Baju pernikahan wanita merupakan salah satu item yang paling rumit dilakukan. Model, warna, desain, hingga ukuran harus dipersiapkan jauh sebelum hari pernikahanmu. Selain itu kamu juga harus mulai membayangkan jika pada hari pernikahanmu, kamu akan berjalan menyusuri lorong dengan tampak sangat indah.

Kamu sudah menginvestasikan begitu banyak hati, waktu, dan uang untuk gaun pengantinmu, dan kamu pasti ingin gaun itu bertahan selamanya, tanpa ada kerusakan maupun lecet. Berikut ini adalah panduan untuk merawat gaunmu agar tetap awet:

Perawatan Sebelum Kamu Menggunakannya

  • Gantungkanlah gaunmu setinggi mungkin saat di rumah. Biarkan di dalam tas agar debu atau serangga tidak masuk dan hinggap di gaunmu. Buka bagian bawah tas untuk menghindari kerutan, kamu juga bisa meletakkan kain bersih di lantai jika tasnya tidak cukup besar dan gaunmu mengenai lantai.
  • Hindari menggantung gaunmu didekat lampu atau kipas langit-langit. Kerusakan seperti terbakar bisa saja terjadi.
  • Steam gaunmu jika dibutuhkan. Ketika kamu bepergian dan perlu membawa gaunmu, dan kamu perlu menyetrikanya, tak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan lembaran putih yang datar sebagai kain penekan antara pelat sol bersih setrika dan gaunmu. Atur panas rendah tanpa uap untuk sifon, organza, krep, georgette, dan renda chantilly. Panas sedang untuk satin, mikado, renda alencon, dan kain stretch. Panas yang lebih tinggi dapat digunakan pada kapas dan linen, tetapi harus dilakukan dengan cepat dan dengan kain penekan.
Perawatan Sebelum Kamu Menggunakannya
baca juga

Pada Hari Pernikahan

  • Semprotkan parfummu juga rambutmu sebelum kamu mengenakan gaun pernikahanmu karena sebagian dari produk tersebut bisa lengket digaunmu dan dapat menyebabkan noda.
  • Lindung gaunmu dengan handuk sebelum menerapkan produk touch-up, seperti semprotan rambut atau lipstik.
  • Gunakan nail polish setidaknya sehari sebelum pernikahanmu. Cat kuku basah pada pakaian sutra dapat menghilangkan warna dan bisa merusak kain secara permanen.
Pada Hari Pernikahan

Perawatan Setelah Menggunakannya

  • Gantungkan gaun pengantinmu dengan loop di dalam gaun yang terhubung ke jahitan pinggang yang kokoh, jangan pernah menggantungnya pada jahitan bahu karena akan membuatnya melorot dan rapuh.
  • Hindari menyimpan gaun pengantinmu yang sudah usang untuk waktu yang lama di dalam kantong plastik atau wadah yang tertutup plastik karena plastik mengeluarkan asap yang bisa membuat gaun pengantinmu menjadi berwarna kuning dan membuat gaun pengantinmu menjadi kering.
  • Bawa gaunmu ke tempat laundry khusus untuk dibersihkan secepatnya setelah hari pernikahanmu untuk menghindari pewarnaan dan perubahan warna permanen. Barang-barang lainnya dapat disimpan dengan gaunmu, seperti kerudung atau selempangnya.
  • Simpan gaun pengantinmu yang sudah dibersihkan dan diawetkan di area bersuhu konstan (di bawah tempat tidur atau di lemari ruang keluarga). Hindari menyimpan gaun pengantinmu di loteng atau ruang bawah tanah di mana ada perubahan ekstrim dalam suhu atau kelembapan, ini bisa membuat gaunmu menjadi berwarna kehitaman.
Perawatan Setelah Menggunakannya