Pelembap Dulu, Sunscreen Kemudian

source: newsarticlefinder.com

Tabir surya a.k.a. sunscreen dan pelembap a.k.a. moisturizer merupakan dua produk perawatan kulit yang utama begitu kamu keluar rumah pada waktu siang hari. Seperti yang kita tahu, ada banyak hal negatif jika kulit terkena paparan sinar matahari secara langsung. Oleh karenanya sunscreen perlu dipakai supaya kulit aman dari sinar UV pemicu munculnya noda-noda hitam dan pelembap perlu dipakai supaya kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.

Pertanyaan yang kemudian sering muncul adalah produk mana yang sebaiknya dipakai terlebih dahulu, sunscreen atau pelembap?

Menjawab kebingungan itu, banyak pakar kecantikan dan beauty influencer menyarankan hal ini, nih, ladies. Pakailah pelembap terlebih dahulu baru kemudian diikuti dengan pemakaian sunscreen. Ada alasan logis yang masuk akal dalam saran tersebut. Pada dasarnya tahapan dalam pemakaian skincare yaitu bersihkan, obati, lembapkan, dan lindungi.

Sunscreen ibarat 'perisai pelindung' bagi kulit. Sebagai perisai, maka sudah seharusnya ia berada di barisan terdepan yang berhadapan langsung dengan sinar matahari. Artinya, sunscreen menempati lapisan terluar alias dipakai di urutan terakhir. 

Sementara itu, pelembap memiliki fungsi utama sebagai perawatan, merawat kulit supaya tidak kering dan kusam. Jadi akan lebih baik jika formula dalam pelembap menyentuh langsung permukaan kulit sehingga meresap dengan baik dan merawat kulit dengan lebih baik pula. Karena itu, pelembab dipakai di urutan awal.
 

Pelembab Multitasking

source: Instagram/beelucky14

Bagi sebagian orang, menggunakan terlalu banyak urutan skincare dinilai kurang praktis. Kalau kamu termasuk salah satu yang berpendapat demikian, memakai pelembap dan sunscreen pasti cukup ribet. Untuk meringkasnya, kamu bisa gunakan pelembab yang multitasking alias pelembap yang sekaligus mengandung SPF. 

Salah satu produk pelembap sekaligus sunscreen yang favorit yaitu Skin Aqua UV Moisture Gel SPF 30 PA++ Normal to Oily Skin. Produk ini water-based dan memiliki tekstur yang cair sehingga sangat ringan di kulit. Tidak menggunakan pewarna dan parfum, aromanya seperti aroma fermentasi. Produk ini memberi efek putih jika setelah pemakaian tidak langsung ditutup bedak. Jadi baiknya langsung pakai bedak setelah pemakaian, supaya tidak meninggalkan efek putih atau whitecast. Harganya dibanderol sekitar Rp 50.000,- saja. Terjangkau, kan?