Hanya dalam waktu dua tahun, Sydney Sikes berubah dari seorang gadis yang awalnya bereksperimen dengan makeup karena merasa tidak percaya diri dengan masalah jerawat diwajahnya, menjadi makeup artist dengan resume mengesankan. Gadis asal Virginia Utara ini menjadi seorang Instagram influencer ternama dengan jumlah followers mencapai 32.9K.

Gadis berusia 15 tahun ini disponsori oleh beberapa merek kosmetik. Nama dan wajahnya telah muncul dalam koleksi makeup edisi terbatas, dan orang-orang berani membayar mahal untuk dirias olehnya. Yuk, ketahui fakta-fakta menarik tentang Sydney yang bisa jadi inspirasi bagimu di artikel ini, Ladies!

Inspiratif, Kisah Sydney Sikes yang Sukses Jadi Makeup Artist dan Influencer di Usia 15 Tahun

1. Sydney masih menjalani kehidupan remajanya seperti biasa

1. Sydney masih menjalani kehidupan remajanya seperti biasa

Walaupun makin dikenal, Sydney tetap bersikap layaknya gadis remaja pada umumnya. Ia bersekolah dan bermain bersama teman-temannya, seperti gadis 15 tahun lainnya. Bahkan ibunya sendiri, Amy Sikes, juga mengatakan bahwa anaknya tersebut pada dasarnya sama seperti anak-anak remaja lainnya, yang kerap kali manja dan sering minta bantuan kepada orang tuannya. 

Bahkan di luar kegiatannya menjalani berbagai syuting yang padat, Sydney jarang sekali mengenakan makeup. Ia lebih suka membiarkan mukanya polos tanpa dirias.

baca juga

2. Mengalami masalah kulit Berjerawat dan sensitif

2. Mengalami masalah kulit Berjerawat dan sensitif

Sama seperti gadis 15 tahun pada umumnya, Sydney juga mengalami masalah kulit berjerawat akibat peralihan hormone masa remaja. Hal tersebut sempat membuat ia ragu untuk mendalami dunia makeup. Namun pada akhirnya, ia memilih untuk bertekad kuat menjalani profesinya sampai  sekarang. Ia pun membuktikan bahwa gadis remaja yang memiliki masalah jerawat bisa sukses menjadi makeup artist dengan bayaran yang cukup tinggi. 

3. Keinginannya masuk ke dunia Instagram sempat ditentang ibunda

3. Keinginannya masuk ke dunia Instagram sempat ditentang ibunda

Sebagai ibu, Amy Sikes mengaku sempat melarang putrinya masuk ke dunia Instagram. Amy khawatir bahwa keinginan Sydney tersebut didasari alasan yang tidak positif, seperti menyombongkan diri. Namun ia berubah pikiran ketika menyadari bahwa kecintaan Sydney terhadap makeup bukan untuk sombong, tapi karena bagi Sydney makeup adalah seni.

Pada awalnya, ibu Sydney juga mengaku tidak bisa melihat dan memahami apa yang dilakukan putrinya. Sampai pada suatu saat, Sydney diajak kerja sama untuk membuat produk makeup-nya sendiri oleh sebuah perusahaan Inglot USA. Barulah Amy sadar bahwa putrinya memiliki jalan dan kesempatan untuk sukses lewat industri ini. 

baca juga

4. Sempat bekerja sebagai "Dog Walking Service" yang dibayar USD $5 per 30 Menit

4. Sempat bekerja sebagai "Dog Walking Service" yang dibayar USD $5 per 30 Menit

Sydney bukanlah gadis yang berasal dari keluarga kaya. Ayahnya bekerja di Government Contracting, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Ia pun tak meminta uang kepada orangtuanya untuk membeli peralatan makeup.

Ia membeli produk dan peralatan makeup dari uang hasil keringatnya sendiri menjadi "Dog Walking Service" yang dibayar USD $5 atau sekitar Rp70 ribu per 30 menit saat usianya baru menginjak 11 tahun. Dari situ, ia mulai bisa menabung dan membeli makeup murah. 

Jika dibandingkan dengan kondisinya sekarang, tentu Sydney patut berbangga diri. Ia tidak perlu lagi memikirkan budget untuk beli makeup karena hampir setiap hari ia mendapat produk makeup dari berbagai perusahaan ternama untuk dipromosikan. Belum lagi, para perusahaan itu membayar Sydney untuk setiap video yang ia unggah ke akun Instagramnya. 

5. Sydney bisa menghabiskan waktu hingga 6 jam saat berkreasi dengan makeup

5. Sydney bisa menghabiskan waktu hingga 6 jam saat berkreasi dengan makeup
Walau usianya baru menginjak 15 tahun, namun Sydney nampak profesional dalam melakukan pekerjaannya. Sydney mampu menghabiskan waktu 1 - 6 jam berada di depan kamera untuk melakukan syuting dan berkreasi dengan makeup. Ia bisa mengubah wajahnya menjadi apapun dengan keahlian makeup-nya. Bahkan Amy mengaku putrinya tersebut pernah mengubah wajahnya menjadi papan ouija hanya dengan makeup lho, Ladies. Jika tertarik, kamu bisa intip riasan-riasan profesional Sydney Sikes lewat akun Instagramnya yang bernama @SydMarie.

6. Sempat dihujat netizen mirip "Shrek"

6. Sempat dihujat netizen mirip "Shrek"

Sepertinya, kesuksesan memang sulit dicapai dengan mudah. Di awal karir dan kesuksesan yang diraih Sydney, ia sempat dihujat netizen dengan menyebutnya mirip seperti "Shrek" (Raksasa hijau yang buruk rupa dalam film animasi buatan Amerika Serikat). Banyak komentar negatif yang ia dapatkan, tidak sedikit pula yang mentertawakannya.

Selain itu, karena menderita masalah jerawat, ia juga sempat disebut sebagai "Gadis Nakal". Namun akkhirnya, dengan mendapat dukungan penuh dari orang tua, Sydney mampu melewati dan mengabaikan komentar-komentar negatif yang dilontarkan padanya. Ia memilih untuk bangkit dan tidak memikirkan apa yang orang lain katakan dan bisa sukses seperti sekarang.

7. Sydney telah dipercaya bekerja sebagai makeup artist untuk peragaan busana

7. Sydney telah dipercaya bekerja sebagai makeup artist untuk peragaan busana

Selain sukses menjadi Instagram influencer, Syney Sikes juga telah dipercaya menjadi makeup artist profesional. Ia dipercaya menjadi makeup artist di sebuah peragaan busana untuk berbagai event besar. Sampai saat ini, ia sudah pernah mengambil alih makeup untuk 3 pengantin, dan memiliki banyak pelanggan tetap.

Salah satu pelanggannya yaitu, Brooklyn Hillenbrand, yang juga merupakan seorang influencer ternama dengan total pengikut 279K di akun Instagram-nya. Sydney juga sudah dipercaya untuk melakukan makeup pada kompetisi binaraga. 

Nah, sukses di usia remaja dengan melakukan apa yang disuka terdengar menginspirasi kan, Ladies? Kamu pun bisa seperti Sydney jika kamu serius menggeluti hal yang kamu sukai. Tidak harus makeup, mulailah dari hal yang kamu suka dan berbakat di dalamnya. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!