Apa itu Doxing?

Apa itu Doxing?

Media sosial bagaikan dua mata pisau bagi penggunanya. Di satu sisi, media sosial bisa memberi kemudahan bagi kehidupan manusia. Namun di sisi lain, media sosial bisa menjadi sarang praktik untuk tindakan kejahatan. Salah satu contohnya adalah doxing. 

Doxing adalah istilah yang menggambarkan proses memperoleh atau mengumpulkan informasi tentang seseorang berdasarkan seperangkat informasi awal. Sedangkan dalam istilah teknisnya, doxing adalah tindakan mencari di internet tentang detail pribadi seseorang. Salah satu cara melakukan doxing adalah mengambil sepotong informasi (misalnya alamat email, IP) dan mengidentifikasi seseorang berdasarkan hal tersebut.

Istilah doxing sendiri berasal dari kata document tracing yang berarti mengumpulkan dokumen tentang seseorang atau perusahaan tertentu untuk mempelajari mereka lebih lanjut berdasarkan sumber-sumber yang sudah dipublikasikan oleh individu itu sendiri.

Bahaya dan akibat doxing

Bahaya dan akibat doxing

Sebelumnya, ujaran kebencian biasanya hanya menyerang profesi-profesi terkenal yang identitasnya kerap dipublikasikan, seperti selebriti atau jurnalis. Namun, semenjak keberadaan internet dan media sosial semakin populer, semua orang dengan mudahnya bisa mengakses identitas pribadi seseorang. Mulai dari informasi yang dicantumkan pada media sosial hingga lokasi seseorang pun bisa dilacak dengan menggunakan alamat IP.

Ada beragam alasan yang membuat seseorang melakukan doxing. Mulai dari individu yang memang memiliki niat jahat, hingga warganet yang awalnya ingin membantu orang lain namun salah sasaran. Akibat doxing ini seringkali membuat seseorang enggak nyaman untuk ber-internet ria karena seringkali pelaku doxing mengikutinya (stalking) untuk secara sengaja membuat ia merasa tak nyaman.

Cara yang dilakukan adalah dengan melalui penghinaan, pengancaman, bahkan lebih parah lagi menyangkut pautkan orang-orang di sekeliling target. Kalau sudah begini, hampir bisa dipastikan bahwa pengguna akan merasa tidak nyaman karena hampir semua orang di jejaring sosial akan  mem-bully dirinya dengan menggunakan data-data pribadi yang dibocorkan. Seram juga ya akibat dari doxing ini?

baca juga

Cara menghindari doxing

Cara menghindari doxing

Meski kamu adalah seorang pengguna internet biasa, sebaiknya kamu juga perlu berhati-hati karena doxing bisa menyerang siapa saja. Hanya dengan satu isu pemicu, kamu atau orang-orang di sekitarmu dapat menjadi korban doxing ini. Maka dari itu, lindungi diri kamu sendiri dengan cara membatasi informasi yang akan kamu bagi di internet ya. 

Jika kamu memiliki blog atau laman web pribadi, minimalisir informasi yang akan kamu  cantumkan di sana. Kamu juga bisa melindungi informasi menggunakan domain Whois, autentikasi ganda untuk login, dan kata kunci yang rumit. Jika kamu terlanjur mengunggah beberapa informasi pribadi,enggak ada salahnya untuk menghapus unggahan tersebut sekarang sebagai bentuk jaga-jaga dari perilaku doxing orang lain.

Jadi korban doxing, apa yang harus dilakukan?

Jadi korban doxing, apa yang harus dilakukan?

Kita enggak pernah tau kapan dan siapa yang akan menjadi korban doxing. Namun jika seandainya hal itu terjadi pada dirimu, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengunci seluruh media sosial dari publik. Setelah itu beri klarifikasi tentang kejadian yang sebenarnya terutama kepada orang-orang terdekat. Hal ini penting kamu lakukan agar mereka dapat mengantisipasi seandainya target doxing berpindah pada mereka. 

Setelah itu, carilah dukungan dan bantuan untuk menguatkan mentalmu. Jika perlu, kamu bisa melimpahkan kasus ini pada berwajib agar diusut sampai tuntas. Besar kemungkinan aparat negara memiliki teknologi yang lebih canggih untuk melacak orang-orang yang melancarkan ancaman dan melakukan doxing