Penyebab Bibir Kering dan Pecah

1.  Dehidrasi
Dehidrasi merupakan salah satu faktor utama penyebab bibir kering dan pecah pada anak. Dehidrasi terjadi karena tubuh kekurangan cairan yang disebabkan oleh kurangnya minum. Apalagi Indonesia merupakan negara tropis. Cuaca yang panas dan kering selama musim kemarau, memudahkan kita mengalami dehidrasi dan membuat bibir kering dan pecah. Berbeda dengan kulit yang memiliki kelenjar minyak, bibir tidak memiliki kelenjar minyak sehingga menjadikannya lebih cepat kering. Beberapa gejala dehidrasi di antaranya adalah: sering merasa haus, sakit kepala, sering merasa lelah, dan warna urin keruh cenderung gelap.


2.  Kekurangan Vitamin
Selain dehidrasi, masalah bibir kering dan pecah juga menandakan bahwa anak kekurangan asupan vitamin, lho! Seperti yang diutarakan oleh Dr.Wilma Bergfeld, seorang ahli dermatologi dari The Cleveland Clinic, jika sudut mulut mengalami keretakan atau pecah-pecah hingga menyebabkan luka, hal ini mengindikasikan bahwa kita kekurangan vitamin A dan B terutama B2, B6, dan asam folat.


3.  Pasta Gigi
Pasta gigi yang biasa kita gunakan, biasanya mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). SLS merupakan suatu zat yang dapat menghilangkan kelembaban alami pada bibir. Jika mengalami masalah bibir kering dan pecah, cobalah periksa pasta gigi yang digunakan. Apakah pasta gigi tersebut mengandung SLS atau tidak.


4.  Kebiasaan Menjilat Bibir
Kebiasaan menjilat bibir ini sudah menjadi kegiatan yang sering dilakukan di kala bibir sudah mulai kering. Tapi tahukah kamu? Kebiasaan ini dapat memperparah keadaan. Hal ini disebabkan karena air ludah berfungsi mempertahankan kelembaban bibir. Ketika itu menguap, dapat menyebabkan bibir menjadi lebih kering daripada sebelumnya.


5. Bernafas dengan Mulut
Bagi mereka yang menderita asma, pilek, atau alergi pernapasan lainnya seringkali menghadapi masalah bibir kering dan pecah. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan mulut cenderung digunakan untuk bernafas yang dapat menyebabkan aliran udara menjadi begitu sering dan kencang.
 

Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Asupan air harus berdasarkan kebutuhan metabolisme. Kamu wajib mengetahui dan mengontrol jumlah asupan air agar terhindar dari gejala dehidrasi dan masalah bibir kering dan pecah. 
 
image source: http://cdn2.tstatic.net

2.  Mengoleskan Madu dan Lip Balm Khusus Anak pada Bibir Anak
Madu dan lip balm dapat menjaga elastisitas dan kelembaban bibir. Madu memiliki tekstur lengket yang dapat berperan mengangkat sel-sel kulit mati pada bibir. Madu juga bisa dimanfaatkan sebagai scrubbing dengan cara madu dicampurkan dengan gula pasir, kemudian diaplikasikan ke bibir. Perlu diingat ya, aplikasikan secara perlahan agar tidak menyakiti bibir.
 
image source: https://www.medianita.com

3. Hindari Kebiasaan Menjilat Bibir
Untuk mengatasi bibir kering dan pecah, kamu harus memperhatikan kebiasaan menjilat bibir. Hindari kebiasaan ini, karena air liur dapat menguap dengan cepat yang menyebabkan bibir akan menjadi lebih cepat kering dibanding sebelum dijilat.


4. Perhatikan Kandungan Pasta Gigi
Pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) dapat menghilangkan kelembaban bibir. Nah, mulai sekarang coba kamu periksa kandungan zat yang terdapat pada pasta gigi yang digunakan. Jika kamu menemukan kandungan SLS, gantilah dengan pasta gigi yang bebas kandungan SLS.


5.  Memperbanyak Konsumsi Buah
Salah satu penyebab bibir kering dan pecah adalah kurangnya asupan vitamin. Oleh sebab itu, untuk memperoleh asupan vitamin, dianjurkan agar memperbanyak konsumsi buah yang kaya akan kandungan vitamin A dan B, terutama B2 dan B6. Kandungan vitamin ini banyak terdapat pada buah apel, anggur, melon, tomat, semangka, alpukat, pisang, cherry, dan masih banyak lagi buah-buahan yang mengandung vitamin tersebut.