Berbagai Jenis Tes Psikologi Beserta Manfaatnya

"Tahapan selanjutnya adalah tes psikologi. Harap siapkan diri anda"

Apakah ada yang merasa deg-degan saat mendapat pemberitahuan dari perusahaan yang kamu lamar, bahwa kamu akan memasuki tahapan selanjutnya, yang adalah tes psikologi? Yuk mari kita lihat apa saja ya macam-macam tes psikologi, serta manfaat dari masing-masing tes psikologi itu sendiri.

Arti serta Manfaat Tes Psikologi 
Tes psikologi ini berasal dari kata psyche artinya mental dan logia artinya pelajaran mengenai atau riset. Dengan kata lain, tes psikologi adalah ujian terhadap mental seseorang yang dapat mengetahui apa yang ada dalam diri seseorang. Tes psikologi ini ditunjang dengan beberapa tes/alat yang berguna untuk menunjukkan sisi intelegensia, karakter, kepribadian, dan sikap seseorang. Dengan melakukan tes psikologi ini perusahaan akan mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, atau pun untuk anak sekolahan, untuk membantu memilih jurusan yang hendak diambil.

Macam-Macam Tes Psikologi :

1. TES LOGIKA ARITMATIKA

Manfaat dari tes psikologi ini ialah untuk mengukur kemampuan analisa dalam memahami pola-pola tertentu, yang dalam hal ini adalah deret angka. Berikut ini contoh test psikologi logika aritmatika :


 

2. TES LOGIKA PENALARAN

Dalam tes ini yang akan diukur ialah kemampuan kamu dalam memahami pola tertentu dalam wujud gambar. Biasanya akan diberi gambar dalam 2 ataupun 3 dimensi. Sebaiknya konsentrasi penuh, karena biasanya bentuk gambarnya hampir mirip walau tak sama. Berikut ini contohnya:


3. TES ANALOG VERBAL

Tes Analog Verbal ini mengukur kemampuan logika kamu terhadap suatu kondisi, untuk melihat sejauh mana kamu memahami sebab-akibat suatu permasalahan. Nah, biasanya tes ini terdiri dari beberapa soal yang berisi sinonim/antonim/analog dari suatu kata. Berikut ini contohnya :

– wanita : kebaya = pria :
a. sepatu b. baju c. topi d. jas

– kubus : pyramid = empat persegi :
a. peti b. mesir c. pentagon d. Segitiga


4. KRAEPLIEN / PAULI

Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Kamu akan diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Hal yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Namun, hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein ini adalah konsentrasi. Karena banyaknya angka dan tekanan karena waktu yang terbatas, akan ada masa kamu merasa blank pada pertengahan tes, namun Ladies harus bisa bangkit dan kembali berkonsentrasi ya. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini akan sangat menyedot energi.


5. WARTEGG TEST

Tes psikologi satu ini mengukur emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek kamu. Tes ini biasanya terdiri dari 8 kotak yang berisi bentuk-bentuk tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Kamu akan diminta untuk berimajinasi dan menggambar sesuatu dari bentuk-bentuk yang sudah ada, kemudian menuliskan urutan gambar yang telah diselesaikan. Ini dia contoh Wartegg Tes :


6. DRAW A MAN TEST (DAM)

Tes ini mengharuskan kamu untuk menggambar seseorang, lalu kemudian deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja.


7. MENGGAMBAR POHON/ BAUM TEST
Baum Test atau sering juga disebut Tree test pertama kali dikenalkan oleh Emil Jucker (1928), seorang tokoh penasehat pendidikan. Tes ini diterapkan di sekolah-sekolah untuk menentukan jurusan-jurusan bagi anak didik.

Selanjutnya tes ini dikembangkan oleh Charles koch (1952), seorang Psikolog Jerman yang merupakan tokoh di bidang psikologi. Tes ini dipergunakan secara meluas di seluruh dunia sebagai salah satu cara untuk melakukan analisa terhadap kepribadian/personality maupun latar belakang emosional seseorang.

Pada tes ini, kamu akan diminta untuk menggambar pohon dengan kriteria: berkambium, bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya.


8. EDWARDS PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

Tes ini terdiri atas pilihan-pilihan jawaban yang paling mencerminkan diri kamu. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang. Jadi pilihnya pilihan yang memang mencerminkan diri Ladies ya, berikut ini adalah contoh soalnya :

– A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi
– B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa saja yang saya kehendaki

– A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan orang lain
– B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban

9. DISC (Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance)
DISC merupakan alat tes psikologi yang terdiri dari 24 soal, dengan masing-masing soal memiliki 4 pilihan jawaban. Peserta diinstruksikan untuk memilih 2 kecenderungan, yaitu yang paling mendekati dirinya (Most), dan yang paling tidak mendekati dirinya (Least).

DISC digunakan untuk melihat bagaimana kepribadian dari individu pada 3 macam kondisi yaitu
sewaktu normal (diri dia sebenarnya), kepribadian saat stress atau dibawah tekanan, dan kepribadian yang ditunjukkan saat berhubungan dengan orang lain. Nantinya orang tersebut akan dikategorikan sesuai dengan hasil tes psikologinya (Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance).

Nah, sekian pembahasan mengenai tes psikologi serta macam-macam tes nya. Semoga artikel ini bisa membantumu dalam menghadapi tes psikologi berikutnya ya!