Tentang Shalat Dhuha


source: aboutislam.net

Seperti namanya, shalat dhuha dilakukan di waktu dhuha, yaitu ketika matahari sepenggalahan naik atau kurang lebih berada dalam rentang waktu sejak 20 menit setelah matahari terbit sampai 15 menit sebelum masuk waktu dzuhur. Shalat dhuha minimal dilakukan dua rakaat, selanjutnya bisa dikerjakan kelipatannya serta disesuaikan kemampuan dan keluangan waktu masing-masing, misalnya empat, delapan, atau dua belas rakaat dengan mengucap salam setiap dua rakaat.

Di antara keutamaan shalat dhuha, yaitu senilai dengan sedekah, membawa kecukupan atau memperlancar rezeki, serta berpahala umroh jika dilakukan serangkaian dengan shalat subuh di masjid tanpa pulang terlebih dahulu.
 

Doa Shalat Dhuha yang Sahih


source: fimela.com

Untuk melaksanakan shalat dhuha, jangan lupa niatkan yang sungguh-sungguh, bisa gunakan lafal berikut.

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

(Usholli sunnatadh-dhuhaa rok’ataini mustaqbilal-qiblati adaa’an-lillaahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat shalat sunah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta’ala.”

Lalu lakukan shalat dua rakaat dengan urutan dan bacaan sebagaimana biasanya. Beberapa surat pendek pilihan yang sering dianjurkan yaitu surat Asy-Syams dan Adh-Dhuha.

Untuk doa usai salam terakhir, pada dasarnya kamu bisa membaca doa apa saja karena tidak ada tuntunan wajib untuk membaca doa tertentu. Namun demikian, kamu bisa membaca doa yang dianjurkan oleh Asy Syarwani dalam kitab Syarh Al Minhaj. Doa ini disebutkan pula oleh Ad Dimyathi dalam kitab I’anatuth Thalibiin. Lafalnya sebagai berikut.


اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ


Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang saleh.”
 

baca juga

Doa Shalat Dhuha Latin


source: pendar.media

"Alloohumma innadh-dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal-bahaa-a bahaa-uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrota qudrotuka wal-‘ishmata ‘ishmatuka. Alloohumma inkaana rizqii fis-samaa-i fa-anzilhu, wa inkaana fil-ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’assiron fayassirhu, wa inkaana harooman fathohhirhu, wa inkaana ba’iidan faqorribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shoolihiin."

Semoga bermanfaat untuk menambah amalan sunah kamu di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Selamat menunaikan ibadah dhuha.