Apa itu Megalomania?

Kejadian viral baru-baru ini melibatkan personel D'Masiv, Rian dan Rayyi. Keduannya terlibat pertengkaran di atas panggung yang membuat para penonton terkejut. Setelah kejadian tersebut sang bassis, Rayyi membuat postingan di Instagram yang menyinggung tentang megalomania syndrom. Sebenarnya, apa itu megalomania syndrom?
 

Apa itu Megalomania?
source: https://www.instagram.com/dmasivbandofficial/

Menurut Diagnostic and Satistical Manual of Mental Disorders edition 5 (DSM 5), megalomania adalah suatu gejala gangguan kepribadian yang ditandai dengan perilaku abnormal dengan karakterisitik selalu ingin dipuja dan kurangnya empati terhadap orang lain. Para pendirita megalomania selalu ingin menjadi pusat perhatian orang lain, dan merasa marah apabila ada orang yang lebih daripadannya. 

Apa itu Megalomania?
source: https://id.pinterest.com/refinery29/
baca juga

Apa Gejala Syndrom ini?

Gajala megalomania ini dapat dilihat dari perilakuku yang dilakukan. Ada beberapa perilaku yang nampak atau disembunyikan dengan perilaku sombong. Orang yang menderita megalomania selalu menganggap bahwa semua hal adalah tentang dirinya. Tidak ada yang lebih penting daripadanya. Dia akan melakukan apapun yang membuat dia terlihat penting.
 

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/culturacolectiva/

Untuk membuat dirinya menjadi penting, dia selalu menunjuk dirinya sebagai pemimpin walaupun tidak ada yang memilihnya. Merasa berkuasa tentang semua hal termasuk dalam pertemanan. Orang yang menderita gangguan ini akan menjadi teman yang selalu mengatur apa yang harus dilakukan dan tidak akan menerima pendapat dari temannya.

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/culturacolectiva/
baca juga

Dalam mewujudkan perilaku dominasi terhadap orang lain, dia akan mengatakan apa saja kebaikannya ataupun prestasi yang telah dia capai. Walaupun banyak dari hal itu merupakan kebohongan. Hal ini dia lakukan untuk membuatnya lebih baik daripada orang lain. Orang yang menderita gangguan megalomania juga tak segan untuk mendominasi pembicaraan tanpa ingin mendengarkan orang lain yang berbica. 

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/eentertainment/

Untuk itu para penderita megalomania pastinya memiliki kepercayaan diri tinggi. Orang tersebut akan sangat fokus terhadap penampilan, prestasi ataupun dalam lingkungan pertemanan. Mereka akan memilih teman dengan tingkatan yang sama, tetapi akan menghindari orang yang lebih dominan daripada dirinya.

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/Gumperstein/

Karena sifatnya yang selalu merasa lebih dari orang lain, dan tidak peduli terhadap orang lain. Dia akan selalu membuat teman-temannya menurut dan patuh terhadap apa yang dia inginkan. Tetapi apabila mereka gagal melakukan sesuatu, mereka akan mencari kambing hitam dan play victim. Dan kegagalan merupakan hal yang terburuk untuk dia hadapi, oleh karena itu dia akan merasa sangat sedih dan marah. 

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/zahliisleep/

Kontrol emosi orang yang menderita gangguan ini juga kurang baik. Dimana saat mendapat kegagalan dia akan marah dan meremehkan orang lain tanpa tahu apa yang harus dia perbuat. Hal ini dia maksudkan agar harga dirinya tidak runtuh di hadapan orang lain.

Apa Gejala Syndrom ini?
source: https://id.pinterest.com/Cosmopolitan/

Apa Penyebab Megalomania?

Megalomania pertama kali diperkenalkan oleh bapak psikoanalisa Sigmud Freud. Sigmud Freud mengatakan megalomania pada orang dewasa dapat dipengaruhi oleh pengalaman masa lalunya. Walaupun banyak ahli belum dapat menjelaskan apa penyebab dari megalomania ini, tetapi ada beberapa teori yang mencurigai bahwa megalomania dapat disebabkan oleh lingkungan ataupun faktor neurobiologi.

Kritikan yang berlebihan terhadap seorang anak dapat mendorong anak untuk menyembunyikan perasaannya dan menolak untuk menerima. Hal ini yang dapat menjadi indikator seseorang kurang peka terhadap orang lain dan berusaha untuk menunjukan dialah yang paling hebat. 

Apa Penyebab Megalomania?
source: https://id.pinterest.com/WhoWhatWear/

Fakta Megalomania?

Megalomania diambil dari bahasa Yunani dari kata mega yaitu besar dan mania yang berarti terobsesi. Megalomania artinya suatu obsesi yang besar terhadap dirinya sendiri. Orang yang menderita megalomania memiliki tingkatan yang berbeda. Dimana tidak semua orang yang menderita megalomania selalu dikaitkan dengan kebohongan.

Kebohongan muncul karena adannya dorongan untuk mempertahankan diri. Oleh karena itu kebohongan oleh penderita megalomania dikarenakan inginnya pengakuan dari orang lain bahwa dia memiliki kelebihan daripada yang lain. 

Fakta Megalomania?
source: https://id.pinterest.com/weheartitapp/

Banyak ahli sepakat bahwa megalomania termasuk dalam narissistic personality disorder dalam tingkatan lebih tinggi. Walaupun periaku nartistik kadang normal terjadi pada setiap orang, tetapi penderita megalomania memiliki tingkat narsisme yang ekstrem. Dia selalu merendahkan orang lain untuk membuatnya lebih terlihat tinggi.

Fakta Megalomania?
source: https://id.pinterest.com/buzzfeedpartner/

Akibat dari Megalomania

Pastinya ada akibat yang dirasakan oleh orang penderita megalomania. Dalam cakupan diri sendiri dia akan mudah stress apabila orang lain tidak sejalan dengan apa yang dia inginkan. Orang yang menderita megalomania juga akan menghadapi rintangan dalam kehidupan sosial seperti keluarga, sekolah ataupun pekerjaan. Dimana dia tidak selalu dapat apa yang dia inginkan. 

Akibat dari Megalomania
source: https://id.pinterest.com/WomensFashionShoes/
youtube:uF-0rFkZ-VU
source: https://www.youtube.com/watch?v=uF-0rFkZ-VU
Hanya dengan Jeruk Nipis, Kamu Bisa Menuntaskan Jerawat Membandel dan Bekasnya Lho!