Pada saat Hari Raya Idul Adha, tidak sempurna rasanya jika kamu tidak makan olahan daging kambing. Seperti sate, sup, rendang, gulai dan menu makan daging kambing lainnya. Meski enak dan lezat, namun sebagian orang menghindari makanan daging kambing karena dianggap memicu kolesterol tinggi. Benarkah demikian?
Daging Kambing Picu Kolesterol Naik, Mitos atau Fakta?

Kolesterol dan Daging Kambing Tidak Berkaitan

Kolesterol dan Daging Kambing Tidak Berkaitan

Setelah berbagai rumor menyebar di masyarakat terkait daging kambing, akhirnya hasil riset dari sejumlah pakar kesehatan diterbitkan di Jurnal Klinik Indonesia. Artikel tersebut berisi tentang pernyataan bahwa kolesterol tidak ada hubungannya sama sekali dengan daging kambing. 

Jikalau memang terjadi kenaikan kolesterol setelah makan olahan daging kambing, maka yang menjadi penyebab adalah cara memasak menu makanan daging kambing tersebut. Daging kambing yang dimasak penuh dengan kuah dan minyak itulah yang membuat kolesterol seseorang menjadi naik. 

Jadi bukan daging kambingnya, melainkan lemak yang terkandung didalam makanan tersebut. Terutama makanan tinggi lemak dan cara pengolahannya.

baca juga

Kolesterol yang Terdapat Dalam Daging Kambing Sedikit

Kolesterol yang Terdapat Dalam Daging Kambing Sedikit

Para pakar ahli gizi menyetujui bahwa kolesterol sebenarnya tidak berbahaya. Justru kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan sel dan hormon dalam tubuh. Namun memang, seseorang yang punya riwayat kolesterol tinggi dan dislipidemia dianjurkan untuk mengurangi porsi makan menu olahan kambing. 

Mengurangi porsi daging kambing ya, Beautynesian, bukan tidak boleh makan daging kambing. Hal ini juga diperkuat oleh riset tentang kandungan kolesterol dalam daging kambing yang dinilai lebih kecil dibanding daging sapi. Terbukti untuk 100gr daging kambing hanya mengandung 75mg kolesterol, sedangkan 100gr daging sapi mengandung 90mg kolesterol. 

Dari Mana Rumor "Daging Kambing Picu Kolesterol" Naik Berasal?

Dari Mana Rumor "Daging Kambing Picu Kolesterol" Naik Berasal?

Rumor tersebut semakin banyak tersebar di masyarakat semenjak banyaknya korban kolesterol tinggi akibat makan olahan daging kambing. Padahal, hal tersebut bukan dipicu karena daging kambingnya, namun karena cara masaknya saja yang salah. 

Contohnya, daging kambing yang digoreng terlebih dahulu sebelum dibuat menjadi sate, rendang atau menu makanan lainnya. Cara masak yang seperti ini, akan mengendapkan lebih banyak minyak pada daging sehingga kandungan kolesterolnya juga akan bertambah tinggi. 

Kemudian menu makanan yang dihangatkan, atau dipanaskan kembali, juga memicu kolesterol yang ada didalam tubuh naik secara drastis. Ditambah lagi penggunaan bumbu penyebab serta santan yang secara alami mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. 

baca juga

Konsumsi Buah Sebagai Penetralisir

Konsumsi Buah Sebagai Penetralisir

Untuk berjaga-jaga, silahkan konsumsi banyak buah-buahan seperti jeruk, apel, anggur dan buah yang mengandung serat lainnya, untuk menetralisir tubuh sehabis makan-makanan berlemak.

Jadi, masih takut konsumsi menu daging kambing saat Idul Adha, Ladies