Gunakan Pisau Cukur yang Tepat

source: cosmopolitan.com

Perhatikan pisau cukur yang mau kamu pakai. Pastikan pisau cukurnya bersih, baiknya bedakan pisau cukur untuk bulu badan dengan pisau cukur untuk wajah dan jangan lupa selalu bersihkan pisau cukur setelah dipakai.

Penting dicatat juga, pisau cukur dengan ukuran kecil akan lebih memudahkan proses pencukuran. Dengan kecanggihan teknologi seperti sekarang, kamu juga bisa dengan mudah menemukan pisau cukur yang diformulasikan khusus untuk wanita, biasanya memiliki bentuk fancy dan warna yang menarik.
 

Pakai Krim Cukur
 

source: dailymail.co.uk

Pemakaian krim cukur akan memudahkan proses bercukur karena kulit jadi lebih licin. Pilih krim cukur yang kaya akan kandungan bahan-bahan anti-oksidan dan anti-peradangan. Bisa dimaklumi jika kamu susah menemukannya di pasaran karena krim cukur khusus wanita masih cukup sulit ditemukan di Indonesia. Sejauh ini, produk hair removal dari Veet lah yang paling sering dijumpai di drugstore dan online shop. Veet hair removal sendiri dilengkapi dengan spatula khusus, sehingga tidak memerlukan alat cukur lagi. Sebagai pengganti krim cukur, bisa pakai conditioner, body lotion, atau bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, lidah buaya, pasta kunyit, dan madu.
 

baca juga

Ikuti Cara Bercukur yang Baik

source: hudabeauty.com

Sebelumnya, pastikan pula kulit dalam kondisi lembab dan tidak ada jerawat atau luka yang justru akan jadi iritasi parah jika kamu nekat melakukan cukur. Setelah kulit aman, kini cegah terjadinya luka dan iritasi dengan mengetes terlebih dahulu tingkat alergi kulit terhadap krim cukur. Coba oleskan di punggung tangan, tunggu 3-5 menit, jika terasa panas, perih, atau gatal-gatal, beralihlah ke krim cukur yang lain. Kamu tidak mau, kan, area kulit tempat tumbuhnya kumis tipis justru berubah warna jadi merah?

Perhatikan pula untuk mencukur ke arah yang sama dengan pertumbuhan rambut. Mencukur ke arah yang berlawananan memang memberi hasil yang lebih mulus di kulit, tetapi ujung rambut yang tumpul dapat tumbuh kembali ke dalam kulit alih-alih muncul ke permukaan. Selain itu, mencukur ke arah yang berlawanan juga rawan terjadi iritasi.

Setelah selesai, bilas muka dengan air dan tutup dengan sesi skincare yaitu memakai pelembap. Dengan begitu, kulit akan halus dan bercahaya sampai tiba saatnya untuk mengeluarkan pisau cukur kembali. Sementara itu, jangan lupa cuci pisau cukur dengan alkohol.
 

Selain Mencukur, Berikut Cara Lain yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menghilangkan Kumis Tipis

source: beautymode.site

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, krim penghilang bulu seperti pada produk Veet merupakan cara untuk membuat kulit jadi mulus tanpa bercukur. Cukup dengan mengoleskannya di kulit, lalu kamu bisa mengusapnya dengan spatula khusus atau handuk. Cara ini mengurangi resiko iritasi dan rambut tipis bisa hilang dengan mudah, namun tidak bisa mencabut bulu rambut sampai ke akar.

Selanjutnya, metode waxing juga bisa diterapkan dengan hasil kulit mulus lebih tahan lama tapi prosesnya jauh lebih menyakitkan. Cara lainnya, gunakan pinset. Dan jika tidak sempat melakukan shaving, waxing, dan kerepotan memakai pinset, cobalah epilator. Epilator merupakan alat penghilang rambut yang terdiri dari deretan pinset pada sebuah roda berputar yang dioperasikan menggunakan listrik. Roda pinset akan berputar saat epilator dinyalakan, dan pinset-pinset tersebut juga akan mulai bekerja.

Selain itu, bisa juga pakai laser hair removal. Akan lebih aman jika kamu tidak sembarang beli dari online shop dan melakukannya dengan bantuan ahli seperti dokter kulit atau spesialis di salon. Dengan prosedur penyinaran ke arah folikel rambut, maka rambut tipis di atas bibir bisa hancur. Hasilnya tidak permanen tapi lebih tahan lama.

Baik itu shaving, waxing, penggunaan pinset, epilator, sampai sinar laser, semuanya bisa kamu pilih dengan menyesuaikan budget.