Ggejala umum penyakit vertigo adalah pusing, sensasi kepala berputar atau kepala kliyengan, dan kehilangan keseimbangan. Tanda-tanda tersebut akan memicu penderitanya mengalami sensasi mual, muntah, mengeluarkan keringat berlebih, sakit kepala, bahkan kadang disertai nistagmus (gerakan mata yang tidak normal), telinga berdenging (tinnitus) dan sensasi merasa akan terjatuh. Biasanya, kondisi ini akan hilang timbul dan bisa berlangsung selama beberapa menit, jam, atau bahkan hari.

Penyebab vertigo sebenarnya tergantung dengan jenis vertigo yang dialami. Secara umum, terdapat dua jenis vertigo yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Masing-masing kondisi juga mempunyai penyebabnya tersendiri.

Penyebab dan Cara Menyembuhkan Vertigo, Hindari Cokelat dan Kafein

1. Vertigo Periferal

Ini merupakan jenis vertigo yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang. Penyebab vertigo periferal diakibatkan karena adanya gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh. Vertigo jenis ini disebabkan oleh beberapa hal lain seperti: 
 

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)
BPPV adalah penyebab vertigo yang paling umum yaitu kondisi di mana vestibuler telinga dalam mengalami gangguan dan dipicu oleh perubahan posisi dan gerakan kepala yang secara tiba-tiba.
  • Penyakit Ménière

Penyakit Meniere merupakan penyakit langka yang meyerang telinga bagian dalam. Walaupun penyakit Ménière ini jarang terjadi, tetapi kondisi ini bisa menjadi penyebab vertigo yang sangat parah. Bahkan dalam beberapa kasus, gejalanya meliputi telinga berdenging, dan kehilangan pendengaran dalam kurun waktu tertentu.

baca juga

2. Vertigo Central

Berbeda dengan vertigo periferal yang disebabkan oleh gangguan pada telinga dan organ keseimbangan, vertigo central terjadi akibat adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.
 
 

2. Vertigo Central

Cara Mengobati Vertigo

Sering kali gejala vertigo akan membaik seiring berjalannya waktu meski tanpa pengobatan, salah satunya dengan beristirahat. Hal ini terjadi karena otak dapat menyesuaikan diri pada perubahan telinga bagian dalam, sebagai upaya menjaga keseimbangan tubuh.Meski begitu, ada beragam pengobatan yang ditentukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan vertigo yang dialami oleh pasien, di antaranya:

Vertigo yang disebabkan karena Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Melakukan beberapa manuver kepala sederhana berikut ini bisa jadi salah satu cara untuk mengatasi sensasi pusing yang kamu alami.

Manuver epley

  • Duduklah tegak di pinggir kasur dengan tungkai tergantung. Putar kepala 45 derajat ke kiri. Taruh bantal di bawah, jadi ketika kamuberbaring, bantal akan bertumpu di antara bahu dan bukan di bawah kepala.
  • Segera berbaring, kepala menghadap kasur (tetap dalam sudut 45 derajat). Bantal harus berada di bawah bahu. Tunggu 30 detik.
  • Putar kepala 90 derajat ke kanan tanpa mengangkatnya. Tunggu 30 detik.
  • Putar kepala dan tubuh dari sisi kiri ke sisi kanan, jadi kamu bisa melihat lantai. Tunggu 30 detik.
  • Perlahan-lahan duduk lagi, tapi tetaplah di kasur selama beberapa menit.
  • Ulangi instruksi gerakan dari sisi yang berbeda dan lakukan gerakan ini tiga kali sebelum tidur setiap malamnya, sampai kamu enggak pusing lagi selama 24 jam.
Manuver Foster/Half Somersault
  • Duduklah bersimpuh dan dongakkan kepala ke atas menatap langit-langit untuk beberapa detik.
  • Sentuh lantai dengan kepala (keadaan sujud). Selipkan dagu ke dalam dada sehingga kepala Menyentuh atau masuk ke dalam lutut. Tunggu sekitar 30 detik.
  • Masih dalam posisi bersujud, putar kepala kamu ke arah telinga yang bermasalah (kalau kamu merasa pusing di sisi kiri, putar wajah ke siku kiri). Tunggu 30 detik.
  • Kemudian dengan gerakan yang cepat, angkat kepala kamu sampai posisinya lurus horizontal dengan punggung kamu. Jaga kepala kamu tetap pada sudut 45 derajat. Tunggu 30 detik.
  • Setelah itu dengan gerakan yang cepat juga angkat kepala kamu dan duduklah tegak, tapi tetap jaga kepala kamu menghadap bahu pada posisi yang sama dengan telinga yang bermasalah. Lalu, berdirilah perlahan.
Cara Mengobati Vertigo
baca juga

2. Vertigo yang Disebabkan Penyakit Ménière

Jika vertigo disebabkan karena penyakit ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu meringankan kedua gejala tersebut, yaitu:

  • Membatasi konsumsi garam dan diuretik untuk mengurangi volume cairan yang tersimpan dalam tubuh
  • Menghindari kafein, cokelat, alkohol, dan rokok
  • Melakukan fisioterapi untuk mengatasi gangguan keseimbangan
  • Akupuntur dan akupresur bagi sebagian orang mampu mengurangi gejala keduanya, namun sampai saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa hal tersebut efektif.
2. Vertigo yang Disebabkan Penyakit Ménière

3. Mengonsumsi Obat Tertentu

Untuk mengurangi gejala, dokter dapat memberikan obat vertigo agar kamu merasa lebih nyaman. Dokter juga akan mempertimbangkan untuk memberikan antibiotik atau steroid yang berfungsi untuk mengurangi pembengkakan dan penyembuhan infeksi. Sedangkan untuk penyakit Ménière, diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.
 

3. Mengonsumsi Obat Tertentu

4. Terapi Rehabilitasi Vestibular (VRT)

Terapi ini dilakukan jika keluhan yang dialami adalah pusing dan kesulitan menjaga keseimbangan tubuh. Ini adalah jenis terapi fisik untuk memperkuat sistem vestibular. Secara fungsi, sistem vestibular berperan dalam menjaga keseimbangan, koordinasi, serta kontrol pergerakan tubuh.
 

4. Terapi Rehabilitasi Vestibular (VRT)

5. Operasi

Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, operasi dapat dilakukan untuk membantu meringankan bahkan menyembuhkan penyakit ini.