1. Sudah Memiliki Komitmen Serius Bersama Pasangan

1.	Sudah Memiliki Komitmen Serius Bersama Pasangan

Alasan yang pertama tentu saja ya kamu harus memiliki pasangan. Apabila keduanya sudah merasa cocok dan serius, tidak ada salahnya berlanjut ke jenjang selanjutnya. Biasanya sepasang kekasih memiliki rencana dan mimpi-mimpi, dengan menikah lebih cepat maka akan lebih cepat pula membangun rencana-rencana yang telah dirancang berdua.
 

2. Menjadi Ibu Muda

2.	Menjadi Ibu Muda

Bagi sebagian orang, menjadi ibu muda adalah impian. Apalagi mengingat umur memang tidak pernah bisa berbohong dalam hal ketahanan fisik. Biasanya orang dengan usia muda memiliki ketahanan fisik yang lebih tinggi. Tentu saja kamu akan lebih fit untuk menemani anak tumbuh kembang. Orang tua tidak mudah lelah saat menggendong, berjalan-jalan maupun berlari-lari di taman dan berbagai aktifitas seru lainnya.  Ada juga yang mengatakan supaya terlihat lucu karena jarak antara anak dan orang tua tidak terlalu jauh.
 

baca juga

3. Batas Usia Kemampuan Finansial

3.	Batas Usia Kemampuan Finansial

Banyak pasangan yang memutuskan menikah di usia muda karena memperhitungkan usia dan kemampuan finansial. Diharapkan saat anaknya kuliah nanti sebagai orang tua masih sanggup bekerja untuk membiayai. Apalagi mengingat biaya kuliah yang semakin hari semakin melonjak.  Akan tetapi jangan sampai memaksa menikah di usia muda karena alasan tersebut tapi saat menikah belum memiliki penghasilan yang cukup.
 

4. Memiliki Partner untuk Berbagi

4.	Memiliki Partner untuk Berbagi

Adakalanya dalam hidup kita dibutuhkan partner untuk berbagi suka maupun duka. Setiap orang pasti memiliki kekurangan. Dengan adanya pasangan bisa saja keduanya saling menutupi kekurangan satu sama lain.
 

baca juga

Nah, itu tadi beberapa alyang tepat untuk menikah muda. Tapi ingat ya, jangan sampai kamu menikah tanpa persiapan yang matang. Pastikan terlebih dahulu kesiapan diri sebelum menikah karena menikah adalah komitmen sepasang kekasih dalam waktu yang sangat panjang. Kematangan emosi dan kesiapan finansial sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan rumah tangga lho!