Alasan Bau Mulut Saat Berpuasa


Berikut beberapa alasan yang menyebabkan bau mulut selama berpuasa:
 

1. Sistem Pencernaan

Saat berpuasa sistem pencernaan beristirahat selama seharian atau sekitar 13 jam. Sehingga selama 13 jam, sistem pencernaan beristirahat tanpa melakukan aktivitas mencerna makanan. So, apa hubungannya sistem pencernaan dengan bau mulut selama berpuasa? Jawabannya ialah organ sistem pencernaan yang terdapat pada rongga mulutlah penyebab bau mulut terjadi. Bau mulut berasal dari sisa-sisa makanan yang tertinggal atau tersangkut kemudian mengalami pembusukan.
baca juga

2. Beberapa Kondisi yang Terjadi pada Organ di Bawah Mulut

Selama berpuasa, sistem pencernaan manusia tidak melakukan aktivitas selama beberapa jam. Meskipun demikian, cairan pencernaan akan tetap keluar dan berpengaruh terhadap lapisan perut. Keluarnya cairan pencernaan mengakibatkan munculnya bau tidak sedap. Selain itu, selama berpuasa, tubuh tentunya kekurangan karbohidrat yangmana merupakan sumber energi bagi tubuh. Karena kekurangan karbohidrat, tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi pengganti. Proses pembakaran lemak ini menghasilkan zat yang bernama ketone. Ketone inilah yang merupakan zat bau dan zat ini tidak dapat dihindari namun dapat diminimalisir karena ketone bersifat alamiah saat berpuasa.

3. Aktivitas Bakteri di dalam Mulut

Tidak dapat dipungkiri, mulut manusia menyimpan ribuan bakteri yang terdapat di sela-sela gigi, lidah, dan gusi. Bakteri ini secara alami membantu proses pencernaan di rongga mulut. Namun, ketika terjadi iritasi, bakteri justru bekerja merusak atau menginfeksi jaringan dalam mulut yang dapat memicu masalah bau mulut.
baca juga

4. Kurangnya Produksi Saliva

Selama mengunyah makanan atau proses pencernaan, mulut akan memproduksi saliva. Namun selama berpuasa, secara mutlak produksi saliva akan berkurang. Sehingga hal inilah yang menyebabkan mulut menjadi kering, akibatnya bakteri dalam mulut berkembang biak lebih cepat dan menjadi pemicu bau tidak sedap di mulut.

Cara Mengatasinya

  1. Perbanyaklah konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti bengkoang, apel, atau pir. Kamu juga bisa mengkonsumsi teh hijau, karena teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang mampu menghilangkan plak, membunuh bakteri penyebab bau, dan menurunkan kadar gula.
  2. Perbanyak konsumsi air putih minimal satu liter atau 8 gelas sehari selama waktu berbuka hingga sahur. Mengkonsumsi air putih dapat menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
  3. Mengkonsumsi makanan probiotik seperti yogurt yang dapat memelihara pencernaan dan menghambat timbulnya bau mulut.
  4. Hindari konsumsi alkohol dan rokok karena dapat memperburuk kebersihan dan kesehatan mulut yang dapat memicu terjadinya periodontitis (infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi) atau gingivitis (infeksi gusi yang menyebabkan gusi meradang). Selain itu, alkohol juga dapat mengurangi produksi air liur dan memperparah bau mulut.
  5. Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi dan lidah secara benar. Kamu juga bisa membersihkan gigi dengan cara flossing (membersihkan gigi dengan benang). Hal ini bisa membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempal di sela-sela gigi.

So, itulah alasan kenapa mulut bisa berbau selama berpuasa, Ladies! Lakukan 5 cara tersebut agar mulutmu terhidar dari bau yang tidak sedap selama berpuasa!