindarkan diri dari santet atau guna-guna.

Puasa Mutih ini juga tak bisa sembarangan dilakukan karena ada beberapa pantangannya. Seperti dilarang berbohong, dilarang membunuh, dilarang mabuk, dan harus bisa menahan hawa nafsu.

baca juga

Dalam melakukan puasa mutih yang tak ada dalilnya dan tidak dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ini bisa terjadi hal-hal yang membahayakan tubuh. Dari segi medis, tubuh akan mengalami kekurangan gizi dan nutrisi karena tidak mendapat vitamin, mineral, zat besi, dan senyawa lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Manfaat Puasa Mutih Sebelum Menikah
source: https://www.uu.nl

Berbahaya juga bagi penderita diabetes karena asupan karbohidrat akan menjadi berlebih dengan hanya mengonsumsi nasi putih saja. Maka dari itu detoksifikasi dengan cara puasa mutih ini tidak dianjurkan untuk dilakukan dalam jangka panjang.

Kembali lagi, jika ingin melakukan hanya untuk mendetoks tubuh dari toksin-toksin tak apa melakukan puasa mutih ini. Tapi jika diniatkan untuk beribadah, tidak ada anjurannya sama sekali. Sebagaimana dengan hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Muslim,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718)