Masih ingat dengan doa untuk berbuka puasa? Sebelum berbuka puasa hendaknya membaca doa terlebih dahulu. Doa berbuka puasa yang benar perlu diketahui agar puasa semakin berkah. Doa buka puasa yang benar dilakukan pada saat waktu berbuka puasa yaitu ketika matahari telah tenggelam. Oleh karena itu membaca doa buka puasa sangat di anjurkan.

Di sertai membaca basmallah sebelum makan dan minum. Supaya puasa kamu semakin berkah ada beberapa doa buka puasa yang bisa kamu ikuti. Ini dia di antarannya.
 

source:https://id.pinterest.com

Doa Berbuka Puasa yang Shahih

Ada beberapa doa buka puasa yang shahih yang bisa digunakan untuk membatalkan puasa :

Doa Buka Puasa I 

Doa ini bersumber dari riwayat Imam Bukhari dan Muslim sebagai keterangan Syekh M Khatib As-Syarbini berikut ini. Ini adalah doa buka puasa yang sering digunakan oleh masyarakat.

وأن يقول عقب فطره اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت لانه صلى الله عليه وسلم كان يقول ذلك رواه الشيخان

Artinya, “(Mereka yang berpuasa) dianjurkan setelah berbuka membaca, ‘Allâhumma laka shumtu, wa ‘alâ rizqika afthartu.’ Pasalnya, Rasulullah SAW mengucapkan doa ini yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim,” (Lihat Syekh M Khatib As-Syarbini, Al-Iqna pada Hamisy Bujairimi alal Khatib, [Beirut, Darul Fikr: 2006 M/1426-1427 H], juz II, halaman 385).

Namun belakangan ini, menurut beberapa ahli agama dan beberapa pihak ini termasuk doa buka puasa yang di dukung oleh hadist yang dhaif.  Hadis sendiri dhaif adalah hadis yang tidak memenuhi syarat sebagai hadis shahih dan bisa dikatakan hadis lemah

Kemudian beberapa pihak memberikan doa buka puasa lainnya yang di dukung hadist yang shahih Riwayat Abu Dawud yaitu :
 

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insya Allah.”

artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Hadits lengkap riwayat Abu Dawud berbunyi sebagai berikut:

حدثنا عبد الله بن محمد بن يحيى أبو محمد حدثنا علي بن الحسن أخبرني الحسين بن واقد حدثنا مروان يعني ابن سالم المقفع قال رأيت ابن عمر يقبض على لحيته فيقطع ما زاد على الكف وقال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا أفطر قال ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Artinya, “Kami mendapat riwayat dari Abdullah bin Muhammad bin Yahya, yaitu Abu Muhammad, kami mendapat riwayat dari Ali bin Hasan, kami mendapat riwayat dari Husein bin Waqid, kami mendapat riwayat dari Marwan, yaitu Bin Salim Al-Muqaffa‘, ia berkata bahwa aku melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya, lalu memangkas sisanya. Ia berkata, Rasulullah bila berbuka puasa membaca, ‘Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah’,” (HR Abu Dawud).

Dari kedua bacaan doa untuk berbuka puasa ini tentunya para ulama agama sudah  bijak dalam menangani adanya perbedaan dari kedua ayat tersebut. Jika di lihat dari tingkat keshahihannya. Doa riwayat Bukhari dan Muslim jelas lebih shahih dibandingkan sekadar riwayat Abu Dawud berdasarkan kesepakatan ulama ahli hadits. Dari sini sudah jelas bahwa doa yang diamalkan masyarakat selama ini sudah benar dan didukung oleh hadis yang shahih dan kuat.

Nah itu dia tadi penjelasan yang bisa jadi referensi Ladies supaya tidak keliru lagi saat membaca doa berbuka puasa. Semoga bermanfaat dan puasa semakin berkah.