1. Gundala terinspirasi dari tokoh The Flash dan Ki Ageng Sela
source: Instagram/bumilangitofficial

Mendiang Harya Suryaminata a.k.a. Hasmi sang komikus yang menciptakan Gundala pernah mengungkapkan bahwa karakter utamanya terinspirasi dari tokoh superhero komik DC asal Amerika Serikat, yaitu The Flash. Sementara itu, ide kekuatan Gundala yang berupa petir menurut Hasmi didapat dari tokoh legenda Jawa Ki Ageng Sela yang diceritakan bisa menangkap petir.

Sejak pertama kali terbit pada 1969, Gundala menjadi tokoh cerita legendaris Indonesia sampai saat ini. Hingga tahun 1982, komik ‘Gundala’ telah rilis sebanyak 23 judul. Dalam komiknya, Gundala Putra Petir berawal dari kisah seorang insinyur bernama Sancaka yang berhasil menemukan formula anti petir.

Malangnya, penemuan ini malah mengakibatkan Sancaka dan Minarti kekasihnya putus karena ia lupa menghadiri acara ulang tahunnya. Di tengah kesedihan dan derasnya hujan, Sancaka tersambar petir dan terbawa ke dunia kaisar Kronz. Dari situ kemudian ia diberi kekuatan dan kostum yang mengubahnya menjadi Gundala.

2. Kostum gundala film dan gundala komik berbeda
source: Instagram/jokoanwar

Demi menyesuaikan karakter Gundala dengan zaman sekarang, beberapa perubahan dilakukan pada desain kostumnya. Dalam film, tidak terdapat celana dalam merah pada kostum Gundala, yang mana sebenarnya ada di versi komik. Topeng gundala juga diganti dengan kacamata dan masker penutup mulut.

Warna dasar kostum yang tadinya hitam juga diubah jadi merah. Menariknya, kostum Gundala dibuat di tempat yang sama dengan produksi kostum superhero Marvel, Daredevil. Proses pembuatannya pun tidak biasa, yaitu dengan menggunakan sistem 3D scan full.

baca juga
3. Bagi sutradara Gundala 2019, Abimana adalah satu-satunya aktor pilihan untuk memerankan sang jagoan
source: Instagram/gundalaofficial

Joko Anwar adalah sutradara yang menggarap Film Gundala 2019. Rupanya, Abimana Aryasatya merupakan pilihan satu-satunya Joko Anwar untuk memerankan karakter Gundala. Menurut Joko, ini lantaran karakter Abimana sangat sesuai dengan naskah yang ia tulis.

Abimana sempat menolak tawaran Joko Anwar karena masih ada proyek lain yang ia kerjakan. Namun demikian, Joko Anwar memberinya waktu untuk menyelesaikan proyek tersebut agar tetap bisa memerankan Gundala. Sampai pada draft ke-3, Joko Anwar kembali mengiriminya naskah Gundala, waktu itu jam setengah dua pagi. Abimana akhirnya menyetujui tawaran tersebut tanpa membaca draft kiriman Joko terlebih dahulu.

Sebelumnya, Joko sempat diminta sang produser untuk mencari pemain lain lantaran waktu produksi yang semakin dekat. Namun, ia tetap bersikukuh untuk menunggu Abimana. Menyaksikan trailer Gundala yang rilis akhir Juli lalu, Abimana memang pas sekali dengan peran ini, kan?

4. Memiliki jumlah pemain dan lokasi syuting yang fantastis
source: Instagram/gundalaofficial

Total ada 1.800 pemain yang terlibat film garapan Joko Anwar ini. Demi menyajikan konten film yang berkualitas, tim produksi juga tak tanggung-tanggung dalam proses pengambilan gambar. Gundala 2019 menggunakan 70 lokasi dalam waktu kurang dari dua bulan. Maka dari itu, para pemain bisa berpindah hingga dua tempat berbeda dalam satu hari selama proses syuting. Totalitasnya tidak perlu diragukan lagi.

baca juga
5. Asmara Abigail termasuk pemeran dalam film Gundala
source: Instagram/gundalaofficial
 
Selain Abimana Aryasatya, sederet aktor dan aktris kenamaan lain yang sudah diakui kemampuan aktingnya juga turut membintangi Film Gundala 2019. Di antaranya yaitu Bront Palarae, Cecep Arif Rahman, Ario Bayu, Tara Basro, Hannah Al Rashid, Asmara Abigail, Kelly Tandiono, Cornelio Sunny, Rendra Bagus Pamungkas, Edward Akbar, dan Andrew Suleiman.

Yup! Ada Asmara Abigail, Beautynesian. Buat yang kangen dengan akting dara cantik berkulit eksotik ini, pada 29 Agustus nanti kamu bisa mengobatinya di bioskop. Setelah sukses dengan peran-peran dalam film horor, kali ini Abi akan berperan sebagai mahasiswi bernama Desti di film Gundala. Sayangnya belum diketahui secara pasti seperti apa sosok Desti karena Joko Anwar dan kawan-kawan terbilang sangat berhati-hati dalam memberikan informasi agar tidak spoiler. Kita tunggu saja sampai hari-H penayangannya, ya.
 
6. Naskah film Gundala ditulis di kuburan sampai museum
source: Instagram/jokoanwar
Joko Anwar selaku sutradara sekaligus penulis naskah Gundala mengaku membuat adegan demi adegan filmnya di tempat yang tak biasa. Di antaranya meliputi kuburan dan museum. Joko sendiri menghabiskan waktu empat bulan untuk menyelesaikan skenario Gundala. Hal ini lantaran Joko Anwar menginginkan jalan cerita Gundala cocok dengan zaman sekarang.
7. Menggunakan teknologi Dolby Atmos
source: Instagram/bumilangitofficial
Gundala menggunakan Dolby Atmos yaitu teknologi virtual reality suara yang memaksimalkan penggunaan audio dalam penceritaan sebuah film. Teknologi ini memberikan kebebasan pada Joko Anwar untuk menempatkan atau memindahkan suara ke sudut mana pun di dalam gedung bioskop agar tercipta suasana seperti di kehidupan nyata. Dijamin ketika menonton Gundala nanti kamu akan mendengar suara yang jernih dan nyata.

Nah, sebagai penutup, jangan lupakan fakta bahwa Film Gundala merupakan gerbang pembuka dari Jagat Sinema Bumilangit yang terbagi dalam empat era, yaitu era legenda, jawara, patriot, dan revolusi. Sosok Gundala dikisahkan berasal dari era patriot. Semoga dengan hadirnya Gundala film Tanah Air jadi makin berkualitas, ya.
 
youtube:SdAhF3NYvk4
source: https://www.youtube.com/watch?v=SdAhF3NYvk4&vl=en
GUNDALA (2019) - Official Video Teaser