1. Lolita dan Yankee dalam Kamikaze Girls

Lolita dan Yankee adalah dua gaya fashion yang diperkenalkan dalam Kamikaze Girl. Keduanya sebenarnya sangat berlawanan. Lolita menampilkan sisifeminin dan manis dengan pakaian serba ketat, bermotif dan berwarna khas perempuan. Sedangkan Yankee mengusung gaya fashion yang lebih maskulin, dengan pakaian berwarna gelap dan serba longgar seperti anggota geng nakal. Kedua gaya ini bisa kamu lihat di Kamikaze Girl.

1. Lolita dan Yankee dalam Kamikaze Girls

2. Gaya Feminin dan Rock dalam Nana

Seperti di Kamikaze Girl, dua pemeran utama dalam film Jepang berjudul Nana juga menunjukkan dua tren fashion Jepang yang berkebalikan. Nana memperlihatkan gaya berpakaian perempuan Jepang yang manis, dengan rok pendek berwarna pastel, aksen pita besar pada kemeja dan tatanan rambut yang sempurna. Sedangkan Mika mewakili gaya fashion Kawai Street, dengan tampilan busana dan riasan serba gelap khas pemusik rock.
2. Gaya Feminin dan Rock dalam Nana
source: http://asianwiki.com/
baca juga

3. Tren Gothic dalam Wonderful Word End

Film ini menceritakan tentang seorang vlogger muda bernama Shiori yang dikagumi oleh penggemarnya yang berusia lebih muda bernama Ayumi. Ayumi mengagumi gaya fashion gothic ala Shiori yang menjadi tren di kalangan anak muda Jepang. Tren fashion gothic menonjolkan pemilihan busana yang bernuansa gelap namun dengan riasan wajah yang lebih pucat. Tidak semuanya gelap, ada tambahan warna putih untuk aksen-aksen tertentu.

3. Tren Gothic dalam Wonderful Word End
source: https://cultmtl.com/

4. School Chic dalam Drowning Love

Dalam film Jepang yang satu ini, penonton akan dibawa untuk menikmati kisah klasik anak muda Jepang. Gaya fashion yang ditekankan pada film ini adalah school chic yaitu seragam sekolah berupa blus yang dengan kerah gaya pelaut dan rok lipit berwarna hitam atau warna abu-abu. Di Jepang, gaya fashion ini merupakan tren yang paling bertahan lama dan sampai sekarang masih sering digunakan dalam cosplay.

4. School Chic dalam Drowning Love
baca juga

5. Gaya Super Model dalam Helter Skelter

Berbeda dengan film-film yang dijabarkan sebelumnya, Helter Skelter bercerita tentang seorang super model dengan segala kemewahannya. Namun di balik kemewahan hidupnya itu, terdapat plot cerita yang suram dan menyedihkan. Film ini memperlihatkan gaya fashion yang mewah, berkelas dengan berbagai merk dunia yang terkenal. Salah satunya adalah Keita Maruyama, yang merancang gaun merah terkenal yang dikenakan Lilico.

5. Gaya Super Model dalam Helter Skelter
source: https://japanesestation.com/

Tertarik coba gaya di atas, Ladies?