Kandungan dalam Jamur


Kandungan dalam Jamur
Dikutip dari NDTV, dalam 100 gram jamur terkandung 22 kilo kalori. Jamur juga tinggi akan kandungan proteinnya yaitu sebanyak 3,1 gram dalam 100 gram nya. Untuk karbohidratnya sebanyak 3,3 gram dalam 100 gram nya. Selain itu, jamur juga mengandung zat besi, vitamin C vitamin D, Vitamin B6 dan juga magnesium. Jamur juga tinggi Kalium sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan otak serta bisa membantu menurunkan berat badan.

Riset Tentang Jamur


Riset Tentang Jamur
source: https://ultimatehomelife.com/can-dogs-eat-mushrooms/
Untuk memastikan manfaatnya secara lebih jelas, maka penelitian terhadap jamur pun dilakukan. Sekelompok peneliti yang berasal dari Fakultas Pertanian di Penn State University menggunakan tikus sebagai bahan percobaannya. Dijelaskan dalam publikasinya di Journal of Functional Food, peneliti memberi makan tikus-tikus percobaan dengan jamur selama beberapa waktu tertentu.

Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa terjadi perubahan komposisi mikroba di dalam usus atau yang kerap disebut dengan mikrobiota. Mikroba tersebut kemudian menghasilkan lebih banyak asam lemak rantai pendek khususnya untuk suksinat dan propionat. Jika dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi makan jamur, tidak terdapat perubahan komposisi bakteri di dalam ususnya.
baca juga
Riset Tentang Jamur
source: https://ultimatehomelife.com/can-dogs-eat-mushrooms/
Penelitian sebelumnya juga sudah membuktikan bahwa ternyata asam lemak suksinat dan propionat bisa mengubah ekspresi gen yang diperlukan guna mengelola produksi glukosa. Apabila produksinya banyak, maka otomatis akan berdampak pada pengolahan glukosa yang lebih baik sehingga secara langsung bisa bermanfaat bagi mereka penderita diabetes. Bahkan untuk orang yang sehat, jamur juga akan sangat baik untuk dikonsumsi

Alasan Jamur Bermanfaat untuk Diabetes dan Menurunkan Berat Badan


Alasan Jamur Bermanfaat untuk Diabetes dan Menurunkan Berat Badan
source: http://longthuan.com/tin-tuc/an-10-loai-thuc-pham-nay-hang-ngay-se-khong-con-lo-lang-viec-rung-toc-nua.html
  • Pertama, jamur mempunyai sifat anti inflamasi atau anti radang yang siap melawan proses peradangan yang ada di dalam tubuh. Sejalan dengan itu,  kondisi kesehatan seperti diabetes sangat sering dikaitkan dengan meningkatnya peradangan yang ada di dalam tubuh.
  • Kedua, jamur mempunyai indeks glikemik rendah. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbohidrat dalam jamur yang sangat rendah sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula. Akan sangat baik apabila jamur diolah dan dijadikan makanan ringan untuk penderita diabetes. 
  • Ketiga, jamur bagus digunakan sebagai makanan untuk pengatur berat badan yang juga menjadi kunci dalam pengelolaan penyakit diabetes. Badan yang ideal tentu akan memudahkan pasien diabetes menjaga kadar gulanya tetap normal. Jamur juga makanan yang rendah kalori dan mempunyai kadar air yang tinggi sehingga membuat kenyang lebih lama. Adapun surat yang dimiliki jamur ialah serat yang larut dan tidak larut. Serat yang larut sangat baik untuk menjaga kadar gula darah.
  • Keempat, jamur dapat membantu memelihara kesehatan saraf karena terdapat kandungan kalium di dalamnya.
baca juga

Olahan Jamur yang Bisa Dibuat


Olahan Jamur yang Bisa Dibuat
source: https://www.mamatestataqueria.com/can-babies-eat-mushrooms/
Olahan pertama yang bisa dibuat adalah sup jamur. Potongan jamur bisa langsung dicampur ke dalam masakan. Hal ini tentu saja bisa menambah protein, mineral dan juga vitamin. Sangat cocok untuk sajian yang nikmat.
 
Selanjutnya, jamur bisa dijadikam campuran saus krim. Akan sangat nikmat saat ditambahkan ke dalam pasta karena bisa menambah rasa gurih dan creamy nya. Olahan yang tidak kalah enak dan simpel yang bisa dibuat adalah tumis jamur. Tinggal dicampur saja dengan sayuran lain seperti paprika, kacang-kacangan, brokoli, dan bawang putih.