Ternyata cara sikat gigi kita selama ini salah? Lalu, yang benar bagaimana ya? Selama ini, sikat gigi merupakan satu hal yang tentunya bukan hal asing dalam kehidupan sehari-hari. Sikat gigi tentunya telah menjadi kebiasaan dan rutinitas kita setiap harinya.
 
Karena merupakan hal yang baik, kebiasaan menggosok gigi bahkan sudah harus ditanamkan pada diri anak-anak sejak kecil. Untuk itu cara pendekatannya pun beragam. Mulai dari iklan yang menyenangkan ala anak-anak sampai memasukkannya ke dalam scene kartun animasi anak-anak. Hal itu menjadi bukti bahwa sikat gigi tak hanya menjadi kebiasaan baik namun juga hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, meski setiap hari menggosok gigi, pernahkah kamu berpikir bahwa selama ini cara sikat gigimu salah?
 
Melansir dari situs instyle.com, ternyata ada beberapa hal yang sering kita lakukan ketika menggosok gigi dan itu merupakan suatu kesalahan. Apa saja? Langsung simak di sini ya...
 
Ternyata selama ini cara sikat gigi kita salah
 
Menurut Dr. Timothy Chase, salah satu dokter gigi dan pendiri SmilesNY, kita seharunya menyikat gigi dalam lingkaran kecil. Bukan dengan gerakan naik turun dan bolak balik. Gerakan sikat gigi bolak-balik justru dapat menyebabkan peradangan pada gusi yang akhirnya menyebabkan resesi gusi.
 
"Menyikat silang dengan gerakan bolak-balik secara cepat dan berulang dapat menyebabkan abrasi atau resesi gusi," kata Chase sebagaimana dikutip dari instyle.com.
 
Penggunaan pasta gigi yang terlalu abrasif
 
Amy Hazlewood, seorang ahli kebersihan gigi yang terdaftar dalam anggota Crest+ Oral-B Smile Council dan Dr. Timothy Chase mengatakan bahwa menggunakan pasta gigi yang terlalu abrasif adalah hal yang sebenarnya tidak perlu. Kamu cukup berkonsultasi dengan dokter gigi tentang pasta gigi yang sesuai untuk kebutuhan gigimu. Namun, kamu juga bisa menggunakan pasta gigi biasa yang mengandung fluoride. Apalagi jika kamu memiliki gigi yang sensitif.
 
Terlalu cepat menggosok gigi setelah makan
 
Menurut Chase, setidaknya kita harus menunggu setengah jam agar air liur di mulut dapat meremajakan gigi. Jika kamu terlalu cepat menggosok gigi setelah makan, dikhawatirkan kamu akan menyikat enamel. Apalagi jika kamu baru saja menyantap hidangan yang mengandung asam seperti tomat atau buah jeruk.
 
Sikat gigi sesaat setelah muntah
 
Mungkin ini sedikit menjijikkan. Ketika hamil, mungkin kamu akan mengalami yang dinamakan morning sick. Pada saat ini kamu akan sering mengalami mual dan muntah. Dan ternyata, sikat gigi sesaat setelah muntah bukan hal yang tepat karena pH mulut sedang rendah atau bersifat asam. Karena, ketika muntah, permukaan mulut secara mikroskopis akan menjadi lebih lunak. Dan hal itu dapat menyebabkan kerusakan gigi.
 
Menggosok gigi dengan terlalu kuat
 
Menggosok gigi yang terlalu kuat dikhawatirkan dapat merusak enamel gigi.
 
Menggunakan sikat gigi terlalu besar
 
Ada berbagai macam jenis ukuran sikat gigi yang bisa ditemui di pasaran. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan ukuran mulut setiap orang yang berbeda-beda. Kepala sikat gigi yang terlalu besar justru dapat mengalangi bulu-bulu sikat gigi untuk mencapai gigi. Hazlewood merekomendasikan agar memilih kepala sikat gigi yang dapat digunakan untuk membersihkan gigi atas dan bawah. Atau bisa juga menggunakan kepala sikat ganda pada sikat gigi elektrik.
 
Jadi gimana, apakah selama ini cara sikat gigimu sudah benar?