Arang sudah lama dikenal dapat memutihkan gigi. Nggak heran kalau banyak merk pasta gigi memformulasikan produknya dengan activated charcoal. Tapi sebenarnya pasta gigi arang aman digunakan nggak sih? Konon jika tertelan, zat arang aktif justru dapat meningkatkan risiko kanker. Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang arang aktif alias activated charcoal, mulai dari manfaat hingga risiko yang menyertainya.
 

Manfaat Arang Aktif

manfaat arang aktif
Source: http://www.hellosehat.com/

Arang aktif yang selama ini dimaksud bukan arang yang dipakai untuk membuat bara api saat memasak, melainkan arang yang dipakai untuk keperluan medis. Arang aktif dibuat dengan memanaskan arang menggunakan gas sehingga teroksidasi dan mengandung mineral. 

Arang aktif tidak berbau, tidak berasa, dan saat ini mudah ditemukan di toko-toko kesehatan serta dijual di farmasi dalam rupa tablet, termasuk pasta gigi. Di sisi lain, arang aktif biasa digunakan untuk mengobati gas pada usus, kolestasis selama kehamilan, keracunan, dan menurunkan kadar kolesterol. 
 

baca juga

Efektif Bersihkan Plak, Namun Bersifat Korosif

pasta gigi arang aktif
Source: http://www.reviewed.com/

Mengutip laman Hello Sehat, menurut drg. Mark Wolf, seorang pakar kesehatan gigi dari New York University College of Dentistry di Amerika Serikat (AS), arang aktif telah banyak digunakan untuk berbagai hal, terutama untuk menyerap kotoran atau racun. Pori-pori yang terbentuk pada arang aktif ini akan mengikat kotoran-kotoran pada permukaan gigi.

Itu sebabnya membersihkan zat-zat kekuningan pada gigi akan jadi lebih mudah. Sekalinya arang aktif ini melekat pada gigi, maka zat ini akan langsung bekerja. Arang aktif juga mengandung mineral yang bisa membantu membersihkan plak dan sisa makanan pada gigi.

Sayangnya, pemakaian pasta gigi arang untuk memutihkan gigi tidak dianjurkan para dokter gigi dan ahli kesehatan di seluruh dunia. Karena di luar kekuatannya dalam memutihkan gigi, arang aktif pada pasta gigi bisa merusak lapisan enamel dan menyebabkan erosi pada gigi. Ketika enamel gigi sudah hilang maka akan dapat mengakibatkan gigi sensitif yang hanya membawa masalah baru. 

Kesimpulannya, boleh-boleh saja mencoba pasta gigi arang aktif, namun sebaiknya tidak terlalu sering. Sangat disarankan pula untuk berhati-hati supaya jangan sampai tertelan.