1. Awali dengan minum air putih

source: medicalnewstoday.com

Begitu bedug magrib terdengar, segeralah berbuka puasa dengan minum segelas air putih. Tubuh banyak kehilangan cairan saat puasa, jadi dengan minum air putih kamu akan mencegah dehidrasi dan menyediakan cairan yang penting bagi tubuh. Minum air putih juga merupakan salah satu sunah yang tentunya berpahala jika diikuti.
 

2. Lanjutkan dengan makan kurma

source: uaewomen.net

Pada saat puasa, gula darah tubuh anjlok drastis sehingga fungsi otak menurun sementara. Kurma yang merupakan sumber gula alami mampu memenuhi kebutuhan energi setelah kamu seharian berpuasa. Selain itu, makan buah kurma juga merupakan sunah yang dianjurkan.

Kalau kamu menderita sakit kepala pada saat puasa, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh gula darah rendah. Tiga buah kurma untuk mengawali buka puasa bisa menambah kadar gula darah tersebut.
 

baca juga

3. Makan makanan ringan sebagai appetizer

source: romadecade.org

Berikutnya, lanjutkan dengan makan makanan ringan. Pilihannya bisa berbagai macam takjil seperti jajanan pasar, lumpia basah, cilok, siomay, pempek, atau yang lainnya. Makanan ringan yang cenderung memiliki rasa gurih akan menjadi hidangan pembuka layaknya appetizer yang tidak membuat perut kekenyangan. Dengan demikian kerja lambung tidak terlalu berat dan kamu masih bisa menerima lagi makanan selanjutnya.
 

4. Beri jeda sekitar 30 menit sebelum menyantap makanan berat

source: hellosehat.com

Alih-alih memulihkan energi, langsung menyantap makanan berat saat buka puasa justru membuat perut begah dan kembali tidak berenergi. Karena itu, baiknya beri jeda dulu. Kamu bisa salat magrib terlebih dahulu, setelahnya baru menyantap makanan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi beserta lauk pauknya.

Pilih sayuran yang banyak mengandung serat supaya pencernaan lancar. Pilih lauk dengan protein baik seperti tahu, tempe, telur, ikan, atau daging ayam tanpa kulit untuk membangun dan mempertahankan massa otot. Selingi juga menu makan berat kamu dengan makanan low GI yang lebih lama dicerna oleh tubuh, sehingga gula yang dihasilkan dilepas secara perlahan ke dalam darah. Dengan demikian, kadar gula darah bisa stabil. Di antara makanan low GI adalah oatmeal, beras merah, dan roti gandum.
 

baca juga

5. Jangan kalap!

source: va.usembassy.gov

Jangan jadikan waktu berbuka puasa sebagai waktu ‘balas dendam’. Mentang-mentang bebas makan apa saja setelah dilarang selama seharian penuh, bukan lantas baik bagi tubuh jika kamu makan semua yang ada di depan mata, apalagi dengan terburu-buru. Big no-no! Perilaku kalap seperti ini justru berisiko menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya. Meski merasa lapar, usahakan tetap makan sesuai dengan porsi makan biasa. Dengan begitu, tubuh bisa tetap sehat dan kamu bisa mencegah penambahan berat badan.
 

6. Dessert time!

source: uprint.id

Tadi ada appetizer, main course, sekarang saatnya masuk hidangan dessert. Di sini kamu bisa makan takjil manis kesukaan kamu, mulai dari kolak, es pisang ijo, es buah, sampai puding susu.

Nah, jaga terus pola makan kamu selama berpuasa. Dengan demikian, tubuh tidak kekurangan nutrisi dan tidak juga bikin badan membengkak.