Tren fashion selalu berubah seiring perkembangan zaman. Beautynesian dulu pasti sering melihat model celana cutbray di setiap sudut pusat perbelanjaan ibu kota. Namun saat ini cutbray justru sudah jarang terlihat.

Pergerakan industri fashion yang begitu cepat dan massal yang mengakibatkan terjadinya fenomena ini. Kemudian lahirlah busana yang termasuk dalam kategori fast fashion. Bahkan belakangan ini muncul satu aliran baru dalam dunia mode, yaitu sustainable fashion. Apa yang sebenarnya dimaksud dengan fast fashion dan sustainable fashion? Lalu seperti apa fenomena industri fashion saat ini? Temukan jawabannya di bawah ini, yuk!

Tren Fashion Terkini

Perkembangan dunia fashion selalu bergerak cepat, apalagi diikuti dengan perkembangan social media saat ini. Sifat media sosial yang cepat dan masif, membantu para pengguna  dapat mengetahui dan meniru gaya fashion seseorang dengan mudah. Namun banyak juga yang menentukan tren dengan memilih personal style tanpa mengikuti yang lain.

Ada juga tren fashion yang berkembang dari permasalahan yang ada, seperti yang saat ini sedang booming, yaitu sustainable fashion. Sejumlah merek mode dunia saat ini mulai gencar dalam menyuarakan sustanaible fashion sebagai solusi atas keresahan masyarakat terhadap bahan pakaian yang tidak ramah lingkungan.

Bahkan kini banyak masyarakat yang menerapkan konsep ini ke dalam kehidupan. Para pemerhati fashion mulai menyadari bahwa kebanyakan pakaian terbuat dari bahan tekstil yang sangat mencemari lingkungan dan ini diproduksi secara terus menerus dalam jumlah banyak. 

baca juga

Apa Itu Fast Fashion?

Perputaran produksi pakaian dari industri tekstil yang secara terus menerus dan dalam jumlah banyak ini kerap disebut fast fashion. Fast Fashion menghadirkan pakaian ready-to-wear dengan konsep pergantian mode yang cepat dalam kurun waktu tertentu.

Sebagai contoh, Beautynesian pasti pernah menyesuaikan tren busana dengan momen atau waktu tertentu. Saat musim panas, Beautynesian cenderung menyesuaikan gaya berpakaian menjadi mode musim panas, seperti kaus katun. Tidak hanya berganti setiap musim, fast fashion juga bisa berganti setiap bulan.

Nah, untuk memenuhi tuntutan pasar tersebut, banyak yang harus dikorbankan oleh industri fast fashion. Mulai dari mengorbankan kelestarian alam hingga menekan biaya para pekerja agar tetap mendapatkan biaya produksi yang lebih murah. Selain itu, limbah bekas industri fast fashion ini juga sulit untuk didaur ulang dan dapat mencemari lingkungan.

Apa Itu Sustainable Fashion?

Melihat besarnya dampak negatif yang disebabkan oleh industri fast fashion, beberapa pihak dan pemerhati mode berusaha untuk menciptakan solusi untuk menangani masalahl ini. Salah satunya dengan melahirkan antitesis yang disebut dengan sustainable fashion.

Konsep ini bertujuan untuk menjadikan industri mode lebih ramah lingkungan. Saat ini, sustainable fashion menjadi aksi nyata yang mulai banyak diterapkan oleh sederet merek fashion dunia, seperti ZARA, Adidas, Lacoste, dan Topshop.

Dari segi filosofis, sustainable fashion atau yang kerap disebut green fashion atau eco fashion didasarkan atas penggunaan pakaian yang lebih tahan lama, kualitas lebih tinggi, produksi beretika serta ramah lingkungan. Kecepatan produksi bukan menjadi prioritas utama, tetapi mengedepankan kualitas daripada kuantitas.

baca juga

Cara Terapkan Konsep Sustainable Fashion

Adanya konsep sustainable fashion, membuat industri mode mulai berkontribisi postif dengan menghadirkan produk-produk ramah lingkungan, yang dapat memberi kontribusi positif bagi keseluruhan industri mulai dari konsumen, produsen, dan lingkungan sekitar. Jika Beautynesian merupakan pencinta mode, maka mulailah untuk menerapkan konsep sustainable fashion.

Pertama, ubahlah perilaku konsumtifmu dengan lebih memilih potongan pakaian yang timeless atau tidak terpaut waktu. Kemudian, Beautynesian juga harus mampu menjadi smart shopper dengan memilih material produk yang mudah terurai dan ramah lingkungan sehingga tak ada lagi pakaian yang terbuang dan menjadi sampah yang mencemari bumi. Terapkan cara ini berulang kali sehingga menjadi sebuah gaya hidup yang ramah lingkungan.