Penggunaan skincare adalah salah satu cara wanita untuk merawat diri. Untuk itu kita harus paham dengan apa yang kita gunakan, termasuk kandungan dalam skincare tersebut. Mencari tahu apa saja kandungan yang tepat untuk perawatan kulit kita juga dapat membantu dalam pemilihan skincare terbaik untuk kulit kita Ladies. Jadi perhatikan lagi apa saja kandungan dalam skincare routine apakah sudah tepat atau tidak.

Apakah ada kandungan AHA dan BHA dalam produk skincare yang kamu gunakan? Apabila ada yuk carai tahu perbedaan antara AHA dan BHA yang wajib kamu ketahui dibawah ini.

Cari Tahu Perbedaan Kandungan AHA dan BHA Dalam Skincare yang Kita Gunakan
source: https://www.instagram.com/cosrx_indonesia/

Apa Itu AHA dan BHA?

Alpha Hidroxy Acids (AHA) adalah senyawa asam yang bermanfaat dalam membantu mempercepat proses pengelupasan kulit mati pada kulit. AHA lebih mudah untuk penetrasi ke dalam lapisan kulit karena merusak ikatan antar sel-sel keratin dan lebih mudah tereksfoliasi. AHA terdiri dari asam glikolat dan asam laktat.

Hampir sama dengan AHA, Beta Hydroxy Acid (BHA) juga membantu dalam proses pengelupasan kulit mati pada kulit. Tetapi BHA memiliki penetrasinya lebih dalam dan menembus hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam. Perbedaan lainnya apabila AHA memiliki sifat melembapkan, BHA justru sebaliknya. 

Apa Itu AHA dan BHA?
source: https://www.instagram.com/cosrx_indonesia/
baca juga

Cara Kerja AHA dan BHA

AHA bekerja dengan cara membuat ikatan atara sel kulit mati merengga, sehingga memudahkan pengeksfoliasi kulit. AHA cocok digunakan untuk orang yang hyperpigmentasi, karena dapat dengan mudah mengelupaskan kulit yang berpigmen. AHA juga dapat melembabkan kulit lho Ladies. Kandungan AHA yang sering ditemui adalah glycolic acid, lactic acid, citric acid, malic acid, dan mandelic acid.

Berbeda dengan AHA, BHA bekerja sampai ke pori-pori kulit dan bersifat mengikat minyak. Jadi tidak salah kalau wanita dengan kulit berminyak dan berjerawat lebih cocok menggunakan skincare dengan kandungan BHA. Lebih baiknya lagi kandungan BHA tidak menyebabkan iritasi walaupun dapat mengontrol minyak dan memperkecil pori-pori di kulit wajah. BHA juga dapat mengurangi kemerahan pada kulit wajah saat berjerawat karena memiliki sifat menenangkan. 

Cara Kerja AHA dan BHA
source: https://www.instagram.com/cosrx_indonesia/
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by COSRX Indonesia Official (@cosrx_indonesia) on

Batas Aman

Walaupun banyak manfaat dari kedua kandungan tersebut, kita juga harus memperhatikan kandungan AHA dan BHA dalam skincare. Karena AHA dan BHA termasuk senyawa kimia sehingga kita juga harus berhati-hati dalam menggunakannya. Terlalu banyak kandungan AHA dan BHA dalam skincare juga dapat berbahaya untuk kulit. BPOM RI telah menerapkan batas maksimum AHA sebesar 10% saja dengan derajat keasaman (pH) 3,5 atau lebih. Dan batas teratas yaitu 10% harus dengan resep dokter. Untuk BHA maksimal digunakan dengan kandungan 4%.

Batas Aman
source: https://www.instagram.com/cosrx_indonesia/
baca juga

Waktu Pemakaian SKincare Yang Mengandung AHA dan BHA

Banyak studi mengunkapkan kalau AHA dapat menyebabkan photosensitivity atau iritasi apabila terkena paparan sinar matahari. Jadi kamu harus memperhatikan apabila menggunakan produk yang mengandungan AHA lebih baik digunakan pada siang hari atau dilengkapi dengan penggunaan tabir surya dengan kandungan SPF yang tepat. Tidak hanya itu AHA lebih baik digunakan malam hari karena memiliki kandungan pelembap yang dibutuhkan kulit selama beregenerasi di malam hari.

Berbeda dengan BHA dapat digunakan pada malam ataupun siang hari tetapi apabila penggunaanya disiang hari lebih baik menggunakan tabir surya agar terhindar dari iritasi karena matahari.

Waktu Pemakaian SKincare Yang Mengandung AHA dan BHA
source: https://www.instagram.com/cosrx_indonesia/